Kolom,
07/10/2009

Ber-Tuhan ala Einstein

Oleh Husein Ja’far Al Hadar

Dengan determenisme dan kausalitas ketat yang menjadi konsekuensi logis atas konsep Tuhan Impersonal ala Einstein, maka naluri serta tanggung jawab sosial-ekologis manusia akan terdongkrak. Sebab, bayang-bayang akan bencana ekologis dan kemanusiaan setidaknya akan memberikan bayangan buruk sekaligus pertimbangan signifikan bagi setiap individu yang hendak mengeksploitasi alam maupun manusia. Terlebih, sebagaimana ditegaskan Einstein, tujuan tertinggi dari ketaatan beragama tak lain adalah keselarasan sempurna dengan alam semesta, termasuk manusia di dalamnya.

07/10/2009 08:38 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (22)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 2 dari 2 halaman < 1 2

kutipan yang paling menarik dari tulisan einstain : “ber-Tuhan sejatinya justru harus ber-‘metamorfosis’ menjadi semangat dan tuntutan untuk selalu berupaya keras melalui pengetahuan rasional secara bebas untuk mencapai hakikat-Nya. Bukan dengan rasa takut-terikat maupun keyakinan yang buta”. vinta like this…

#21. Dikirim oleh vinta  pada  12/01   03:04 AM

menurut saya tuhan itu sgalanya .... sgalanya dari tuhan tidak satupun yg bersumber dari selain dia karna selain dia tidak ada yang ada cuma dia.Bahkan ketiadaan itu sendiri adalah ciptaannya. diskusi tentang dia akan begitu rumit ketika kita mencari berhantilah mencari .... heningkan diri ........kacamata yg sedang terpakai susah ketemunya kalo terus dicari. Tuhan tidak akan terdefinisikan dgn kata2 karna ia mencakup semua definisi panca indra

#22. Dikirim oleh andi  pada  18/03   03:34 AM
Halaman 2 dari 2 halaman < 1 2

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?