Home » Gagasan » ‘Le Discours Impensable’
[Foto: terangsaja.wordpress.com]
[Foto: terangsaja.wordpress.com]

‘Le Discours Impensable’ Masalah Sumber Islam Nusantara

4.86/5 (14)

Hubungan Islam dan kebudayaan Nusantara adalah ‘alaqah jadaliyah (hubungan dialektik) bukan ‘alaqah ikhda’ (hubungan penundukan-subordinatif) oleh satu pihak pada pihak lain. Islam Nusantara lebih mendahulukan cara-cara persuasi daripada konfrontasi, lebih mengutamakan jalan damai ketimbang jalan perang walau dalam beberapa kasus perang tak terhindarkan terutama sejak penjajah merampas kedaulatan Nusantara. – Abdul Moqsith Ghazali, Islamlib.com 8/7/2015

IslamLib – Islam Nusantara sebenarnya merupakan konsep kultural dan paradigmatik, yang memanfaatkan nilai-nilai kearifan Nusantara untuk menghayati Islam. Sebagai konsep kultural, konsep tersebut dirumuskan melalui pengarsipan pengetahuan, baik itu yang resmi dan dianggap ilmiah (connaissance), maupun yang tidak resmi (savoir). Kedua sumber tersebut, bisa digali dari sejarah maupun pengolahan-ulang terhadap interpretasi sejarah tertentu.

Sementara itu, hasilnya, barangkali merupakan produk intelektual yang benar-benar baru dan hasil produksi dari aktivitas nalar kontemporer. Hasil yang secara filosofis dipandang sebagai moralitas-etis ke-Nusantara-an ini, lantas dipertimbangkan agar menjadi paradigma (state of mind) bagi kaum Muslim di era dan lokus kekinian dan kedisinian.

Hampir seluruh produk konseptual Islam Nusantara bersifat positif. Sebagian kalangan malah menganggapnya sebagai ‘humanisme universal’ ala manusia Nusantara. Pendek kata, Islam Nusantara bersifat serba luhur, adiluhung dan hampir-hampir sangat sempurna. Penulis sendiri secara utopis, membayangkan Islam Nusantara sebagai Islam yang damai, sejahtera, toleran, penuh cinta kasih dan mengutamakan kemanusiaan ketimbang hukum-hukum agama yang kaku.

Tidak terkecuali intelektual muda Nahdlatul ‘Ulama’ (NU) yang sangat progresif, Abdul Moqsith Ghazali, menandaskan bahwa “Islam (Nusantara) merupakan jalan damai yang produktif.” Secara lebih jauh ia mengungkapkan, itu semua dapat diraih oleh karena, “Hubungan Islam dan kebudayaan Nusantara adalah ‘alaqah jadaliyah (hubungan dialektik) bukan ‘alaqah ikhda’ (hubungan penundukan-subordinatif) oleh satu pihak pada pihak lain.”

Konsekuensi logis dari proses dialektika kultural tersebut, menjadikan “Islam Nusantara lebih mendahulukan cara-cara persuasi daripada konfrontasi, lebih mengutamakan jalan damai ketimbang jalan perang walau dalam beberapa kasus perang tak terhindarkan terutama sejak penjajah merampas kedaulatan Nusantara.” Intinya adalah, Islam versi ini sangat nir-kekerasan.

Kendati demikian, bagaimana dengan sumber-sumber historis yang justru menegaskan dan membuktikan (secara tak terbantahkan), mengenai Islam di Nusantara masa lalu yang totaliter, menjajah, dehumanistik dan sangat pro-kekerasan? Saya kira, ini adalah wilayah pemikiran filsafati yang tak terjangkau oleh proyek Islam Nusantara, sebagai hal yang tak terjamah: le discours impensable!

Dalam konteks ini, secara sengaja, interpreter sejarah lebih suka mengangkat kembali kisah Wali Songo, sebagai representasi historis yang baik untuk menekankan pentingnya Islam Nusantara. Namun 100% dari kisah Wali Songo yang diajukan-ulang ke ruang publik, sama sekali tidak menyertakan segala aspek yang bersifat kelam dan memilukan. Tentu saja hal ini penting, dalam rangka mengambil ibrah dari sejarah, agar hal tersebut tak berulang. Padahal watak dari sejarah adalah pengulangannya tersebut (l’histoire se repete).

Narasi eksekusi mati terhadap Kyai Lemah Abang oleh Para Sunan, bak ‘Nyanyi Sunyi Seorang Bisu’, meminjam judul dalam karya Pramoedya Ananta Toer. Skandal pembunuhan terhadap Syeikh Siti Jenar tersebut, secara total tidak dimasukkan sebagai bagian dari nilai kebajikan dakwah kesembilan Wali. Atas syahwat politik yang mencapai titik orgasmik tertingginya, sejarah kelam ini sama sekali tidak toleran, tidak damai, tidak nir-kekerasan dan tidak ber-welas asih.

Dalam perkara ini, berarti kesedihan dan kepedihan subyek minoritas ganda pantheis-wujudiyyah Siti Jenar, bukan menjadi obyek pembangunan nilai konsep Islam Nusantara. Siti Jenar dianggap minoritas, karena bermazhab mistisisme Islam yang berbeda (liyan). Lantas kemudian, Ia juga berhalauan politik non-kekuasaan, yang tidak berjalan beriringan sebagaimana selayaknya para Sunan.

Pertanyaan filosofis yang perlu diajukan adalah, bagaimana mungkin sumber kebajikan (Islam Nusantara) tidak menjangkau pentingnya mewacanakan istilah non-diskriminatif? Karena nyatanya, standar ganda telah berlaku dalam penayangan sumber rujukan pembangunan konsep Islam Nusantara.

Kendati demikian, bukan berarti wacana terhadap nilai-nilai kebajikan kaum minoritas-terdiskriminasi tidak ada. Para ahli mistisisme Islam, sejarawan dan filolog, kerap mengangkat wacana kontroversial Siti Jenar. Sederet nama seperti Ahmad Chodjim, Agus Wahyudi, Abdul Munir Mulkhan, MZ Mandaru, Muhammad Solikhin, Purwadi dan bahkan sastrawan seperti Seno Gumira Ajidarma tidak absen dalam menangani persoalan ini.

Sayangnya, tidak ada satu pun dari mereka mengelaborasi wacana tersebut dengan konsep Islam Nusantara. Pun sebaliknya, para intelektual Muslim progresif pengusung Islam Nusantara, tidak pernah menyingung persoalan ini, karena mungkin dianggap tidak pernah ada, atau setidaknya, tidak memiliki hubungan yang signifikan.

Di samping cerita tentang Siti Jenar, tentu masih banyak lagi sejarah kelam Islam Nusantara yang tidak dirujuk sebagai sumber pembangunan konsepsi Islam Nusantara itu sendiri. Mirisnya, tidak ada pula kehendak berpikir (l’effort pour penser) yang mengarah kepada penyelenggaraan penyelidikan ilmiah mengenai nilai-nilai negatif di antara sumber-sumber rujukan Islam Nusantara.

Di saat kita mengajukan berbagai prinsip etis mengenai kebajikan tertentu, di saat yang sama, kita harus siap menghadapi hal yang sebaliknya. Bukan hanya yang datang dari realitas kehidupan Muslim masa kini, tetapi juga sumber historis masa lampau. Memang, saat ini kita sedang didera merebaknya pemikiran Islam yang intoleran, pro-kekerasan, teror dan konservatisme yang dangkal.

Tentu saja kita tidak hendak mencoreng muka sendiri. Tetapi untuk mendiagnosa sekaligus memikirkan cara-cara apa saja agar supaya hal tersebut bisa diatasi dengan baik. Misalnya, dari sejarah kelam, perlu kiranya merumuskan solusi bagi adanya tindak diskriminatif masa lalu yang didukung oleh kekuasaan agama dan politik.

Dalam ruang dan waktu yang berbeda sejarawan-novelis seperti Farag Fouda dan Salman Rusdie telah memberikan contoh yang bermanfaat. Mereka berdua jelas bukan bermaksud membuka luka lama atau mengorek aib realitas Muslim yang bejat. Betapapun kontroversialnya mereka, saya kira, sumber kebajikan kita sendiri perlu diuji ketahanannya.

Memang konsekuensinya, apabila kita bersepakat untuk menyelidiki secara ilmiah persoalan hitam ini, akan menimbulkan kebisingan di mana-mana. Tidak hanya dari pihak yang menentang wacana Islam Nusantara, tetapi bahkan, para pengusung Islam Nusantara itu sendiri yang tidak siap menghadapi kenyataan kompleksitas pengetahuan di hadapan mimbar akademik-ilmiah.

Adalah Mun’im Sirry, seorang Profesor di Universitas Notre Dame, Amerika Serikat, menerbitkan buku yang bertajuk, “Kontroversi Islam Awal, Antara Mazhab Tradisionalis dan Revisionis” (2015). Buku tersebut memuat antara lain tentang sumber masalah pemikiran keagamaan, yakni masalah sumber. Ia menyimpulkan bahwa, tidak ada sumber yang benar-benar valid menurut kaca mata ilmiah di dalam pemikiran keagamaan Islam.

Sejatinya, mengkaji masalah sumber ini secara tidak langsung justru membuka peluang yang seluas-luasnya untuk lebih memperkokoh bangunan filosofis suatu konsep tertentu. Demikian halnya dengan Islam Nusantara, tidak cukup kiranya membicarakan masalah nilai. Perlu kiranya membangun fondasi filosofis yang lebih kuat, dari yang pernah dirancang sebelumnya. Akhirnya, non-diskriminasi harus menjadi basis nilai akan moralitas etis Islam Nusantara (nilai akan nilai).[]

Silahkan nilai tulisan ini

41 comments

  1. I don’t even know how I ended up here, but I thought this post was great. I don’t know who you are but certainly you’re going to a famous blogger if you aren’t already 😉 Cheers!

  2. There are definitely a whole lot of particulars like that to take into consideration. That is a nice level to convey up. I supply the thoughts above as common inspiration however clearly there are questions like the one you bring up the place a very powerful factor will probably be working in trustworthy good faith. I don?t know if finest practices have emerged round things like that, however I am certain that your job is clearly recognized as a good game. Each boys and girls really feel the influence of just a moment’s pleasure, for the rest of their lives.

  3. Heya i’m for the first time here. I found this board and I find It really useful & it helped me out a lot. I hope to give something back and help others like you aided me.

  4. Hello. splendid job. I did not imagine this. This is a impressive story. Thanks!

  5. Thanx for the effort, keep up the good work Great work, I am going to start a small Blog Engine course work using your site I hope you enjoy blogging with the popular BlogEngine.net.Thethoughts you express are really awesome. Hope you will right some more posts.

  6. Today, while I was at work, my sister stole my apple ipad and tested to see if it can survive a 40 foot drop, just so she can be a youtube sensation. My apple ipad is now destroyed and she has 83 views. I know this is entirely off topic but I had to share it with someone!

  7. Precisely what I was searching for, regards for putting up.

  8. I have been absent for some time, but now I remember why I used to love this site. Thanks, I will try and check back more frequently. How frequently you update your web site?

  9. It’s a shame you don’t have a donate button! I’d definitely donate to this fantastic blog! I guess for now i’ll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my Google account. I look forward to new updates and will talk about this blog with my Facebook group. Talk soon!

  10. I have learn a few good stuff here. Certainly worth bookmarking for revisiting. I surprise how a lot effort you place to make one of these excellent informative website.

  11. Very interesting topic, appreciate it for posting. “Wrinkles should merely indicate where smiles have been.” by Mark Twain.

  12. Fantastic web site. A lot of useful information here. I am sending it to a few buddies ans additionally sharing in delicious. And of course, thanks for your effort!

  13. Just wanna input that you have a very decent web site, I like the style and design it actually stands out.

  14. Hi there very cool site!! Man .. Excellent .. Amazing .. I’ll bookmark your web site and take the feeds also…I am happy to search out so many useful info right here in the put up, we need develop extra strategies on this regard, thanks for sharing. . . . . .

  15. Hi my friend! I wish to say that this post is awesome, nice written and come with approximately all vital infos. I’d like to look more posts like this .

  16. Some really interesting info , well written and generally user pleasant.

  17. I for all timе emailed this web site post pwge tо all my contacts, fߋr the reason thаt іf like toread it next my ⅼinks wilⅼ too.

  18. As I web-site possessor I believe the content material here is rattling magnificent , appreciate it for your hard work. You should keep it up forever! Best of luck.

  19. Having experienced several bad financial experiences, I advise you to contact BEST CREDIT for a fast, serious and free credit in advance. ( http://www.meilleur-credit.net )

  20. I loved as much as you’ll receive carried out right here. The sketch is tasteful, your authored subject matter stylish. nonetheless, you command get got an edginess over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly very often inside case you shield this increase.

  21. Appreciating the commitment you put into your website and detailed information you offer. It’s great to come across a blog every once in a while that isn’t the same old rehashed information. Fantastic read! I’ve saved your site and I’m including your RSS feeds to my Google account.

  22. Greetings! I’ve been reading your website for some time now and finally got the courage to go ahead and give you a shout out from Atascocita Texas! Just wanted to tell you keep up the good work!

  23. I’m now not certain the place you’re getting your information, however great topic. I must spend some time learning much more or figuring out more. Thanks for great info I was looking for this info for my mission.

  24. Loving the info on this site, you have done outstanding job on the content.

  25. What¦s Happening i’m new to this, I stumbled upon this I have discovered It absolutely helpful and it has aided me out loads. I hope to contribute & help other customers like its aided me. Good job.

  26. I’ve got that BC book & never even knew about them being in there! Thanks for showing them to us. My doughnut loving hubby is going to get to try some next week if not sooner.:)Lovely photos, btw…always a treat to see how pure & simple you set them up. I’m so envious.fondly,Rett

  27. Hello there, I found your site via Google while looking for a related topic, your site came up, it looks good. I have bookmarked it in my google bookmarks.

  28. Regards for helping out, wonderful information. “Those who restrain desire, do so because theirs is weak enough to be restrained.” by William Blake.

  29. I like the valuable info you supply for your articles. I’ll bookmark your weblog and test once more right here regularly. I’m fairly certain I’ll be informed plenty of new stuff right right here! Good luck for the following!

  30. Very interesting subject , thankyou for posting.

  31. Enjoyed examining this, very good stuff, regards. “Shared joys make a friend, not shared sufferings.” by Friedrich Wilhelm Nietzsche.

  32. You will find undoubtedly a lot of details like that to take into account. This is certainly a great point to bring up. I provide thoughts above as common inspiration but clearly you’ll find concerns like the any you mention where the primary thing should be doing work in truthful faith that is good. I wear?t determine if best practices posses emerged around things such as that, but i am certain that your work is clearly defined as a fair games. Both children have the influence of just a moment?s delight, for the rest of their unique lives.

  33. I simply wanted to thank you very much once more. I do not know what I might have achieved without the techniques shared by you concerning that area. It had been a very troublesome difficulty for me personally, however , considering a skilled avenue you treated the issue took me to leap over fulfillment. I am just happy for this help and wish you really know what an amazing job you have been getting into teaching others thru a blog. I am certain you haven’t come across any of us.

  34. If some one wishes to become updated with latest technologies afterward
    he should be visit this web site and also be up-to-date everyday.

  35. Excellent read, I just passed this onto a friend who was doing a little research on that. And he actually bought me lunch as I found it for him smile Thus let me rephrase that: Thanks for lunch!

  36. After exploring several of the blog articles on your site,
    I truly appreciate your manner of blogging. I book marked it to my bookmark webpage list and will be checking back soon. Check out my web
    site too and let me know your opinion.

  37. I for all those time emailed this site post page to all of my contacts,
    as if prefer to read it afterward my links will too.

  38. It’s really a cool and helpful piece of information. I’m glad that you shared this useful info with us. Please keep us informed like this. Thanks for sharing.

  39. Your place is valueble for me. Thanks!…

  40. Make money working online! Click the link.

  41. Make money working online! Click the link.

Leave a Reply

Your email address will not be published.