Editorial,
11/04/2011

Keheningan yang Membebaskan

Oleh Trisno S. Sutanto

Orang cenderung mengasosiasikan ‘kesendirian’ (solitude, dari solus alone) sebagai ‘kesepian’ (loneliness). Dan, dalam dunia modern, justru penyakit ‘kesepian’ inilah yang kerap melanda, sehingga orang takut dan berusaha lari darinya. Buku klasik David Riesman tentang The Lonley Crowd (1950) adalah contoh paradigmatis soal ini. Memang keduanya sangat dekat, sehingga cenderung di(salah)artikan sebagai semacam sinonim dalam bahasa sehari-hari: orang yang sendiri, tanpa teman dan keluarga, adalah orang yang kesepian. Tetapi penyama-artian ini sungguh menipu. Paul Tillich pernah mengingatkan soal ini dengan baik: “Bahasa kita… telah menciptakan kata ‘kesepian’ (loneliness) untuk mengungkapkan betapa sakitnya orang yang harus hidup sendirian. Tetapi bahasa itu juga telah menciptakan kata ‘kesendirian’ (solitude) untuk mengungkapkan keagungannya.”

11/04/2011 16:31 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (0)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?