Catatan tentang film ‘2012’
Oleh Ulil Abshar Abdalla
Dalam Quran sendiri kita jumpai banyak visualisasi yang memikat tentang hari kiamat. Salah satu penggambaran hari kiamat yang agak-agak mendekati film Emmerich ini ada dalam Surah al-Takwir (Surah no. 81). Ayat ketiga dalam Surah itu berbunyi “wa idza ‘l-jibalu suyyirat”, ketika gunung berjalan. Dalam film Emmerich itu, digambarkan suatu proses dislokasi geologis yang dahsyat sehingga lanskap bumi berubah total. Gunung-gunung pindah lokasi, dan peta dunia seperti disusun kembali.
Komentar
Bukan film kiamat, tak perlu dihebohkan..biasa-biasa sajalah, teman-teman..hmm
Setiap menonton film bioskop(bukan film dokumenter), saya mencoba menerjemahkan : bagaimana imaginasi dituang dalam scenario, bagaimana visualisasi dengan dukungan teknologi disiapkan dgn infrastruktur yang ‘mahal’, berapa kira-kira budget dan anggaran dalam membangun hasil sebuah ‘film’ hingga laku di pasar. Yang mendasari semuanya adalah bisnis perfilman yang ‘spectakuler’, cluster industri perfilman yang terpadu.
Memang ada nilai-nilainya seperti hiburan, kemanusian, perjuangan, dll. Dan kesimpulannya adalah ‘hanya hiburan’ setelah dilihat dan berlalu.
Kalau yg ini saya sependapat dengan mas ulil…ini bukan film ttg kiamat tapi bencana alam skala raksasa. Melukiskan hebatnya ikhiar manusia melawan situasi krisis. Dijaman Nuh manusia beriman selamat karena pertolongan Tuhan sedang 2010 manusia selamat atas usaha sendiri…TUHAN DAN ORG BERIMAN TIDAK LAGI PENTING..!! Bagi org agnostik ini bukan masalah tapi bagi saya dan banyak teman muslim ini menyesakkan dada..Dimana Tuhan dan org beriman ??
Subhanallah Segala Puji Bagi Allah Rab Yang Meha Mengetahui Yang gaib dan yang nyata..
umat islam sekarang sudah jauh dari nilai-nilai tuntunan Al Qur’an dan As sunah dan konsekuensinya adalah ia akan terbawa arus apa pun arus itu..
Rasul pernah bersabda:“Aku tinggalkan untuk kalian 2 warisan yaitu kitab Allah (Al Qur’an) dan sunahku (Al Hadits)”
ketika orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT ia tahu akan konsekuensi iman kepada Allah itu sendiri yaitu mengikuti utusan-Nya dalam segala aspek kehidupan baik yang berkaitan dengan keyakinan (akidah), ibadah, mu’amalah, dll.
kaitan meyakini atau mempercayai suatu peristiwa tentang terjadinya kiamat umat islam yang betul-betul berpegang pada warisan Rasul SAW ia tidak akan pernah geger atau gempar dengan setiap hal-hal yang menggemparkan seperti film 2012 apalagi diisukan tentang hari kiamat itu sangat naif sekali, kenapa? karena bukankah Allah tidak memberitahukan akan terjadinya kiamat kecuali dengan tiba-tiba dan bukankah gambaran kejadian kiamat (visualisasinya) sudah dijelaskan oleh Al Qur’an dengan jelas dan membuat setiap orang yang berakal tidak bisa menolak akan keniscayaan terjadinya.
cukup bagi orang-orang yang beriman pada hari akhir firman-firman Allah dan sabda-sabda rasul saja yang seharusnya membuat mereka miris hati dan berfikir agar mereka selalu mendekatkan diri pada-Nya dengan mengikuti tuntunan Al Qur’an dan Sunah Rasul-Nya bukan sibuk membicarakan berita2 yang tak sama sekali memiliki nilai edukasi dan mensucikan jiwa.
saya teringat ayat-ayat Allah bahwa hanyalah ulil abshar (orang2 yang memiliki akal) yang akan mengambil pelajaran dari setiap ayat-ayat Allah baik tersurat atau pun tersirat dan hasil dari tadzakur dan tafakur akan ayat2 Allah SWT mampu memahami dirinya sebagai hamba Allah yang total tunduk kepada-Nya dan takut.
wallahu a’alam bishshawab.
Komentar Masuk (44)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)