2012 dan Teologi Kiamat
Oleh Luthfi Assyaukanie
Siapa saja yang pernah belajar sedikit biologi, sedikit fisika, dan sedikit astronomi, pasti tidak susah memahami kalau 2012 adalah film tentang bencana alam, dan bukan tentang eskatologi. Cuma orang kurang wawasan yang menganggap itu film agama. Seluruh adegan bencana dalam film itu bisa dijelaskan secara ilmiah, setidaknya fiksi-ilmiah. Emmerich tidak pernah berpretensi memasukkan Tuhan di dalamnya, karena sains sudah lebih dari cukup menjelaskan semua peristiwa alam.
Komentar
sesugguhnya kiamat itu tidak dapat diprediksi denga akal manusia yang terbaas…..... kiamat adalah hal yang ghaib yang hanya diketahui oleh Alloh , namun alloh telah memberikan tanda-tadanya di dalam Al-Qur`an yang suci. kita hanya perlu mengimani saja bahwa itu benar-benar akan terjadi. semoga kita bukan orang-orang yang akan menemui/ menjumpai hari pembinasaan itu…........ amien
Film 2012 emang nggak jelek2 amat efeknya…toh dari sana mungkin orang-orang bisa nyadar kalo kiamat tuh udah deket (pastinya bukan 2012)..
Kalo emang serius buat melawan propaganda ‘2012’, mestinya mereka juga bikin film donk, yang membantah klaim ‘2012 kiamat’..
Buktikan intelektualitas dan kreatifitasmu !
Diskursus mengenai kiamat merupakan sebuah upaya teologis dan scientis untuk membaca di balik peristiwa eskatologis tersebut. Membaca kiamat berarti menyingkap tabir waktu yang terus berjalan maju mendekati titik akhir yang disebut ajal. Waktu merupakan perjalanan yang dibatasi oleh “awal” dan “akhir”. Jarak antara yang awal dan yang akhir tersebut dikenal dengan waktu. Titik akhir waktu yang berhenti secara sekular dan profan, itulah akhir dari kehidupan kasar. Masyarakat teologis menyebutnya dengan kiamat. Namun kadang-kadang persepsi yang terbangun di kalangan masyarakat teologis cenderung fatalistme oriented. Terbatas bahwa kiamat adalah rahasia Tuhan Sang Omni Potent.
Jika film 2012 diinterpretasikan secara teologis bahwa kiamat terjadi pada 2012 ini sangat menciderai entitas manusia yang fii ahsani taqwiim ini. Buku Joseph E. Lawrence tentang kiamat 2012 sebagai ramalan suku bangsa Maya ditambah prediksi secara astronomis dan fisika merupakan tantangan bagi masyarakat teologis, untuk berusaha memberikan interpretasi yang ilmiah plus bernilai eskatologis bahwa kiamat itu ada. Dengan catatan tidak “sekedar ada” di dalam teks suci ayat, namun bisa diformulasikan melalui kajian ilmiah. Inilah tantangan masyarakat teologis untuk memberikan arahan kepada umat yang awam.
Kiamat sejatinya sebuah keadaan yang telah diawali melalui sebuah proses yang menurut bahasa saya disebut entropi kosmologis. Yaitu suatu keadaan jagad kosmos yang berjalan menuju ketidaknormalan atau berjalan menuju kehancuran. Kondisi ini kemudian mempunyai daya sentrifugal untuk memberikan dampaknya secara sosial yang bisa dilihat secara empirik saat ini. Inilah yang kemudian oleh teks-teks suci dikenal dengan ciri-ciri kiamat (teologi-eskatologis).
Bung Luthfi ... kenapa anda hanya mempermasalahkan ketidakdewasaan umat Islam saja?
ingat bung Luthfi ... dalam Film itupun sang Sutradara tidak berani mengambarkan kehancuran simbol-Icon Yahudi .. mengapa? karna Hollywood dikuasai oleh Yahudiyah ...
Demikian sialnya Kristen di Barat sana menjadi olok-olok bagi insan film Hollywood… pertanyaannya ... beranikah Hollywood Mengolok-olok ke-yahudi-an? jika berani, dewasakah respon mereka?
Buat mas ardiansyah..kalo pun film ini yg bikin yahudi terus masalahnya di mana? Bahkan kita bisa baca artikel ini di internet pun ada banyak orang yahudi yg mengembangkan teknologinya..so, what’s wrong?. Terus judul 2012 diidentikkan dg kiamat itu dari mana? Saran saya kita tonton film ini dg kaca mata ilmiah sekaligus hiburan yg mencerahkan.. tapi syaratnya satu..berikan ruang yg luas di kepala kita untuk berfikir jernih dan terbuka…
sungguh analisa yang cerdas, tapi ada satu hal yang kurang sreg di hati saya, ketika MUI gerah dengan pemutaran film itu, kita tak usah menyalahkan MUI lah… barang kali kekhawatiran itu timbul karena dugaan sesuatu yang tidak di inginkan…. bukankah itu juga tanggung jawab MUI? terima kasih
betul2…
dari pada protes2 yang ngak perlu…
seharusnya umat islam tuh di didik, supaya mereka jangan salah menerima informasi yang ngak benar dari film tersebut.
lagian kalau kita mau cari taw bukti2 yang di pakai Roland, mengenai calender maya, itu ngak benar semuanya. cba aja surfing2 di internet…
coba msuk ke web sitenya NASA tuh, skalian ada penjelasan ilmiahnya untuk meng-counter film ini.
Saya rasa film itu untuk membangkitkan siapapun, agar tersadari bahwa kiamat itu pasti datang. Keliru kalau hanya sekedar film bagus dengan efek yang super canggih, dilarang dengan alasan mendahului kehendak tuhan. Film itu tidak menytuguhkan sesuatu yang dilarang dalam agama, tetapi adalah sebuah fiksi ilmiah yang memang bumui akan hancur dengan indikasi kerusakan sepoerti itu. Ok.
2012 sekedar film fiktif,seperti halnya film2 fiktif lainnya misalnya tt Dinosaurus,UFO,Jumanji,Alien dan banyak lagi. Hanya imaginasi yg dituangkan dlm film.Tapi saya akui secara teknik animasi,2012 yahud banget. Kapan disini mampu bikin kayak itu. Tapi temen2 yang suka film ini ya nggak perlu bodoh2in pihak yang menolak,apalagi dengan dalil2 agama,kisruh deh.Dan tidak perlu.Buang2 waktu dan energi sia2 aja.Relax aja bro.Gitu aja kok pake marah2 segala.
Jika dibiarkan dunia ini memang tak beraturan, masing-masing bebas berekspresi. tak ada oarang yang anggap dirinya tak benar, apakah itu suatu kebenaran ? atau tak ada minimal standart penilaian yg ditetapkan didunia? jika kebenaran masing-masing individu/hati dan ekspresinya dipertanggung jawaban di Allah saatnya kelak, tak adakah ajakan pada suatu ajaran baku ? pemikiran bebas sebagai wujud tak adanya ajakan menuju kebenaran baku.
daripada kita semua mikirin soal kiamat,ada yg lebih penting lho,yakni,pikirin bagaimana kita hidup.Apakah hidup kita bisa lebih bermakna buat org lain,kan gitu kira2 inti dari kehidupan.
alhamdulillah saya tidak tertarik melihat film tersebut, bahkan untuk membeli cd-nya yang diobral 5000 perak. Membaca Alquran saja InsyaAllah sudah cukup buat kita untuk berimajinasi betapa dahsyatnya fenomena hari KIAMAT itu. Coba perhatikan terjemahan surat ‘Abasa 34-36 berikut ini : “PADA HARI KETIKA SESEORANG LARI DARI SAUDARANYA, DARI IBU DAN BAPAKNYA, DARI ISTERI DAN ANAK-ANAKNYA”, Adakah peristiwa sedahsyat beberapa potong ayat ini di dunia?! hingga orang harus lari justru dari orang-orang yang dikasihinya? terlalu amat sangat-sangat dahsyat peristiwa pada hari itu…!!! sudahkah kita mempersiapkan diri dan memohon perlindunganNya dari ketakutan dan kengerian pada hari itu?!
memang benar sains sudah cukup utk menjawab smua kontroversi yang timbul akibat 2012 juga reaksi masyarakat menanggapi fatwa MUI tapi sayang tak semua penonton mengerti apa itu sains, apa itu astrologi, apa itu geologi mereka hanya lapisan salju tipis yg akan habis terkikis d terpa sedikit terik mntari..MUI dan FPI hanya takut keyakinan akan tergeser karna teknologi….ALLAHU AKBAR
Benar sekali…itu produk bisnis dan orang non muslim…kita sebagai muslim jangan percaya dengan hal2 seperti itu yang akan merusak keimanan…karena Allah punya rencana terhadap kita…tugas kita adalah menyembah dan mengabdi kepadanya diiringi dengan sabar dan shalat..janagan samapai kita tergelincir dengan orang2 seperti mereka yang tidak mengimanai kitab Al-Qur’an yang jelas keotentikkannya….“Massa” ramalan 1000 tahun yang lalu itu berlaku sekarang….tidak mungkin…kalau gejala2 alam memang itu sudah dijelaskan di dalam ilmu fisika modern dan sekali lagi sebagai kita terutama pemerintahan harus dengan sigap menginstruksikan pelestarian alam…agar tetap terjaga dan lestari…jangan maunya untuk melulu pemerintah????
Sebaiknya kita jangan berpikiran negatif terhadap film tsb karena kita tidak tau bagaimana akan terjadi pada thn 2012? bisa aja itu cuma khayalan manusia aja untuk kepentingan bisnis.
betul mitos 2012 terlalu mendalam bagi para pengikut hati nurani….........
salam
hehhehehe jempol dah buat pak Luthfi Assyaukanie…..............
setuju dgn tulisan ini
Komentar Masuk (37)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)