Carut Marut Wajah Islam
Oleh Burhanuddin
Hubungan Islam dan politik dipandang bukan saja bersifat organis atau tidak bisa dipisahkan, tapi juga secara struktural diikat oleh sistem religius Islam yang formal. Menguatnya revivalisme agama dalam kancah politik menepis sinyalemen Samuel Hungtington tentang political decay –-bahwa pembangunan politik itu biasanya ditandai dengan proses rasionalisasi kekuasaan.
Komentar
Selama politik dijalankan dengan demokrasi maka kepentingan masyarakat yang mayoritas muslim tetap akan terlihat di panggung politik, Jika sistem demokrasi bebas nilai, maka manusianya yang menentukan nilai, ini terjadi di negara kapitalis murni sekalipun. Jadi politik tidak bisa dipisahkan dengan kepentingan manusianya, kecuali demokrasinya yang diberangus.
Komentar Masuk (1)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)