Kliping

Menunggu Komitmen Pluralisme PKS

Oleh Saidiman Ahmad

Penggalangan massa untuk menentang sebuah negara di belahan dunia yang jauh tampak tidak lazim dilakukan sebuah partai politik yang nota bene sedang memegang kekuasaan. Bukankah akan lebih efektif memanfaatkan kekuasaan yang ada di tangan untuk melakukan lobi-lobi internasional? Nyatanya, maksimalisasi kekuatan politik PKS untuk mendukung kemerdekaan Palestina tidak cukup serius. 

25/06/2010 | Kliping | Komentar (42) #

Hans Kung dan Tumpang Tindih Paradigma Islam

Oleh Novriantoni Kahar

Karena itu, masa depan Islam, bagi Kung, sangat bergantung pada pergulatan yang terjadi di antara berbagai paradigma di atas. Skenario buruk maupun baik dapat saja terjadi pada Islam di masa kini dan di saat mendatang. Pertanyaan kuncinya bagi Kung adalah adakah ruang yang memadai di negara-negara Islam kunci untuk mengkombinasikan antara substansi ajaran Islam dan tantangan abad ke-21? Siapakah ahli waris absah agama yang sudah berumur 14 abad ini yang akan mampu mengajukan pandangan-pandangan segar dan relevan dengan dunia kini? 

03/05/2010 | Kliping | Komentar (13) #

Negara Harus Melindungi Semua Agama dan Keyakinan

Oleh Luthfi Assyaukanie

Sebagian dari sekte dan mazhab itu dianggap sesuai dengan mainstream, sebagian lagi dianggap menyimpang. Tapi, penilaian cocok dan tidak cocok, menyimpang dan tidak menyimpang sangat subyektif, tergantung siapa yang mengatakannya dan dalam posisi apa dia mengatakan. Jika yang mengatakannya adalah kelompok agama yang dekat dengan kekuasaan, maka sudah pasti sekte atau mazhab yang dianggap sesat akan bernasib sial. Mereka akan dikucilkan dan tidak jarang dimusuhi dan dikejar-kejar. Sejarah Islam memiliki contoh yang sangat kaya tentang masalah ini.

14/04/2010 | Kliping | Komentar (30) #

Stigma Keagamaan dan Sejumlah Jawabannya

Oleh Saidiman Ahmad

Dengan tidak dicampur-baurnya otoritas politik dan agama, justru kehidupan beragama dan budaya bisa secara maksimal berkembang. Liberalisme, misalnya, berasal dari pengakuan bahwa sebenarnya dunia ini dibangun di atas ketidak-tahuan. Tidak ada yang lebih tahu apa yang terbaik untuk masa depan. Justru karena tidak ada yang lebih tahu di atas yang lain itulah maka diperlukan ruang kebebasan, agar setiap manusia bisa berekspresi. Liberalisme membuka ruang kebebasan di mana setiap budaya, agama dan ekspresi bisa muncul.

08/04/2010 | Kliping | Komentar (10) #

Sejumlah Refleksi Tentang Kehidupan Sosial-Keagamaan Kita Saat ini

Oleh Ulil Abshar Abdalla

Secara harafiah, khalaf berarti era kontemporer, atau periode belakangan yang datang setelah periode terdahulu, periode “salaf”. Khalafisme adalah cara pandang keagamaan yang menghendaki agar pemahaman keagamaan terus tumbuh seturut dengan perkembangan peradaban manusia. Kata kunci pokok dalam khalafisme bukanlah “kembali kepada Quran dan sunnah”, tetapi memahami kedua sumber itu berdasarkan tuntutan zaman yang terus berubah. Khalafisme tidak menolak Quran dan sunnah sebagai sumber otoritatif, tetapi memahaminya secara kontekstual.

31/03/2010 | Kliping | Komentar (20) #

UU Penodaan Agama dan Kebebasan Hakiki

Oleh Saidiman Ahmad

Kebebasan terjadi bukan karena setiap orang bebas melakukan apapun yang ia inginkan, melainkan sejauhmana orang dibebaskan dari represi dan tindakan semena-mena orang lain. Dengan begitu, kita bisa menyatakan bahwa kebebasan untuk melakukan hal seenaknya adalah kebebasan semu atau bukan bentuk kebebasan sama sekali. Kondisi di mana orang tidak direpresi dan diperlakukan secara semena-menalah yang merupakan kebebasan hakiki.

30/03/2010 | Kliping | Komentar (12) #

Agama, Riwayatmu Kini

Oleh Saidiman Ahmad

Barangkali benar bahwa para pemuka agama sekarang masih memiliki sejumlah peran sosial. Tetapi kita saksikan dengan mata telanjang bahwa peran-peran itu semakin hari semakin terkikis dan cepat atau lambat akan habis. Pada kondisi semacam ini, kekhawatiran akan ada parade kemunculan agama-agama baru sungguh tidak beralasan. Yang terjadi justru adalah bahwa semakin banyak manusia yang sangsi terhadap mitos-mitos kebenaran yang diciptakan oleh para pemuka agama.

04/03/2010 | Kliping | Komentar (39) #

Mencari Pengganti Gus Dur

Oleh Luthfi Assyaukanie

Pada era Gus Dur lah NU mengalami artikulasi intelektual yang sangat tinggi dan mampu melampaui pencapaian organisasi-organisasi Islam modernis lainnya. Gus Dur sendiri adalah ikon bagi banyak isu penting yang diusung gerakan masyarakat sipil di Indonesia. Dia menjadi ikon demokrasi, HAM, kebebasan, dan pluralisme. Sosok Gus Dur telah mengubah citra NU menjadi sebuah gerakan modern yang pluralis, toleran, dan pro kemajuan.

11/01/2010 | Kliping | Komentar (20) #

NU Pasca Gus Dur

Oleh Luthfi Assyaukanie

Sumbangan terbesar yang dilakukan Gus Dur selama dia menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah adalah kegigihannya dalam membangun ruang-ruang kebebasan dalam tubuh NU. Gus Dur lah yang menyemai kebebasan berpikir dalam NU. Gus Dur lah yang menjadi pelindung anak-anak muda NU yang berpikiran bebas dan berusaha melakukan pembaruan pemahaman keagamaan dalam Islam. 

08/01/2010 | Kliping | Komentar (11) #

Mengenang dan Menghargai Ibn Khaldun

Oleh Ihsan Ali-Fauzi

Proyek islamisasi ilmu juga bisa mengerdilkan wawasan kaum muslim karena pandangan yang disebarkan bahwa apa-apa yang ditulis para sarjana nonmuslim akan dengan sendirinya tidak berguna. Betapa besar kehilangan yang harus diderita kaum muslim yang mau mengerti masyarakatnya, jika mereka tak lagi membaca karangan antropolog seperti Clifford Geertz atau Mitsuo Nakamura, yang sebagiannya dengan bahagia mengembangkan ilmu yang dimulai Ibn Khaldun!

14/10/2009 | Kliping | Komentar (1) #
Halaman: 1 dari 8  1 2 3 >  Last »