Ekumenisme dan Masyarakat Terbuka
Oleh Ulil Abshar-Abdalla
Kontak dan saling pengaruh antar peradaban memang sama sekali tak terhindarkan. Hampir mustahil membayangkan suatu peradaban yang “murni” secara total, serta terisolasi sama sekali dari pengaruh-pengaruh di sekitarnya. Memang, dalam setiap peradaban/kebudayaan selalu kita jumpai kaum purist, mereka yang menghendaki kemurnian total bagi peradaban tertentu, serta hendak membersihkan elemen-elemen asing yang “najis” yang akan mengotorinya.
Tetapi, yang menghuni peradaban, bukan hanya kaum puritan saja. Ada orang-orang lain yang, saya kira, jauh lebih banyak jumlahnya, yang ingin saya sebut sebagai kaum ekumenis – mereka yang hendak membangun kontak dan komunikasi antar peradaban dan kebudayaan (hiwar al-hadarat, istilah mantan presiden Iran Muhammad Khatami dulu).
Komentar
Bang..Gimana dengan kasus gerakan Prostestan?
benar adanya.. Namun selalu ada pandangan2 miring terhadap kaum ekumenis. Ya pandangan miring tsb memang dilihat dr sudut pandang kaum puris yg menganggap bhw tindakan2 ekumenis nya memungkinkan utk mengancam dan menyentuh dasar ideologi puris
kolomnya keren bgt mas ulil
Yang menguasai dunia ini adalah kaum Puritan. Amerika terutama pada masa George Bush Jr sangat dipengaruhi oleh Protestan Puritan. Israel dikuasai oleh Yahudi puritan. Merekalah yang mengatur politik da ekonomi dunia. Osama bin Ladin melakukan perlawanan dengan mengunakan Islam puritan.
saya penggemar artikel JIL terutama bosnya.
gesekan antar keyakinan atau paham, biasanya yang mengemuka adalah sikap apriori dan mempertahankan pahamnya.
tulisannya gurih dan renyah, kayak kerupuk palembang. terimakasih pencerahannya.
Saya terbalik dengan pak Ulil, Justru yang pakai baju agama yang sangat prihatin melihat apa yang terhasil dari produk JIL, yaitu korupsi, ketidak adilan hukum dan sosial, kemiskinan yang berpanjangan, bencana alam akibat kerakusan manusia-manusia yang dianggap benar oleh JIL. (Yaitu, Agama islam salah dan agama JIL benar)(Bukankah bangsa Indonesia hari ini hasil produk 65 tahun yang lalu (SUKARNO)?...Siapa yang gagal, JIL atau islam.
Komentar Masuk (6)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)