Al-Qur’an dan Pengakuan-Keselamatan Non-Muslim
Oleh Abdul Moqsith Ghazali
Yang menarik, setelah al-Qur’an menjelaskan tentang kitab Taurat dan kitab Injil, ayat berikutnya menjelaskan tentang sebuah kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang salah satu fungsinya adalah sebagai pembenar (mushaddiq) terhadap dua kita tersebut, Taurat dan Injil. Inilah bentuk pengakuan terbuka dari Islam terhadap kitab-kitab sebelumnya. Bagi umat Islam, percaya terhadap kitab-kitab Allah menjadi bagian dari enam rukun iman. Sekurangnya, umat Islam mengimani empat kitab Allah, yaitu Zabur, Taurat, Injil, dan al-Qur’an. Batas minimal mengimani empat kitab suci ini dipahami karena tak seluruh kitab suci atau kitab wahyu disebutkan dalam al-Qur’an dan eksis sampai sekarang.
Komentar Masuk (0)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)