Agenda,
16/11/2011

Ceramah dan Diskusi Publik “What Is Fundamentalism?”

Oleh Redaksi

Ceramah dan Diskusi Publik “What Is Fundamentalism?”
bersama Prof. Dr. Thomas Meyer (Universitas Dortmund, Jerman)

Narasumber pembanding dan pengantar:  Ulil Abshar-Abdalla

Hotel Sofyan Betawi, Jl. Cut Meutia, No. 9, Jakarta Pusat
Senin, 21 November 2011, Pukul 18.00 – 21.00 WIB

Fundamentalisme sudah lama menjadi isu penting di negeri ini. Betapa tidak, demokrasi yang terbangun dengan pengorbanan darah dan air mata coba diganggu oleh gerakan yang biasa kita namakan gerakan fundamentalisme. Mereka memanfaatkan ruang terbuka demokrasi untuk menghancurkannya.

Penulis populer, Tariq Ali, menjelaskan dua jenis fundamentalisme: fundamentalisme agama dan fundamentalisme negara. Keduanya dicirikan melalui klaim absolutism kebenaran. Pada agama, kaum fundamentalis mengklaim kelompok dan pandangannya yang paling benar. Pada negara, fundamentalisme muncul dalam bentuk pemaksaan nilai-nilai negara tertentu menjadi nilai universal.

Melihat fenomena tentang bangkitnya fundamentalisme dalam semua level, mengidentifikasi apa itu fundamentalisme menjadi sangat penting. Apa itu fundamentalisme? Pertanyaan yang sama pernah dikemukakan Imanuel Kant pada 1784, “Was ist Aufklärung?” (Apa Itu Pencerahan?) untuk pencerahan yang sedang terjadi di Eropa. 

Prof. Dr. Thomas Meyer adalah professor ilmu politik pada Universitas Dortmund, Jerman. Dia sedang mempersiapkan penerbitan bukunya yang berjudul “Was ist Fundamentalismus?” Melalui buku ini ia menjelaskan apa itu fundamentalisme dalam hubungannya dengan persoalan identitas manusia modern. Prof. Meyer juga menulis sejumlah buku, antara lain The Theory of Social Democracy, The Future of Social Democracy, dan Idenditity Mania.

*Gratis dan didahului makan malam bersama

16/11/2011 | Agenda, | #

Komentar

Komentar Masuk (3)

(Tampil maks. 5 komentar terakhir, descending)

Assalamu’alaikum wrwb

33 Perbedaan Pemahaman Islam Fundamentalism dan Progresive.

https://docs.google.com/document/d/1gJpDr9KxOM5wtBE-239LCbML4lx8q6qBYFVc3XFxdGY/edit

Fundamentalism agama(Islam dan Kristen) bertujuan mendirikan negara Agama, Peraturan2 Agama dipaksakan kepada Rakyat dgn undang2 pemerintah.Dengan sistem pemerintahan Diktator.

Tidak ada kemerdekaan berkeyakinan agama dan tidak ada opposisi dlm masarakat,Hram hukumnya.

Sedangkan Islam dan Kristen Progressive melindungi setiap keyakinan agama dan memberikan kemerdekaan menjalankan keyakinan agama masing2,dalam bentuk sistem Demokrasi.

Lanjuti di WEBSITE

Salam

Posted by alatif  on  11/23  at  07:36 PM

pundamentalism….!!!??? Siapa yg membuat bhs itu? Siapa yg memaknai klmt itu sehingga kalimat tsb bagai sebuah bencana yg maha dahsyat? Siapa yg mengklaim seseorang dgn pundamentalism? Apa tujuan anda2 mendialogkan pundamentalism? Haruskah dialog itu dilakukan di indonesia? Siapakah dan apa latar belakang si prof lulusan jerman itu? Haruskah anda2 berdialog dgn dia?  Mengertikah ia hakikat sari’ah? Sudah tdk lakukah lg kalimat terorisme yg penuh dgn fitnah itu sehingga hrs prlu diciptakan sesuatu yg baru dgn nama pundamentalism? Rakyat sudh semakin CERDAS bosss…. Siapakah yg menciptakan kata Terorism? Apakah tujuan penciptaan kata itu? Mengapa kata itu hrs dikampanyekan secara global?Kemudian siapakah yg diklaim sebagai terorism? Padahal bosss…. Coba anda jwb sendiri…!!!  Siapakah itu TERORISM yg sesungguhnya,..??????????  Dan Apakah Fitnah terorism akn terulang lg dgn isu2 pundamentalism yg di tujukan pd mereka yg rindu dgn SARI’AT ALLAH? Buka mata hati anda utk memjawab smua pertanyaan2 diatas. Trm ksh. WALLOHU A’LAM BISSHOWAB.

Posted by ashief al-barqiya  on  11/23  at  01:01 AM

mantap, terus berdialog.!!! karena dialog adalah bagian dari jalan untuk mencari kebenaran..

Posted by asep saepudin  on  11/19  at  09:10 AM