Being a Muslim in the U.S. A Letter to a Friend
By Ulil Abshar-Abdalla
People will realize the benefit of liberalism and secularism when they were minority. Because both systems arose in the West among others in order to protect minorities. Indonesian Muslims, being majority, were totally unaware about the benefit of secularism and liberalism.
Post a Comment
Saya tertarik dengan artikel saudara. Tapi ada hal yang ada coba tekankan pada negara yang bersifat sekuler dan agama. sebagai bandingannya anda selalu membandingkan antara indonesia dan amerika. saya rasa tidak ada tekan dan pembatasan beragama di indonesia. dalam hal ini islam dan kristen bebas menjalankan agamanya seperti yang tertuang dalam UUD45 pasal 29. tapi perbandingan suadara yang tidak tepat yaitu antara islam dan islam ahmadiyah. disini ada penyelewangan dan pelecehan. sehingga ahmadiyah tidak di ijinkan berkembang. hal ini berbeda dengan katolik dan protestan. sebagai kasus, di kepolisian amerika pernah menangkap dan menghancurkan sebuah perkebunan yang mana didalamnya didiami oleh sebuah sekte. artinya pihak amerika juga tidak menjaga kebebasan beragamaa seperti yang anda ceritakan pada artikel ini.
ini bukan sanggahan, tapi hanya berbagi informasi. thanks
Comments (1)
(Displaying all comments, ascending. 20 comments per page)