Editorial,
16/08/2010

Kembali ke Negara Mula-mula?

Oleh Saidiman Ahmad

Tilly menyebut peran sentral kelompok kriminal dalam pembentukan negara. Pada mulanya adalah kelompok kriminal atau gengster. Ada kebutuhan koalisi antar gengster untuk menjaga wilayah teritori dari serangan geng lain. Pada tingkat yang lebih besar, itulah yang kemudian menjadi negara. Mereka yang kuat kemudian memperoleh apa yang disebut legitimasi. Sementara yang kecil dan lemah akan disebut sebagai pemberontak.

16/08/2010 10:00 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (6)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 1 halaman

entahlah, sepertinya polri tak kuasa untuk setidaknya mereduksi agresifitas ‘ormas anarkhi tersebut… atau jangan-jangan malas bekerja (berfikir) saja.

#1. Dikirim oleh guhtriyana  pada  16/08   07:14 PM

Pemerintah macam apa di DKI itu?mengamankan kota-nya sendiri aja ga sanggup!preman berjubah kemunafikan yang di suruh jaga kota!yang di ajak musyawarah dgn kepala dingin ga mau,uda begitu sok suci & benar sendiri lagi!mending jadi aja preman sekalian!!

#2. Dikirim oleh maulana  pada  17/08   05:27 PM

Pemerintah provinsi yang goblok!preman berjubah kemunafikan malah di gandeng

#3. Dikirim oleh maulana  pada  17/08   05:29 PM

aku ingat lagunya mansur S. pagar makan tanaman, hehehe, wong yang bikin onar malah dirangkul jadi pengaman, apa pemerintah sudah tidak punya power lagi, apakah pemerintah kita takut sama FPI,

#4. Dikirim oleh kang son  pada  17/08   05:34 PM

wah ngomongin negara semakin stroke ja xixixii…
semoga terjadi revolusi dindonesia tercinta ini

#5. Dikirim oleh dana  pada  28/08   03:53 AM

bagaimanapun,.. FPI juga ada peran terhadap pemberantasan oknum2 maksiyat,.. tapi disatu sisi,.. saya kurang sepakat dengan tindakan 2 anarkisme ala FPI… btw,.. saya ditengah.. he3

salam hangat,.. sukses selalu

#6. Dikirim oleh syiah  pada  28/03   05:36 PM
Halaman 1 dari 1 halaman

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?