Umat Islam Tak Perlu Dibela
Oleh Saidiman Ahmad
Membela kelompok berdasarkan identitas agama juga sangat berbahaya bagi keadilan. Betapapun mulia ajaran sebuah agama, belum tentu mulia perilaku umatnya.
Umat Islam tak perlu dibela. Yang mesti diperjuangkan adalah tegaknya nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kebebasan. Segala peristiwa intoleransi di negeri ini acapkali dipicu oleh hasrat yang begitu kuat untuk melakukan pembelaan terhadap kelompok tertentu berdasarkan identitas kelompoknya. Ketika sejumlah tokoh Muslim melakukan pembelaan terhadap jemaat HKBP atau Ahmadiyah yang didiskriminasi, tantangan pertama yang mereka terima adalah dituding tidak pro terhadap Islam.
Pertama-tama mesti dipahami bahwa Islam dan umat Islam adalah dua hal yang berbeda. Islam adalah serangkaian ajaran hidup. Sementara umat Islam adalah sebuah komunitas. Betapapun komunitas muslim ingin menghayati dan mengamalkan prinsip-prinsip ajaran agama Islam, mereka tetap menerima Islam secara parsial. Asumsi ini didasarkan pada fakta bahwa apa yang disebut sebagai umat Islam bukanlah entitas tunggal melainkan jamak dan sangat banyak.
Pluralitas umat Islam bahkan sudah terjadi sesaat setelah Nabi Muhammad wafat dan belum dikuburkan. Saat itu, umat Islam berselisih paham tentang siapa pengganti Nabi. Perpecahan politis ini kemudian terus berlanjut dan merembet ke persoalan teologi. Lantas kepada kelompok umat Islam yang manakah pembelaan dilakukan?
Membela kelompok berdasarkan identitas agama juga sangat berbahaya bagi keadilan. Betapapun mulia ajaran sebuah agama, belum tentu mulia perilaku umatnya. Di Indonesia, para pelaku korupsi, pengendara sepeda motor atau bus kota yang ugal-ugalan, militer yang berlaku sewenang-wenang, guru ngaji yang mencabuli murid-muridnya, dan lain-lain adalah orang-orang yang beragama. Tentu kita tidak akan membela para palaku kejahatan itu meski ia mengaku Muslim dan sangat taat beribadah.
Menyatakan bahwa umat Islam selalu benar dan oleh karenanya selalu mesti dibela adalah kedzaliman. Tragedi-tragedi kemanusiaan terbesar di dunia biasanya muncul dari pandangan semacam itu. NAZI menganggap dirinya pasti benar dan kelompok-kelompok lain seperti Yahudi, kulit hitam, dan komunis pasti jahat dan harus dimusnahkan. Pol Pot merasa pasti benar yang oleh karenanya bisa membantai semua penentangnya. Rezim Saudi-Wahhabi merasa memiliki kebenaran sempurna sehingga merasa punya hak membantai kelompok Syiah dan membungkam kebebasan.
Kita percaya bahwa agama apapun yang kita anut mengajarkan kebaikan. Tapi umat penganutnya adalah insan yang serba kekurangan. Mari membela Islam sembari bersikap kritis terhadap umatnya, terhadap umat agama apapun yang melakukan kejahatan.
Komentar
betapa berharganya artikel yg ku baca ini, shg membuat wawasan q terbuka dan menyadari banyaknya kekurangan dan ketidaktahuan sy….memang Islam baik tp umatnya blm tentu semuanya baik, untuk itu buat semua saudara2 q seiman dan seagama marilah kita junjung tinggi persaudaraan, toleransi dan saling meghormati perbedaan diantara kita.
JIL itu kelompok islam yang ingin menghancurkan umat islam dari dalam. Dengan membuat paradigma baru dengan pemikiran yang ‘‘nyeleneh’’ simpang siur ngalor ngidul. Mereka hanya berpikiran ‘semau gue’ alias bebas,dengan menyamakan gender,dan menjalankan program sistem demokrasi. WAHAI KAUM MULIMIN SUDAH JELAS DAN GAMBLANG DIHADAPAN KALIAN ITU MUSUH NYATA,BANGKITLAH KALIAN DARI KETERPURUKAN TEBAS ORANG-ORANG YANG MEMERANGI ISLAM. Sekarang dengan perang pemikiran,kita menang dengan senjata.
Banyak muslim membelah nabi pendusta beriman Muhammad dan Allah SWT, apakah memang Allah SWT memehon bantuan muslim untuk membelah Allah nya ?
Kelihatannya ALLAH SWT yang disembah muslim tidak mempunyai kekuasaan, dan perlu ada pembelaan dari muslim, Allah SWT yang model macam apa apakah muslim dapat membuktiakan Allah SWT mereka…?
Karena telah terlihat setelah Muhammad yang telah terkubur dalam siksaan kuburan, bilah dilecehkan muslim teriak Allahuákbaaar dan berjihad.
Apakah memang Allah SWT muslim haus darah…?
dan meninta pembelaan dari muslim.
Lihat aja jika Allahnya kresten dihina mereka tenang-tenang aja, karena mereka tahu Allah orang kresten sangat berkuasa dan akan membalas kematian pada Ahmet Deedat ...bisu lumpuh selama 5 tahun dan terkubur dalam siksaan kuburan bertemu nabinya Muhammad…sama-sama anti kristus
Muhammad dan Ahmet Deedat mendapat hukum karma dari Allah nya kresten….jadi orang kresten tak perlu membelah Allahnya…karena mereka Allahnya kresten sangat daksyad kekuasaannya.
Seperti kata mantan Gus Dur dia katakan;
Saya tidak takut pada orang kresten, tetapi sangat sangat takut dengan doanya orang kresten,
karena Allah nya kresten cepat bertindak dan sungguh kekuasaannya sangat luar biasa dapat kabulkan doa mereka.
Kalau doa orang muslim bagaimana…? ternyata doa syalawat nabi Muhammad sampai saat tak terjawab…
sedangkan Muhammad nabinya masih tertidur dalam siksaan kuburan.
@ kelana…ana dukung ente. Umat islam harus membela suadara2nya yg membela kebenaran.Yang jelas tinggal memilih : Musrik, Munafiq, Mu’min/muslim??
ana mau nanya ke admin, apa pasokan $/Rp udah mandeg tuh??!!sampe2 dibuat “DONASI” untuk membantu program JIN eh….ma’af maksud ane program JIL.
situs ini memang mencerahkan bagi segolongan org yg akalnya jitu mencari/mengais duniawi dgn cara jin(menyaru), mengaku islam tp menghancurkan islam. Dan situs ini memang membebaskan bagi org yg tidak bertuhan, makanya si Unyil eh….si Ulil dgn gagah berani ngomong “Tidak ada hukum Tuhan”. Yah…memang sebaiknya si Ulil itu pindah agama aja, jadi kristen atau yahudi atau ateis barangkali. Allah Swt gak rugi kalo Ulil murtad !!
di jaman jahiliyah abu jahal pernah mengajukan pemikiran pluralisme,dg mengajak nabi berdamai dg cara sama2 melakukan ‘ibadah (saling) tali lantas turun surat alkafirun…...
Komentar Masuk (36)
(Tampil maks. 5 komentar terakhir, descending)