Ilusi Khilafah Islam
Oleh Saidiman
Ketika Muhammad membangun komunitas politik di Madinah, dia tidak pernah mengemukakan satu bentuk pemerintahan politik standar yang harus diikuti oleh para penerusnya kemudian. Apa yang disebut politik Islami tidak lebih dari ijtihad politik para elit Islam sepeninggal Muhammad. Tidak ada mekanisme politik standar yang berlaku bagi pemerintahan Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Masing-masing terpilih melalui mekanisme politik yang berbeda. Pemerintahan-pemerintahan selanjutnya bahkan menjadi sangat lain, karena yang ada hanyalah pemerintahan berdasarkan garis keturunan.
Komentar
mas, khilafah tinggal sejarah.
mau khilafah mau sekuleeeeeeeeeeeer kek yang penting rakyat makmur dan senang.
Khilafah adalah bagian sejarah agama ini, masa lalu yg tidak diperlukuan pada masa sekarang, lihat sejarah perkembangan Islam , dari masa kenabian, 4 Khalifah utama dan Kekhalifahan yg berubah bentuk menjadi kerajaan, itu semua masa lalu. Yang perlu kita pelajari dan pahami memang. Sekarang saatnya Ummat ini menatap ke masa depan, dengan peradaban yg sudah jauh berubah. Apakah masih dengan pola-pikir masa lalu atau kita akan ikut memajukan peradaban saat ini dimana kita hidup didalamnya?
Wah wah yang koment disini ini pada sadar nggak sih? manusia memang harus diatur dan yang berhak… ? hanya Allah SWT
Al qur’an tiada sedikitpun keraguan di dlmnya, siapa yang meragukan barang satu katapun dia sudah kufur.
Gimana ini adik2, janganlah kalian berbangga2 dengan ilmu yg sedikit, pelajarilah bagamaimana para salafushalih mngaplikasikan ajaran islam dalam menempuh kehidupan dunia ini
sebenarnya, manakah yang lebih ilusif, khilafah atau demokrasi? siapapun di sini, coba sebutkan kapan dan dimana demokrasi benar-benar bisa ditegakkan, dimana rakyat adalah benar-benar pemegang kedaulatan? dimana-mana rakyat pura-pura diwakili DPR dan DPR mewakili pemegang modal. begitu kan?
itu satu sisi. di sisi lain, tidak ada bukti hubungan korelatif antara demokrasi dan kesejahteraan rakyat. india dan indonesia adalah negara no 1 dan 3 paling demokratis di dunia. coba bandingkan dengan tingkat ekonomi rakyatnya?
jika amerika, sebagai negara terdemokratis no 2, terlihat kaya, itu bukanlah karena demokrasinya, melainkan karena perampokan yang dilakukannya terhadap negara-negara di dunia ketiga.
Ulasan tentang kekhalifahan dalaam perspektif Ahmadiyah ada di blog ini:
denagis.wordpress.com/2008/10/10/khalifah-dalam-islam/#more-396
Sudahlah, jangan memimpikan soal khilafah. Buang jauh-jauh ide khilafah itu, percuma! Qurannya dan haditsnya pasti benar, tapi orangnya?
Masalah utama bangsa ini adalah rusaknya MORAL dan AHLAK penyelenggara dan pelaksana pemerintahan.
Semua orang setuju korupsi itu DOSA (termasuk korupsi waktu, dll). Tapi bila ada kesempatan (hampir) semua orang suka melakukannya!
Kenapa?????
Beragam pemikiran yang kita miliki apabila kita satukan akan menjadi sebuah kekuatan yang besar untuk kemajuan bangsa ini, menurut saya bentuk pemerintahan yang ideal saat ini tidak lain adalah demokrasi, janganlah menyalahkan demokrasi semata-mata karena beranggapan bahwa Amerika jahat, tidak ada yang keliru pada demokrasi, di karenakan anggota dewan korupsi atau tidak menepati janjinya, atau tidak merespon keluhan rakyat yang diwakilinya, bicaralah baik-baik pada mereka kenapa tidak…,tapi bukan berarti demokrasi itu sempurna, sistem ini pun saya percaya punya kekurangan seperti halnya juga ke khilafahan dalam Islam, karena kita sudah ada di alam demokrasi, syukuri lah apa yang ada saat ini, beda pendapat sangat bagus sekali untuk mencari yang terbaik, semoga JIL tetap selalu eksis dengan pemikiran-pemikiran yang realistis dengan berlandaskan semangat humanisme yang tinggi….....
masalah kahlifah memang penting untuk dipahami,tapi hanya untuk kajian keilmuan saja, karena apabila agama di pertemukan dengan negara, maka agama hanya akan menjadi jeruji tajam dalam memaksakan kehendak kepada yang lain. voltaire sendiri sebagai filosof prancis pada masa pencerahan pernah mengatakan bahwa,bahwa organisasi atau kelompok, atau negara yang mengatas namakan agama adalh sebuah kebohongan
udahlah, khalifah kan belum di praktikkan di indo, qt coba dulu apa salahnya sih
Sekarang ini jelas sistem kapitalis tengah krisis lagi, inilah sistem buatan manusia….sistem Islam adalah solusinya, not kapitalisme or sosialisme….Sistem Islam dalam naungan Khilafah not Republik, kerajaan dsb..
tidak usah kita terlalu jauh mau membetuk khilfah bentuk aja satu desa yang orangnya taat bewribadah kepada allah jangan terlalu berhayal membetuk khilfah yang listasnya seluruh benua
assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.,
klo memang kita mengaku telah mengucapkan du kalimat syahadat.,.,.,.marilah kita kembali berjuang di jalan allah.,.,.,.mengharap ridho nya dengan mengamalkan hukum2 yang telah ALLAH turunkan melalui Rasul nya Muhammad.
Mari tegakkan syari’at dan khilafah di muka bumi.,.
jangan sampai kita tergolong sebagai orang2 yang munafik setelah kita mengucapkan syahadat.
Naudzubillah summa Naudzubillah…..
SOSIALISME JALAN SATU-SATUNYA?
“Hasta la Victoria Siempre”
anti fpi, fbr, mmi, & seluruh preman berjubah
tahun 1625, gerakan misionaris bergerak ke syam setelah sebelumnya berbasis di malta. gerakan itu memang sangat kecil dan hampir tidak terasa. tetapi, pada tanggal 3 maret 1924, daulah khilafah berhasil diakhiri riwayatnya. suatu peristiwa yang tidak pernah terbayangkan akan terjadi 300 tahun sebelumnya, bahkan 100 tahun sebelumnya (era ely smith, tokoh sentral gerakan misionaris)
theodore herzl. dia hanya seorang wartawan. hanya. tetapi ia mempunyai cita-cita besar yang hampir mustahil tercapai untuk ukuran saat itu: membentuk negara yahudi. dimulai dengan konggres basle tahun 1892, herzl demikian gigih memperjuangkan cita-citanya itu. tahun 1948, negara israel tegak berdiri, dan hingga kini menebarkan terornya.
pangeran diponegoro memimpin perang melawan pasukan belanda mulai tahun 1825. sebelum beliau, sudah sekian banyak pejuang kita yang berusaha mengusir para penjajah itu dari bumi nusantara. usaha yang bagi banyak orang saat itu dianggap sia-sia. nyatanya, tahun 1945, indonesia menyatakan kemerdekaannya.
yah, ternyata apa yang dianggap mustahil belum tentu mustahil. apa yang dianggap utopis belum tentu utopis. begitu pula dengan kabar rasulullah tentang kembalinya khilafah. iya, khilafah. orang boleh meragukan. tetapi lihatlah, bahkan rooyah dan liwaa’ sekarang sudah berkibaran di jantung-jantung kapitalisme: inggris, australia, belgia, belanda. juga jerman dan rusia. jangan tanya apa yang sudah terjadi di afrika, timur tengah, asia tenggara, apalagi asia tengah.
maka, keraguan akan kembalinya khilafah sejatinya hanyalah keraguan yang berangkat dari ketidakmautahuan terhadap sejarah, juga realita, apalagi wahyu.
“telah datang suatu masa kenabian, atas kehendak Allah kemudian berakhir. setelah itu akan datang masa khilafah rasyidah sesuai dengan manhaj kenabian. atas kehendak Allah, kemudian berakhir. lalu akan datang masa kekuasaan yang mengandung banyak kedhaliman. atas kehendak Allah, kemudian berakhir pula. lantas, akan datang zaman para diktator. atas kehendak Allah kemudian berakhir juga. kemudian, akan datang kembali masa khilafah yang mengikuti manhaj kenabian” (HR. Ahmad dan Al Bazzar)
Saudara-saudaraku semuanya..yakinlah bahwa khilafah adalah suatu bentuk pemerintahan yang telah diwariskan oleh baginda Rasul.
Dan menegakkanya kembali adalah wajib, apakah kalian suka ummat ini tercerai berai?
apakah kalian suka saudar-saudara kita di Palestina, Chechnya, Mindanao dibantai?
Kemablilah kepada jalan yang lurus…
janan hanya mengikuti nafsu sendiri,dan hanya untuk “diliat” oleh prang lain saja…
Baliklah kepada Islam yang benar,selama pintu itu masih terbuka
Bagi para pengusung ide khalifah silahkan lewati mekanisme yang ada baik mekanisme politik ataupun mekanisme sosial budaya. Kalau ternyata banyak orang Indonesia yang justru menentangnya dan justru menjadi Islam Phobia maka harus banyak melakukan koreksi diri. Bukankah itu justru kontra kemenangan Islam. Kemenangan Islam adalah kemenangan Islam secara spiritual bukan kemenangan secara politik.
Terimakasih telah berbagi pemikiran2 alternatif meskipun kontroversi karena melawan arus mainstream. Saya pikir yang penting adalah bagaimana umat dapat lebih sejahtera, bebas beribadah, merdeka dan tidak terjebak dibawah panji2, slogan2 yang hanya menjadikan umat sebagai dagangan untuk mendapat kekuasaan dunia semata
yeah…saudara2 mas teguh,banish,ferry dll yg salah kaprah…
anda harus sering baca buku islam yg dikarang oleh pejuang syariah dan khilafah sehingga otak sampeyan bisa mudeng mengikuti alur persoalan dan pemecahannya,,wes ndak sah ngawuur melu2 uwong sing ga genah…selamat menunggu dikejar pasukan inkisyariaah (pasukan tentaranya islam-pen)untuk dipanah atau di sabet dengan pedaaaaaang…
Buat para pecinta khilafat,
Kalaulah terbentuk khilafat, apakah nanti berupa khilafat ala Indonesia, ala Malaysia, ala Mesin, ala Arab Gundul? Kalau khilafat yang mendunia (Pan-Islamisme) maukah anda-anda dirajai atau dipresideni atau di-ulil-umrikan oleh Moussad Al Hamass? Kalau aku, nehiiiii, lebih baik hijrah ke nagara lain yang lebih islami, negara yang bukan negara terkorup kelima di dunia.
Untuk Kartika…dlll\
coba anda sekali-kali lihat situs HTI, jelas semakin hari semakin besar dorongan untuk menegakan khilafah. Justru sekarang ini yang menjadi penghalang adalah kaun muslim sendiri, Tanya Kenapa?????.
Herzl berhasil mendirikan Israel….walaupun disebut sebagai orang yang mimpi Besar.
HT tidak bermimpi, Tapi ingin membuktikan Janji Rosul SAW…
Komentar Masuk (162)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)