Ibn Warraq
Oleh Luthfi Assyaukanie
Kehadiran Ibn Warraq bukan hanya meresahkan kalangan Muslim “konservatif,” tapi juga para intelektual dan kalangan Muslim liberal yang selama ini memiliki pandangan kritis terhadap (beberapa doktrin) Islam. Ibn Warraq dianggap telah merusak proyek pembaruan keagamaan yang dilakukan oleh para intelektual Muslim. Apa yang dilakukannya lebih sebagai agenda destruksi ketimbang reformasi.
Komentar
saya sepakat dengan H. Bebey. Umat Islam di Indonesia sebaiknya diajak kembali kepada ajaran Islam bukan saja melalui ibadah-ibadah ritual, tetapi juga melalui amal sholeh (perbuatan baik yang bermanfaat). Fakta bahwa masih banyak umat Islam yang tidak menjaga kesehatan lingkungan, menunjukkan bahwa pemahaman terhadap agama Islam masih sebatas pelaksanaan rukun Islam. Belum sampai kepada amal sholeh seperti menjaga lingkungan, mematuhi peraturan lalu lintas, antri dengan penuh kesabaran dalam mengakses layanan publik, dsb.
AWW,
Terkait masalah posting detik.com pada tanggal 17 Pebruari mengenai pernyataan pak Luthfi tentang persamaan lia eden dan nabi Muhammad SAW yang menjerat banyak kontra, mohon agar dalam posting berikutnya pak luthfi dapat menjelaskannya agar persoalan ini menjadi kebih jernih
klu bgtu sdh jlas bhwa kritikan ibnu waraq itu salah. ada kalax kritikan dapat mmbangun ssuatu yg sbnarx salah dan jg adakalax kritikan d lontarkan tanpa ada dasar mletakkan kbenaran. i.warak masuk no 2.
ISLAM ADALAH INSTROMEN SETAN, DAN MUSLIM TIDAK MENYEMBAH TUHAN, TETAPI MENYEMBAH SETAN.
Fakta tidak dapat dimungkiri banyak muslim kemasukan roh setan, hanya untuk membelah ajaran islam setan. Islam selalu mengiritik agama orang lain, tetapi bilah islam dikritik lalu terlihat roh-roh setan ada dalam kehidupan muslim.
Apakah muslim sudah mempelajari roh setan yang ada dalam Muhammad…?banyak baca hadits dan mendalam ajaran setan melalui Al Quraan ciptan manusia setan Muhammad bin Abdulkah.
Dalam Al-Quran ada 25 tokoh yang diredo’i Allah, mereka bangkit ditengah2 orang mati ( mati aqidah, mati akhlak…. jadi untuk keselamatan dunia dan akhirat, contohilah mereka, tonjolkanlah mereka, setiap saat dan ruang media….Jelasnya mengungkit2 tokoh Klasik (konon) itu hanya membuang masa dan menghitamkan hati. benar begitu bukan?. alatif!!!
Yesus bersabda (tanpa perawi) Kuman disebrang kamu nampak gajah di gelas kamu telan” (Bible MATIUS).
Komentar Masuk (25)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)