Editorial,
25/05/2011

Tantangan Deradikalisasi

Oleh Taufik Damas

Osama bin Laden adalah figur kontroversial. Bagi banyak kalangan, Osama adalah simbol terorisme yang paling bertanggungjawab atas segala tindakan teror yang terjadi di dunia, khususnya di Amerika dalam bentuk serangan terhadap gedung World Trade Centre (WTC) pada 11 September 2001. Pemerintah Amerika Serikat menganggap al-Qaeda sebagai pihak yang harus bertanggungjawab atas teror yang terjadi di WTC. Maka, pembunuhan terhadap Osama (1 Mei 2011), sebagai pemimpin al-Qaeda, merupakan tindak keadilan yang memang harus diterima sebagai hukuman bagi pelaku teror.

Osama bin Laden adalah figur kontroversial. Bagi banyak kalangan, Osama adalah simbol terorisme yang paling bertanggungjawab atas segala tindakan teror yang terjadi di dunia, khususnya di Amerika dalam bentuk serangan terhadap gedung World Trade Centre (WTC) pada 11 September 2001. Pemerintah Amerika Serikat menganggap al-Qaeda sebagai pihak yang harus bertanggungjawab atas teror yang terjadi di WTC. Maka, pembunuhan terhadap Osama (1 Mei 2011), sebagai pemimpin al-Qaeda, merupakan tindak keadilan yang memang harus diterima sebagai hukuman bagi pelaku teror.

Tidak demikian halnya di dunia Islam. Kaum Muslim di bagian dunia mana pun melihat Osama tidak dengan satu kesepakatan. Sebagian dari mereka setuju dengan pandangan bahwa Osama memang layak mendapatkan hukuman mati karena perbuatan teror yang ia tebarkan melalui jaringan al-Qaeda. Osama adalah biang keladi yang harus dihentikan. Osama telah mereduksi Islam, sebagai agama, menjadi doktrin kekerasan yang mengahalalkan segala cara demi memperjuangkan apa yang mereka idealkan sebagai cita-cita yang sesuai dengan kehendak Tuhan, menurut doktrin mereka.

Maka, di negara yang sebagian besar penduduknya memeluk Islam, dualisme sikap terhadap sosok Osama cukup terasa. Sebagian kaum muslim merasa Islam telah dibajak oleh para pelaku teror. Tidak sedikit pun dalam Islam ada ajakan untuk melakukan teror, apalagi sasarannya adalah orang-orang yang tidak bersalah. Perbuatan teror sangat dikecam dalam Islam karena membunuh satu manusia saja dianggap sama dengan membunuh seluruh umat manusia dan menjaga kelestarian hidup satu manusia juga berarti menjaga kelestarian hidup seluruh umat manusia (Al-Maidah: 32).

Di Madinah, ketika komunitas muslim yang baru telah terbentuk, Nabi Muhammad tidak pernah memerangi mereka yang tidak memeluk Islam. Terhadap orang Yahudi pun Nabi Muhammad menetapkan hak dan kewajiban yang sama sebagai satu masyakat dalam wilayah Madinah. Tidak pernah ada ajaran yang dipraktekkan oleh Nabi Muhammad yang melahirkan sikap radikal orang-orang muslim. Nabi Muhammad bahkan membuat perjanjian dengan orang-orang yang tidak memeluk Islam untuk hidup berdampingan dan saling menghormati. Begitulah sejarah Islam menceritakan kepada kita. 

Saat ini, hampir setiap kali terjadi perilaku teror (terutama di Indonesia), pelakunya sering kali mengidentikkan diri sebagai muslim yang memperjuangkan ajaran Islam. Banyak ayat dan hadis Nabi yang kemudian dikutip untuk melegitimasi tindakan mereka. Bahkan, mereka menganggap diri sebagai pejuang Islam.

Tentu tidak cukup hanya menyatakan bahwa mereka keliru dalam memahami ayat-ayat al-Quran dan hadis-hadis Nabi. Lebih dari itu, dibutuhkan kerja dan berpikir keras dari semua pihak untuk menggelar argumentasi yang mempertegas bahwa Islam adalah agama kasih-sayang bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin).

25/05/2011 | Editorial, | #

Komentar

Komentar Masuk (14)

(Tampil maks. 5 komentar terakhir, descending)

osama bin ladin menjadi berkah, pernyataan ini mendahulukan ketetapan Tuhan,jg menyimpang dr fakta2, osmah & kejadian wtc adalah rekayasa dajjal & para kroni, ambruknya 3 jg gedung pentagon & jatuhnya 1 pesawat di hutan shnkvile tlh trbukti sbg rekayasa ini bisa disaksikan di film dokumenter zeitgeist buatan wakeup project, sangat jelas brdasarkan fakta materi & para ahli serta pernyataan masyarakat saksi kejadian plus pernyataan konspirasi keluarga rochtchild & kroniny george bush & komparadornya, silakan penulis saksikan dokumenter trsebut.

inilah masa islam difitnah (sesuai hadits nabi) oleh dajjal(pembohong besar) konspirasi plus antek2nya) siapakah osamah ? mngp bgt misterius hingga kematianyapun brakhir tdk wajar, mgp utk troris sekelas dunia & musuh besar amerika kematian osamah bgt aneh & tdk wajar (gak logis), polri sj slh satunya melaksanakan tes DNA utk teroris sekelas amrozi cs plus pembuktian lainya.

dalam dunia yg bgt kompleksnya & rumit, penuh intrik, apakah pasti pelaku2 (amrozi cs) teror ini murni dari keinginan/hasrat brjihad atau malah sebaliknya mereka2 jg korban konspirasi dg mnsetting sedemikian rupa mnjd militan oleh komparador kaum dajjal yg disebar di penjuru dunia dg kegiatan cari, rekrut, dogma,kirim, dilatih & diberi tugas, lihat serempak mereka mensetting kseluruhan ini : ada tokoh sentral (osamah), ada peristiwa yg mmbangkitkan emosi (9/11)kedua belah pihak (umat)lalu semua peristiwa ini mnjd pembenaran bagi para pembohong bsar memaski negara orang dan mmbunuhi yg mereka anggap musuh, tp murnikah mereka melakukan ini, sekali lg tdk,  konspirasi senantiasa menciptakn pperangan krena negara brprang dana akan digelontorkan utk biaya perang dan negara brhutang plus bunga trhadap bank reserve federal (rothchild,keluarga & kroninya), jauh sebelum penyerangan irak & afganistan dilakukan kelurga rothchild telah mengatakan akan adanya penyerangan ke kedua negara ini lalu iran & melaksanakan kepentingan2 lainya, lalu sahabatnya (russo) tdk sepakat & menceritakan kpd orang lain hingga akhirnya berita ini didokumentasikan di film dokumenter zeithgeist

berita yg tersiar osamah melakukan prlawanan krn amerika menaruh tentaranya di tanah arab ketika perang teluk sekali lg ini kan kata mereka (amerika & sekutunya) ada dugaan bukti sebuah dokumen diketemukan bahwa osamah bin ladin sebagai agen CIA dg nama osman.

intinya kpd penulis sy katakan semua ini baik tokoh2 kejadian2 telah trbukti 99% bulshit (hampir 70 % warga amerika menyatakan 9/11 rekayasa)artinya ini semua fitnah bagi islam, sekarang untuk anda apakah tdk tahu, tahu dan menjadi bagian didalamnya (komparador) hanya Allah yg tahu.

Posted by denker  on  10/31  at  02:46 AM

osmah & kejadian wtc adalah rekayasa dajjal & para kroni, ambruknya 3 jg gedung pentagon & jatuhnya 1 pesawat di hutan shnkvile tlh trbukti sbg rekayasa ini bisa disaksikan di film dokumenter zeitgeist buatan wakeup project, sangat jelas brdasarkan fakta materi & para ahli serta pernyataan masyarakat saksi kejadian plus pernyataan konspirasi keluarga rochtchild & kroniny george bush & komparadornya, silakan penulis saksikan dokumenter trsebut.

inilah masa islam difitnah (sesuai hadits nabi) oleh dajjal(pembohong besar) konspirasi plus antek2nya) siapakah osamah ? mngp bgt misterius hingga kematianyapun brakhir tdk wajar, mgp utk troris sekelas dunia & musuh besar amerika kematian osamah bgt aneh & tdk wajar (gak logis), polri sj slh satunya melaksanakan tes DNA utk teroris sekelas amrozi cs plus pembuktian lainya.

penulis jg katakan islam tiba2 menjd agama radikal menebar teror kpd orang lain,knp digeneralkan bukankah hanya bbrp gelintir pelaku2, dalam dunia yg bgt kompleksnya & rumit, penuh intrik, apakah pasti pelaku2 teror ini murni dari keinginan/hasrat brjihad atau malah sebaliknya mereka2 jg korban konspirasi dg mnsetting sedemikian rupa mnjd militan oleh komparador kaum dajjal yg disebar di penjuru dunia dg kegiatan cari, rekrut, dogma,kirim, dilatih & diberi tugas, lihat serempak mereka mensetting kseluruhan ini : ada tokoh sentral (osamah), ada peristiwa yg mmbangkitkan emosi (9/11)kedua belah pihak (umat)lalu semua peristiwa ini mnjd pembenaran bagi para pembohong bsar memaski negara orang dan mmbunuhi yg mereka anggap musuh, tp murnikah mereka melakukan ini, sekali lg tdk,  konspirasi senantiasa menciptakn pperangan krena negara brprang dana akan digelontorkan utk biaya perang dan negara brhutang plus bunga trhadap bank reserve federal (rothchild,keluarga & kroninya), jauh sebelum penyerangan irak & afganistan dilakukan kelurga rothchild telah mengatakan akan adanya penyerangan ke kedua negara ini lalu iran & melaksanakan kepentingan2 lainya, lalu sahabatnya (russo) tdk sepakat & menceritakan kpd orang lain hingga akhirnya berita ini didokumentasikan di film dokumenter zeithgeist.

berita yg keluarkan osamah melakukan prlawanan krn amerika menaruh tentaranya di tanah arab ketika perang teluk sekali lg ini kan kata mereka (amerika & sekutunya) ada dugaan bukti sebuah dokumen diketemukan bahwa osamah bin ladin sebagai agen CIA dg nama osman.

intinya kpd penulis semua ini baik tokoh2 kejadian2 telah trbukti 99% bulshit (hampir 70 % warga amerika menyatakan 9/11 rekayasa)artinya ini semua fitnah bagi islam, sekarang untuk anda apakah tdk tahu, tahu dan menjadi bagian didalamnya (komparador) hanya Allah yg tahu.

Posted by denker  on  10/31  at  02:40 AM

jika nabi Muhammad SAW seorang yang radikal,,islam tidak akan berkembang dan luas seperti sekarang ini…

Posted by Iwan Soeprajogie  on  07/06  at  11:49 PM

Bayangkan jika tiada islam di dunia. Tiada Koran, tiada Nabi terakhir, tiada masjid, tiada polusi udara, tiada yang berapi2 memberangus israel. Dan yang terpenting, tiada osama, tiada terorisme berbasis agama, tiada amrozi, tiada m.syarif. Tapi yang paling berbahagia adalah anjing, karena tiada lagi yang mengharamkannya. Amin

Posted by Doggy Style  on  06/15  at  07:32 PM

Susah melakukan deradikalisasi dalam Islam, karena Al-Quran sendiri banyak mengandung tulisan-tulisan yang radikal seperti “bunuhlah”, “perangi”, “pancung” dll. Kaum Muslimin dengan atau atas perintah Nabi Muhammad sendiri puluhan kali melakukan tindakan radikal dengan melakukan gazwa dan Sariyah -yang berarti serangan (invasi) ke suku-suku arab pagan dan Yahudi. Ini serangan ofensif bukan defensif! perang defensif hanya 2x yaitu Perang Khandaq dan Perang Uhud (baca sejarah islam tertua Sirah Ibnu Ishaq)
Memang semua orang punya tafsir sendiri-sendiri terhadap Quran dan hadis tergantung pengetahuan, pergaulan dan kepentingannya. Orang bodoh dan kejam akan menafsirkannya menjadi tindakan bodoh dan kejam sedangkan orang baik/organisasi yang baik akan menafsirkannya menjadi tindakan yang baik pula. dan saya yakin JIL adalah organisasi yang baik karena membuat penafsiran yang baik -walaupun menurut saya sendiri tafsiran JIL tidak sesuai fakta sejarah islam yang ada. Tapi tidak apalah, kita semua tidak hidup sezaman dengan nabi Muhammad, kita hanya membaca literatur dengan KEYAKINAN bahwa literatur itu otentik! jadi hanya KEYAKINAN, bukan BUKTI (Evidence)

Posted by Oces  on  06/08  at  08:34 PM