Pernyataan Pers,
18/07/2009

Masyarakat Indonesia Anti-Kekerasan

Indonesia kembali berduka. Sedikitnya dua atau tiga bom diledakkan oleh orang-orang yang bertujuan keji di Kawasan Mega Kuningan Jakarta, 17 Juli 2009. Belum usai benar pesta demokrasi yang berjalan aman dan damai, harapan yang mulai tumbuh harus kembali dihancurkan oleh ulah segelintir orang yang tidak menghendaki Indonesia membangun harapan.

Tentu saja kita marah, sebab rasa aman kembali terusik.

Tentu saja kita marah, sebab ekonomi yang mulai pulih harus kembali terganggu.

Tentu saja kita marah, sebab nama baik Indonesia kembali tercoreng.

Dengan ini, Masyarakat Indonesia Anti-Kekerasan menyatakan:

1. Berduka sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban pada aksi peledakan bom di Hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton

2. Mengutuk sekeras-kerasnya aksi peledakan bom yang tak bertanggung-jawab itu;

3. Mendesak pemerintah mengusut tuntas pelaku peledakan;

4. Mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewujudkan sumpahnya untuk secepat mungkin menangkap dan mengadili pelaku, jaringan dan otak di belakang setiap aksi kekerasan;

5. Menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing provokasi;

6. Dalam pengusutan atas teror nanti, hendaknya dihindarkan penyalahgunaan kekuasaan dan hendaknya selalu diindahkan hak-hak asasi sesama.

Teror kita lawan karena kita mencintai Indonesia yang demokratis dan sejahtera - Indonesia yang sedang kita bangun hari ini.

Jakarta, 18 Juli 2009

Masyarakat Indonesia Anti-Kekerasan

18/07/2009 | Pernyataan Pers, | #

Komentar

Komentar Masuk (30)

(Tampil maks. 5 komentar terakhir, descending)

@ricardo….lah ngapain memperingatkan.kn kebebasan.jd kt hormati juga dnk provokasi mrk…kl g trima,lwt jaluh hukum j.kn negara kt negara hukum.santai bro.kn kt kaum liberal.bebas bro….hidup JIL

Posted by idhan  on  08/24  at  12:44 AM

eehm….katanya kebebasan,so biarin j pd ngebom….mkn yg tukang ngbom orang2 JIL yg menganut kebebasan yg sebebas2nya….dasar JIL lempar batu sembunyi tangan.

Posted by idhan  on  08/24  at  12:40 AM

Salam damai dalam kasih Tuhan,
Saudaraku sekalian, melalui tulisan ini saya, seorang kristiani, meminta tolong kepada saudara sekalian dari JIL. Bahwasannya telah lama terjadi penindasan dan provokasi yang ironisnya terjadi di lingkungan masjid. Di beberapa masjid, kalau tidak dapat dikatakan banyak, telah terjadi tindakan penghinaan dan penodaan terhadap keyakinan kami. Penghinaan dan penodaan tersebut berupa ceramah dan buku-buku ataupun CD yang sangat provokatif dan menghakimi (contoh: oleh Hj irenne handoko).
Sengaja kami meminta tolong kepada saudara sekalian karena kami rasa itu sebagai cara terbaik untuk menghindari efek negatif yang mungkin timbul apabila ditegur oleh orang yang beda keyakinan.
Kami juga berjanji untuk melakukan hal serupa apabila terjadi penghinaan pada agama anda.
Sekian dan terimakasih. Semoga kasih Tuhan senantiasa menaungi anda dan keluarga.

Posted by ricardo triharis  on  02/01  at  08:38 AM

mengharukan, rasa nasionalisme sudah sedemikian terpatri dalam jiwa penulis comment2 sampai 20 komen. tidak dipungkiri ini mewakili rasa nasionalisme bangsa Indonesia.

Akan tetapi seorang muslim sejati tidak mempunyai batasan negara. setiap tanah yang dipijak, setiap langit yang dijunjung adalah milik Allah tuhannya umat Islam dan tidak ada lagi selain tuhan selain tuhannya umat islam. yang lain tuhan palsu yang muncul dari individualitas kesepian yang tidak berfikir secara universal.

jadilah manusia yang berfikir global dengan pijakan islam. saat menjadi seorang muslim, sangat sah ketika muslim lain disakiti di belahan dunia lain kemudian dibalas disini.

Keuntungan 300% bukan hakikat kemenangan. sistem ekonomi kapitalis di indeks, secara nyata menunjjukkan feodalisme yang kental, hukum rimba yang kuat berdiri diatas yang lemah.

Islam menghormati keyakinan yang lain tapi status selain islam tetap kafir. selama orang kafir tidak menyakiti muslim lainnya dipersilahkan untuk berekonomi, bermuamalah, berkehidupan sosial dengan yang lainnya. namun ketika menyakiti, pasti tidak sungkan-sungkan akan disakiti lagi.

Posted by deen  on  12/31  at  04:05 AM

semakin terang gambaran kebenaran firman Tuhan dalam Al-Qur’an “Rusaknya alam karena ulah-ulah tangan manusia.

Posted by aZIZ  on  09/30  at  07:18 PM