Bebas itu Gerak
Oleh Mugianto*
Alkisah, suatu hari seorang Darwis (pejalan sufi) bersama dengan anak laki-lakinya, baru saja membeli seekor keledai dari pasar. Dalam perjalanan pulang, keledai itu dinaiki oleh sang Ayah. Di jalan orang mencemooh bahwa Darwis tidak punya belas kasihan pada anaknya yang menuntunya. Turunlah Darwis dan mengganti Anaknya duduk di punggung keledai. Lagi-lagi orang mencemooh Anak itu dengan mengatakan durhaka, tidak tahu diri, karena Ayahnya disuruh menuntun. Lalu dipilihlah, agar keledai tidak usah dinaiki. Orang pun menghardiknya lagi.”Dasar bodoh, beli keledai tidak dinaiki?” Sepenggal cerita diatas menggambarkan bahwa orang sulit memperoleh kebebasan di kehidupan sosial.
Komentar Masuk (0)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)