Editorial,
05/08/2010

Khadijah Tak Berpuasa Ramadan

Oleh Abdul Moqsith Ghazali

Dari kupasan itu kita tahu bahwa sejumlah Sahabat Nabi banyak yang meninggal dunia tanpa menjalankan puasa Ramadan. Khadijah binti Khuwailid, isteri Nabi Muhammad, pun tak pernah menjalankan puasa Ramadan. Bahkan, Khadijah juga tak sempat menjalankan shalat lima waktu, juga zakat, karena semuanya disyariatkan ketika yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

05/08/2010 12:37 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (50)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 3 dari 3 halaman < 1 2 3

Allah Maha Mengetahui apa-apa yang ada didalam pikiran manusia, sesungguhnya Islam adalah agama yang memberi peringatan kepada umat manusia, dan sesungguhnya neraka itu sangat panas… dunia sudah semakin tua, dan sudah saatnya kita menjalankan perintah-Nya sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan Hadist, apa yang bisa kita sombongkan di dunia ini, semua milik Allah… manusia, hewan, malaikat, iblis dan jin hanya ciptaan-Nya, Allah menilai ciptaannya berdasarkan kebaikan yang ada dalam perintah-Nya, kita bisa menjadi ‘tuhan’ di dunia, dengan segala macam pemikiran ‘keegoisan’ kita sendiri, tapi ingat kebenaran hakiki hanya milik Allah, mari kita semua mohon ampunan-Nya.. semoga pintu ampunan masih terbuka untuk kita….

#41. Dikirim oleh Muallaf  pada  18/11   07:37 PM

hihihi lucu :D
satu pertanyaan saya : adakah BUKTI khadijah gak puasa? smile

#42. Dikirim oleh dian  pada  19/11   09:21 AM

Ketahuilah, ajaran islam mengutip dari yahudi, yahudi mengutip dari Mesir Kuno, mengambil dari Peradaban SUNDA, ketika Gunung KRAKATAU sudah meletus 11 Ribu Tahun Yg Lalu !!

#43. Dikirim oleh SoeDADANG  pada  19/11   09:37 AM

ya iya laaa risallah belum turun waktu beliau wafat, setelahnya hukum2nya sudah jelas dan dosa bagi mereka yang dengan sengaja menginggalkan yang wajib. siksa Allah adalah pedih sila boleh tunggu.

#44. Dikirim oleh muse  pada  19/11   09:37 AM

yang jelas, sholat sdh disyariatkan sblm nabi Hijrah kemadinah. namun pensyariatannya melalui sunah nabi. dengan dalil, setelah nabi kembali dari isro’ mi’roj, nabi dan siti khodijah serta Ali, mereka sholat berjamaah dirumah Nabi.

#45. Dikirim oleh wandie123  pada  09/12   09:37 AM

Akhmad Ikhsanuddin

#46. Dikirim oleh wandie123  pada  09/12   09:47 AM

Dalam hal agama (keyakinan) kok minta bukti, paling2 ya kata orang, kata buku, kata kyai, kata ulama dsb. Hanya saja karena terdapatnya banyak sumber yang membahas suatu permasalahan, maka diperlukan logika dan setiap orang (tanpa dibatasi)diberi kebebasan untuk menafsirkan. Jadi kisah2 dalam agama manapun tidak akan bisa dibuktikan, sehingga hanya ada 2 kemungkinan yaitu bisa benar dan bisa salah. Jadi, tinggal yakin atau tidak. Tapi perlu diingat, bahwa antara yang yakin dan tidak yakin tidak boleh dibenturkan karena hanya akan mendatangkan malapetaka saja.

#47. Dikirim oleh Sampurna  pada  18/12   08:18 PM

buat P’ Moqshit en de geng, jika menurut anda semua agama itu(selain islam) benar dan akan masuk syurga, maka jika anda seorang muslim saya men-changelenge anda untuk segera meninggalkan agama islam dan beralih ke agama lain yang menurut anda semuanya benar, saya men-challange anda untuk membuktikan teori2 anda, karena teori tanpa praktek adalah omong kosong, bagaimana beranikah anda ?

#48. Dikirim oleh abdillah  pada  22/02   12:56 PM

Bilang aja kalo cak dul moqsith pengen ga puasa, gpp kok. Ponakan saya hingga sekarang ada juga yang belum puasa.

#49. Dikirim oleh stankoviƧ  pada  02/08   09:36 AM

Hahahaha… Ya iyalah… Shalat 5 waktu turun setelah Khadijah meninggal. Kalo shaum Ramadhan juga setelah di Madinah… Hahahaha GJ lu… :p

Namanya juga Jaringan Islam yang Lebay…!!! raspberry

Bangga banget sih… Geli dah gua… hahaha raspberry

#50. Dikirim oleh Eka YN  pada  02/08   09:56 AM
Halaman 3 dari 3 halaman < 1 2 3

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?