Uni Zulfiani Lubis: Inul Semakin Berkibar…
Oleh Redaksi
Pertarungan Rhoma Irama, si Raja dangdut, dengan Inul Daratista, si Ratu Ngebor, belum mereda. Uni Z. Lubis, seorang perempuan karier yang berkecimpung di dunia pers, ikut prihatin atas pengekangan kreativitas terhadap Inul. Lebih-lebih, Inul yang diasosiasikan sebagai figur perempuan yang sukses merambah wilayah publik, banyak bersinggungan dengan dunia yang sekarang ditekuni mantan wapemred majalah Panjimas ini.
Komentar
Begini yah, Inul itu berkibarnya tak kan lama. Sekarang juga semakin pudar tuh. Sebab semakin lama masyarakat semakin tahu dan semakin berfikir, apa sesungguhnya yang diperjuangkan oleh Bung Rhoma itu. Anda ingat nggak, kasus group penyanyi Las Ketcup Asereje, lagu dan tayangan yang diekspose habis-habisan oleh berbagai media elektronik dan cetak, sekarang ngilang begitu saja. Itu kenapa ? Karena tak bernilai dan tidak menjadi tuntunan yang bisa dipegang. Memang sih pada awalnya banyak yang suka, itu awalnya, karena biasanya masyarakat Indonesia suka melihat enaknya, luarnya dan tidak melihat isinya. Setelah tahu bahwa itu tak bernilai, masyarakat akan meninggalkannya. Coba undang lagi dia ke Indonesia, pasti organizer bangkrut.
Begitu juga Inul, semakin lama para pembela itu akan ketahuan, sebenarnya yang dibela dari diri Inul itu sesuatu yang tak bernilai dan hanya sampah belaka. Kemudian semakin tahu apa yang dikemukakan oleh Bung Rhoma adalah emas. Tentu orang yang pintar dan sehat mereka pilih emas. Bukan pilih sampah.
Artinya, bagi Uni Zulfiani, akan capek ngomong doang. n,Toh anda tidak akan dapat apa-apa secara hakikat kecuali kecelakaan terhadap anda sendiri karena anda telah menubrukkan intelektual anda dengan ketabuan di Indonesia.
Untuk anda ketahui, ditempat kami orang sudah tahu siapa Inul, dan orang-orang yang dibelakangnya apa yang dibawakannya dan apa artinya ? Juga sebaliknya orang makin tahu apa yang keluar dari mulut Bung Rhoma, apa artinya?
Oleh karena itu, yakinlah pada saya, Inul tidak akan berkibar lagi ? Anda salah menganalisa, anda berada hanya disegelintir orang-orang sakit dinegeri ini dan begitu mati-matian membela orang-orang sakit jiwa itu.
Saya sarankan, jika anda seorang muslimah, bertobatlah dan kembalilah ke jalan yang diridloi Allah, pahamilah Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai rujukan perjalanan hidupmu. Ingat yang halal dan yang haram itu jelas. Dengan dalih apapun pembelaan anda tidak ada benarnya. Kalo tidak percaya tanyalah hati nurani anda.
Tetapi jika anda non muslim, kembalilah ke pangkuan agamamu, karena tidak ada agama yang mengajarkan pornografi, pelajari baik-baik agamamu niscaya anda akan mengukir sejarah yang akan dikenang bukan oleh orang-orang sakit jiwa, tetapi oleh orang-orang sehat jiwa dan akalnya. Saya mendo’akan anda semoga anda mendapat petunjuk. Jangan lawan kata hatimu. Kecuali anda tidak beragama.
——-
Komentar Masuk (1)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)