Gus Dur di Mata Dunia
Oleh Saidiman
Posisi Gus Dur sebagai politisi dan pejuang HAM sekaligus adalah sesuatu yang memang langka. Dan kemampuannya melakukan pembedaan secara jernih mengenai posisinya itu adalah sesuatu yang mengagumkan. Perjuangannya untuk tetap membela hak-hak minoritas tak pernah surut kendati tampak tidak menguntungkan secara politik. Ketika kebanyakan politisi angkat tangan dan bungkam terhadap kasus minoritas Ahmadiyah, Gus Dur justru tampil di garda depan sebagai pembela hak-haknya. Bagi Gus Dur, adalah hak pengikut Ahmadiyah untuk hidup sebagaimana rakyat Indonesia pada umumnya. Jaminannya adalah Konstitusi.
Komentar
orang seperti GD ada pro dan kontra,melihat dari segi mana kita menilai beliau(GD),GD hanyalah manusia lain tidak.tinggal kita menilai dari segi kekurangannya atau kelebihannya?dunia barat menilai GD seperti yang kita ketahui(baca)itu hak mereka,dan memang GD seperti itu adanya…
maju terus GUS DUR!Pantang mundur!kami slalu mendukung ANDA GUS!tapi DO’A kan kami semoga slalu di jalan yg diberkati ALLAH SWT.amin
assala mualaikum
kenapa kalian kok sampai memberi komentar pada gus dur. apa alasan kalian. apa hubungan kalian. apa urusan kalian. kalau sudah demikian apakah kalian bisa seperti gus dur, entah merusak atau membangun menurut kalian? kenapa tidak kalian jawab sendiri sebelum menjawab gusdur.
wassalamu alikum
agama sebagaimana organisasi. yang di pakai adalah kesepakatan mayoritas. sementara di bawahnya adalah adalah para aliran ‘utowo’ golongan. lantas kenapa kalau ada minoritas kok masih di bela sebagimana gusdur membela ahmadiyah. kalaupun sudah salah dalam azas islam-nya saja, maka bisa di fahamai jika ahmadiyah di bela gusdur bukan dari sisi agama tapi dari sisi hak sbg manusia murni.
inilah contohnya rakyat indonesia yang memandang dg mt trttp yg bsx hanya mnghn dan mngjek dll. GUSDUR emng pnts untk mndpt pnghrgaan ats semua perjuangnx bg unt islm khssx untk indo trcnta ini.
gak usahlah berlebihan..tidak ada orang yang mju bertahun2 dri jamannya..gusdur hanya orang biasa..itu saja, sama sperti tokoh politk lainnya..cuma skarng posisi dia lagi kalah..bgitu ja gak uah repot ya..
maju terus aqu dukung gusdur…..
Gus Dur…Semoga cepat sembuh…Amieen…amieen…
sesuatu yang dilakukan oleh gusdur lebih heboh dari apa yang dilakukan oleh orang lain,,, kenapa???
gusdur setiap membela sesuatu hanya dengan bahasa atau hanya dengan kata-kata,,, tetapi pada golongan lain seperti amrozi, noordin m. top dkk mereka tidak berani mengungkapkan dengan kata-kata karena omongannya tidak didengar oleh orang makanya dia mengungkapkan bahasanya melalui perbuatan yaitu melakukan pengeboman di mana-mana dengan mengatasnamakan jihad,,, kan lucu???
ingatlah kita ini masih SD sedangkan gusdur sudah berkiprah di perguruan tinggi makannya kita tidak bisa mencerna kata-kata gusdur…
anak SD kok diajar mantiq yang gak nyambung lah,,, yang sudah tua aja belum tentu nyambung apalagi anak-anak…..
ayo kang ...
podo “Andap_Ashor_Dumateng_Seng_Two”
Banyak orang suka memuja sesamanya. Banyak orang suka mencela sesamanya. Padahal kita tidak mengetahui siapa hakikat diri kita. Alangkah bodohnya orang yang merasa baik padahal dirinya jahat. Tidak ada dosa bagi seseorang yang tidak mengatakan seseorang sesat meskipun ia memang sesat. Namun alangkah celakanya bagi orang yang mengatakan orang lain sesat padahal di hadapan-Nya ia tidak sesat. Jadilah wakil-wakil Tuhan untuk mengasihi bukan untuk menghakimi. Tak perlu kau pesankan neraka untuk orang lain, sebab jika ternyata Allah memasukkannya ke dalam surga, dikhawatirkan kamu yang masuk ke dalam neraka pesananmu.
Gus Dur dan tulisan yang menjadi pikiran beliau terutama dimasa muda yang memperkuat saya melangkah kejalan idologi kebebasan. Kosmopolitanisme Islam, walaupun mungkin sulit terwujud akan tetap menjadi impian saya. Gus Dur Pahlawan Kebebasanku..
Apa2 an itu kalian semua tidak tahu siapa yang dinamakan sebuah kelebihan… kalau begitu bagaimana dengan adanya maksud yang tersirat dan tersurat kenapa Allah memberikan wali pada manusia kenapa semua orang termasuk ahmadiyah mempunyai banyak perbedaan dengan NU. lalu bagaimana kalian bisa beralasan bahwa gusdur itu salah dan bodoh…
maksud beliau saja kalian tidak tahu kalaulah kalian memang ingin mengetahui maksud apa sebenarnya dari semua prilaku gus dur pahami setiap apa yanng dilaukan dan carilah informasinya.. saya sudah bisa melihatnya… ingatkan kalian saat gus dur keluar dari gedung dengan bercelana pendek…. dua tahun kemuadian Jakarta BAnjir besar olehnya…. pikir dengan otak jangan dengan amarah… syetan yang membuat orang berpikir pendek dan selalu su’udzan dengan yang lain…. kalian itu apa sih… ini forum apa…. lihatlah diri kalian sendiri… aku tak mengerti setiap saat ada kontro versi yang tak jelas akan adanya kelakuan dari Gus dur….. apa yang sebenarnya kalian pikirkan itu benar2 pendek dan tak berdasar. Hanya karena kalian tak bisa memahami apa yang dilakukan oleh seseorang untuk masa dua puluh tahun kalian bertindaj dan berkata seperti layaknya orang kafir…..pembenci perjuangan seorang yang ulama’ pikir dengan hati kalian… sudah pantaskan kalian dalam memimpin negara ini dan berpendapat seperti itu jika kedudukan kalian ada pada Gus dur… sudah banyakkah wawasan yang kalian dapatkan….kalau kalian merasa dapat berpikir lebih bijaksana sanajadilah peresiden yang lebih baik dari Gus dur….
GD kyai? Pasti
GD Negarawan? Itu benar.
Masalah Ahmadiyah, saya rasa GD tidak memberikan statement berdasarkan ke-kyai-annya, melainkan beliau ber-statement berdasarkan ke-Negarawan-annya. Awalnya, ketika saya mendengar pembelaan GD thdp Ahmadiyah, saya sangat gusar. Tetapi setelah saya baca di http://gusdur.net saya jadi paham akan maksud beliau. Singkat cerita, pendiri Ahmadiyah (Indonesia) ini adalah keponakan dari KH. Hasyim Asy’ari, sedangkan KH. Hasyim Asy’ari adalah sepupu dari H.O.S Cokroaminoto. Pada saat itu, Soekarno masih blm menjadi siapa2, Soekarno hanya sebagai seorang santri yang dititipkan oleh ortunya kepada keluarga HOS.Cokroaminoto. Mereka2 ini berkumpul di kediaman HOS.Cokroaminoto di Surabaya setiap hari kamis ba’da dzuhur. Kita yakin bahwa mereka2 ini mempunyai pandangan2 yang sangat berbeda, baik mengenai islam, mazhab dll. Tapi mereka2 ini rela mengendapkan ego dan perbedan2nya demi kemerdekaan Republik ini. Mereka merasa bahwa kemerdekaan hanya bisa dicapai jika semua golongan ini bersatu, dan itulah satu2nya alasan bahwa Indonesia bukan hanya milik orang islam saja. GD pernah berkelakar bahwa mereka2 yang menyuarakan pembubaran Ahmadiyah adalah orang2 yang tidak tahu sejarah, dan suatu saat mereka akan mengetahuinya dan akan berbalik berterima kasih kepadanya. Itulah kenapa baik Ahmadiyah, PKI, konghucu, Kristen, NU, Muhammadiyah dll harus dijamin hak2nya, karena mereka2 ini punya andil besar dalam pembentukan NKRI. “Tidak ada satupun orang/organisasi di Indonesia ini yang berhak membubarkan Organisasi lain, kecuali Organisasi yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa”. Ingat “Cinta tanah air adalah sebagian dari iman”
eh ternyata ada yang sirik ya sama beliau
baru tahu aku!!!! emang sih ternyata orang lain yang lebih menghargai beliau daripada bangsanya sendiri
memalukan. semoga bangsa ini lekas sadar
Cuma yg paham n mendalam dlm fikiran’y yg tau kcerdasan K.H Abdur Rahman Wahid.
Bagi saya Gus Dur adalah tokoh yang saya kagumi,perbuatan beliau begitu nyata tidak hanya ngomong belaka.Tokoh yang seperti inilah yang saya anggap memiliki jiwa yang besar,banyak orang pintar di negeri ini,tapi tidak relistis,sering berbeda ucapan dan perbuatan.Menurut saya dalam agama tidak ada paksaan,islam adalah agama yang rahmatan lilalamin,tidak menjadi ancaman bagi keyakinan lain,seharusnya menjadi pengayom dalam interaksi di kehidupan sehari2.islam agama yang damai.Bagaimana bisa maju islam kalau islam ditegakkan dengan kesewenang-wenangan,kekerasan.Saya rasa hal-hal yang telah dilakukan gusdur dalam hal pembelaan kaum minoritas adalah islam yang berpikir maju,realistis.Ingat shalahudin al ayubi ketika perang melawan raja richard dari inggris yang dengan terang2an menentang islam,shalahudin memberikan pengobatan ke raja richard ketika raja richard tidak mampu berperang,inilah tokoh teladan yang disegani kawan ataupun lawan,jadi kita tidak berhak menghakimi dengan ego pribadi.
sebetulnya yang mencaci gusdur sedang dihinggapi penyakit hati sehingga hatinya tertutup tidak mau menerima realitas gusdur sebagai orang mumpuni.
mereka yang mencaci gusdur seperti disinyalir dalam QS.Albaqoroh” mereka itu buta tuli hatinya sehingga tidak mampu melihat realitas kebenaran.”
8DnJpf iwbtvzdjjgcz, ygxokijavtbc, [link=http://iuqofmkfjpja.com/]iuqofmkfjpja[/link], http://lvkulbsvdsad.com/
repeh engges,,
balikeun ka diri maraneh,, lamun can ka otakan mah, tong ngomong,,,
rek stuju jeung hente mah na diri masing2 wee, tong di babawa kanu kieu,,
era ku nu maca,,
sok pikiran deui da teu alus ngomongkeun batur mah,, siga nu geus becus wae hirup thh
Komentar Masuk (119)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)