M. Shahrur: Figur Fenomenal dari Syria
Oleh Ahmad Fawaid Sjadzili
Shahrur, satu dari sekian banyak intelektual Arab kontemporer, yang sedikit banyak mewarnai dialektika pemikiran Arab kontemporer. Khususnya melalui karyanya yang berjudul al-Kitâb wa al-Qur`an: Qirâ`ah Muâ’shirah, Shahrur berupaya menggugat monopoli pembacaan teks suci dan berupaya meruntuhkan metode yang ditawarkan ulama klasik yang cenderung unscientific.
Komentar
Ketika Syahrur membuat konsep yang begitu meyakinkan semua orang pada kagum namun kadang ia lupa bahwa ia juga tidak konsisten dalam menerapkan ketikadaan nasakh mansukh. Dalam salah satu bukunya ia juga masih menerapkan hal itu. Begitu juga dalam hal konsep al-kitab dan al-quran, berarti dia telah mengingkari mu’jizat alquran
syahrur dalam posisinya sebagai pengarang dan pemikir berhak menyatakan apa yang diinginkan secara bebas.namun ketika berusaha menggugat suatu keyakinan dan kebenaran yang diakui umum,tentunya harus rela dikritisi dan dipertanyakan ide-idenya. sejauh yang saya ketahui Dr. Syahrur belum pernah mempresentasikan pemikirannya secara terbuka melalui munaqasyah, bahkan selalu berdalih untuk itu.sikap sedemikian patut disayangkan dan dipertanyakan!saya lebih salut jika Dr.Syahrur mau berdiskusi seperti Dr.Thayyib Tizini mempertahankan pemikirannya dengan Dr. Said Ramadhan Al-Buti disiarkan secara langsung diTV.
——-
Komentar Masuk (2)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)