Jaudat Said dan Tafsir La Ikraha Fi al-Din
Oleh Abd Moqsith Ghazali
Dengan alasan itu, mereka melakukan pemaksaan bahkan kekerasan agar orang lain masuk ke dalam agama yang dipeluk dirinya. Orang seperti ini, menurut Jaudat Said, mengidap penyakit jiwa (maradl nafsiy). Orang yang berjiwa sehat adalah mereka yang berupaya bagi tegaknya kebebasan beragama. Bahkan, Said menegaskan bahwa jihad disyari’atkan untuk menghapuskan pemaksaan (al-ikrah) dan membiarkan seluruh manusia merdeka dalam memilih sesuatu yang dianggapnya benar.
Komentar
lihat betapa merobotnya Muqsith / alatif ini. dari dulu hingga kini dan seterusnya masih mengarah kepada dukungannya kepada kafirin Ahmadiyah, dengan memutarbelitkan ayat yang satu itu” tiada paksaan dalam beragama”.
Dalam tafsirnya pun HAMKA sama dengan pendapat Jaudat Said, karena ia bukan pendapat tetapi ketetapan Allah sendiri. Jika ada orang islam yang memaksa orang kafir memeluk islam, maka perangilah ia….Tetapi Barang siapa yang merusakkan Islam, bunuhlah ia karena dapat pahala.( Quran & Hadis sahih).
Buat islam komplit. Yang dikatakan bodoh itu ialah manusia-manusia yang menolak islam. sebabnya secara tidak langsung mereka itu telah islam. Coba tahan umurkamu yang ditarik semakin dekat oleh Allahnya Ummat islam, lihat saja diri kamu itu, bisa enggak tahan umur?.
Komentar Masuk (42)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)