Jaringan Islam Liberal
islamlib.com
Arsipl
Tentang Jil
Program
Kontak
Donasi
Arsip
2011
October
Agama dan Kebangkitan
“Ikonoklasme dalam Agama”
Para Penghina Islam
Wacana Non-Muslim Masuk Surga
Ceramah Yang Menimbulkan Kebencian
Toleransi dalam Bingkai Kebhinekaan
Merenungkan Keluarga Korban
Fikih Penegakan Hukum
September
Rekonstruksi Terhadap Identitas Agama
Toleran Bukan “Masa Bodoh”
Mewaspadai Transmisi Radikalisme Arab
Antropomorfisme dan Teks Suci
Kesetaraan Umat Beragama: Membangun Pemahaman Progresif-Inklusif dalam Bingkai Kebebasan Beragama
Jihad Dalam Komik
Tiga Jenis Ikhwani
Idul Fitri dan Pembaruan Komitmen
Tentang Men-jamak Salat Tanpa Halangan
Toleransi dalam Pandangan Orang Kristen: Sebuah Pengalaman Sehari-hari
Film Bernuansa Agama
Apa Itu Kebebasan?
Agama dan Sikap Terhadap Waria
Sejarah Ilmu Kalam dan Pencarian Epistemologi Fakhruddin al-Razi
Toleransi sebagai Sokoguru Demokrasi Indonesia
Islam Ramah bukan Islam Marah
Lebaran dan Toleransi Internal
August
Indahnya Perbedaan
Menimbang Aspek Liberalisme dalam Tafsir al-Razi
Antara Radikalisme dan Warung Nasi
Mennonite Amerika dan Spirit Pelayanan Kemanusiaan
Salafisme Sejati Muhammad Abduh
Bahaya Radikalisme Agama
Susahnya Menjadi Minoritas
Seberapa Liberalkah Muslim Indonesia?
Pesantren dan Isu Gender
“Islam dan Liberalisme”
Tatkala Tuhan Memerintah*
Agama Tuhan, Agama Perdamaian
Makna Puasa Dan Lebaran
Islam Itu Tidak Sulit
Menjual Ramadan di Televisi
Jejak Arkeologis Puasa dan Ramadan dalam Al-Qur’an dan Sejarah
Kenapa Dunia Islam Terbelakang?
Sesat Itu Tidak Gampang
Tentang Suara-Suara yang Tak “Memuaskan” Sepanjang Bulan Puasa
Mengurai Polemik Intoleransi Umat Islam
Pluralisme Berkeadilan Gender
Ekumenisme dan Masyarakat Terbuka
July
Masyarakat Semakin Toleran terhadap Kekerasan
Memeluk Islam bukan Garansi Keselamatan
Mengaji Fakhr al-Din al-Razi
Bom Norwegia dan Kuasa Wacana
Inklusivitas Beragama, Klaim Keselamatan, dan Millat Ibrahim
Relevansi NU Dalam Kehidupan di Indonesia
NU dan Tantangan Pluralisme Sosial
Kritik atas Demokrasi a la Yusuf Kalla
Tiga Soal Pasca Pidato Pembaruan Moqsith
Jangan Lupakan Cikeusik
Mengintrodusir Upanishad sebagai Arah Model Keberagamaan Kombinatif
Toleransi dan Kebebasan Beragama
“Islam dan Liberalisme”
Merawat Agama dengan Penafsiran
Islam, “Muslim Ekstrim,” dan Non-Muslim
Mengantar Moqsith ke Mimbar
Menegaskan Kembali Pembaruan Pemikiran Islam
Menolak Tekstualisme a la Wahabi
Pluralisme: Pengakuan dan Kesadaran
Nasionalisme Abdullah bin Nuh
Mengukuhkan Visi Kebangsaan Pesantren
Pidato Pembaruan Islam
June
Kita Perlu Darussalam, Bukan Darul Islam
Menakar Pemahaman Beragama
Siapa Membunuh Ruyati?
Sila Pertama dan Sila Terakhir Pancasila Bermasalah
Menuju Paradigma Agama Madani Nusantara
Islam: Pintu Masuk dan Pintu Keluar
Ahlussunnah Waljama’ah Bukan Sebuah Nama:
Pluralisme, Terorisme, Demokrasi, dan Negara
Nasib Homoseksual Dalam Cengkaraman Agama dan Budaya Diskriminatif
“Mistisisme Upanishad”
Arab Saudi Pasca Usamah
Kritik atas Wahabisme
Mendialogkan Spritualisme Timur: Tasawuf dan Upanishad
Ketuhanan yang Berkebudayaan
Kritik Nalar Negara Islam
Undangan Peserta Workshop
Islam Dalam Pandangan Kaum Rejeksionis
Islam dan Pancasila Menjamin Kebebasan Beragama
May
Masih Banyak Distorsi Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin
Tantangan Deradikalisasi
Dialog Empatik antar Umat Beragama
KAFIR
“Indonesia dan Doktrin Pancasila”
Pesantren Ramah Anak: Model Pendidikan Anti Kekerasan dan Pro Pluralisme
Islam Li(t-b)eral
Negara Indonesia yang “belum” Final
Apa Itu Kafir?
Membebaskan Islam dari Bin-Ladinisme*
Radikalisme Di Dunia Pendidikan: Penelitian, Telaah, dan Solusi
Kematian Osama:
Pseudo Toleransi:
Halaman: 2 dari 15
<
1
2
3
4
>
Last ›
Pencarian
GO
Rubrik
Agenda
Buku
Reportase
Editorial
Gagasan
Klipping
Kolom
Pernyataan Pers
Suara Mahasiswa
Tokoh
Wawancara