Pernyataan Pers,
18/07/2009

Masyarakat Indonesia Anti-Kekerasan

18/07/2009 08:13 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (30)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 2 dari 2 halaman < 1 2

Kepada orang yang pingin mengorbankan nyawanya untuk hal yang sesat.

Aku ga habis percaya mengapa orang Malaysia bisa ngibulin kita orang Indonesia dengan ideology sesatnya. Mereka datang ke Indonesia-mempengaruhi orang Indonesia untuk nyerahin jiwa dan raganya buat sesuatu yang sesat. Mati konyol. Mengapa mereka nggak merekrut orang Malaysia untuk menjadi untuk nyerahkan jiwa dan raganya buat Jihad sesat ini? Ngapain kita orang Indonesia mau aja dikibulin?

Aku jadih sedih lihat orang yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk hal yang sesat ini.

Jagan jadi tetap menjadi bangsa hamba sahaja. Belanda dan Jepang udah minggat- Indonesia dah merdeka. Nggak ada yang jajah kita lagi. Jadi jangan mau jadi seperti lembuh yang hidungnya ditusuk. Ikut aja apa kata tuannya.


Jonny

#21. Dikirim oleh Jonny  pada  30/08   11:42 AM

bahwa surga itu ada
kematian segera
...
percayakah bahwa surga
dengan pintu “bom”
teriakan “Allahu Akbar” ompong
sekali lagi,
terlahirlah surga yang kosong

#22. Dikirim oleh ochidov  pada  31/08   06:48 PM

kalau dipikir2…. teroris itu membom tempat2 yg tidak baik/maksiat karena sudah keterlaluan tempat maksiat tersebut. dan juga pemerintah sudah tidak open lagi akan hal tempat maksiat tersebut, maka mungkin mereka tidak senang dengan adanya tempat tersebut dan hal yng mereka lakukan adalah menghabiskan semua itu.. yaa dengan cara membom….siapa yg harus kita salahkan????? Pembom atau Pemerintah???????? h

#23. Dikirim oleh Pakpahan  pada  06/09   01:23 PM

sadara latif hadis yang memerintah amar ma’rtuf dengan tangan itu sohih dan kita kembalikan kepada pemahaman salaf yang mana kewajiban amar ma’ruf dengan tangan itu wajib bagi pemerintah, jadi yang salah pemerintahnya yang gakmau melaksanakan kewajiban kepemerintahan.

#24. Dikirim oleh ain  pada  07/09   03:50 PM

Kekerasan model bom bunuh diri jelas tidak sesuai dengan ajaran Islam. Lalu ajaran siapa?. Untuk para peneliti mohon kiranya dipelajari mungkinkah kejadian2 itu berasal dari pihak luar Islam yang jelas ingin menghancurkan Islam dari dalam, yaitu dengan menghembuskan semangat jihad dengan cara yang salah kepada segelintir anak bangsa.

#25. Dikirim oleh Kamaludin  pada  29/09   05:28 AM

semakin terang gambaran kebenaran firman Tuhan dalam Al-Qur’an “Rusaknya alam karena ulah-ulah tangan manusia.

#26. Dikirim oleh aZIZ  pada  30/09   07:18 PM

mengharukan, rasa nasionalisme sudah sedemikian terpatri dalam jiwa penulis comment2 sampai 20 komen. tidak dipungkiri ini mewakili rasa nasionalisme bangsa Indonesia.

Akan tetapi seorang muslim sejati tidak mempunyai batasan negara. setiap tanah yang dipijak, setiap langit yang dijunjung adalah milik Allah tuhannya umat Islam dan tidak ada lagi selain tuhan selain tuhannya umat islam. yang lain tuhan palsu yang muncul dari individualitas kesepian yang tidak berfikir secara universal.

jadilah manusia yang berfikir global dengan pijakan islam. saat menjadi seorang muslim, sangat sah ketika muslim lain disakiti di belahan dunia lain kemudian dibalas disini.

Keuntungan 300% bukan hakikat kemenangan. sistem ekonomi kapitalis di indeks, secara nyata menunjjukkan feodalisme yang kental, hukum rimba yang kuat berdiri diatas yang lemah.

Islam menghormati keyakinan yang lain tapi status selain islam tetap kafir. selama orang kafir tidak menyakiti muslim lainnya dipersilahkan untuk berekonomi, bermuamalah, berkehidupan sosial dengan yang lainnya. namun ketika menyakiti, pasti tidak sungkan-sungkan akan disakiti lagi.

#27. Dikirim oleh deen  pada  31/12   04:05 AM

Salam damai dalam kasih Tuhan,
Saudaraku sekalian, melalui tulisan ini saya, seorang kristiani, meminta tolong kepada saudara sekalian dari JIL. Bahwasannya telah lama terjadi penindasan dan provokasi yang ironisnya terjadi di lingkungan masjid. Di beberapa masjid, kalau tidak dapat dikatakan banyak, telah terjadi tindakan penghinaan dan penodaan terhadap keyakinan kami. Penghinaan dan penodaan tersebut berupa ceramah dan buku-buku ataupun CD yang sangat provokatif dan menghakimi (contoh: oleh Hj irenne handoko).
Sengaja kami meminta tolong kepada saudara sekalian karena kami rasa itu sebagai cara terbaik untuk menghindari efek negatif yang mungkin timbul apabila ditegur oleh orang yang beda keyakinan.
Kami juga berjanji untuk melakukan hal serupa apabila terjadi penghinaan pada agama anda.
Sekian dan terimakasih. Semoga kasih Tuhan senantiasa menaungi anda dan keluarga.

#28. Dikirim oleh ricardo triharis  pada  01/02   08:38 AM

eehm….katanya kebebasan,so biarin j pd ngebom….mkn yg tukang ngbom orang2 JIL yg menganut kebebasan yg sebebas2nya….dasar JIL lempar batu sembunyi tangan.

#29. Dikirim oleh idhan  pada  24/08   12:40 AM

@ricardo….lah ngapain memperingatkan.kn kebebasan.jd kt hormati juga dnk provokasi mrk…kl g trima,lwt jaluh hukum j.kn negara kt negara hukum.santai bro.kn kt kaum liberal.bebas bro….hidup JIL

#30. Dikirim oleh idhan  pada  24/08   12:44 AM
Halaman 2 dari 2 halaman < 1 2

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?