Melacak Jejak Gereja di Timur-Tengah
Oleh Faiz Manshur
Semenjak kelahirannya di bumi berabad-abad lalu, gereja telah memiliki pengalaman sejarah yang panjang dan berliku-liku. Kehadiran buku karangan Anton Wessels ini akan memberikan kesaksian berbagai kisah-kisah gereja yang sangat beragam. Lebih menarik kemudian, ketika isi buku ini ternyata berbicara secara runtut mengenai sejarah kemunculan geraja di jazirah Timur-Tengah.
Komentar
Kalau Islam dan Kristen serta agama lain bisa berdampingan sebagaimana yang pernah dipraktekkan Nabi jaman dulu, tentu tidak akan muncul konflik-konflik antar agama. Agama dalam hal ini institusi sosial di mana fungsinya sebagai sarana beribadah kepada Tuhan, ternyata justru salah karena dianggap tujuan oleh umat beragama itu sendiri. Umat Islam misalnya, masing banyak yg beranggapan bahwa Islam adalah kebenaranan mutlak yang vis a vis dengan agama lain. Seolah-olah karena agama lain salah, maka harus masuk Islam.
Tantangan umat Islam sekarang adalah bersikap bijak terhadap keragamaan dalam keagamaan. Biarkan saja gereja dan masjid terus menjadi bagian dari institusi kegamaan masing-masing. Tak perlu takut pada kristenisasi atau islamisasi.
Evi Handayani
Nabi benar, tidak pernah menganggap bangunan entah masjid atau gereja sebagai hal yang sakral. Toh, kata masjid yang benar devinisinya adalah bumi; bumi sebagai masjid kecuali WC.
Jadi penting untuk mengatakan bahwa salat itu sah di gereja. Nggak ada larangan kan?
Ketika Jesus dilahirkan tiga raja Arab datang mengunjungi Bunda Maria. Raja Harold memerintahkan tentara Romawi membunuh semua bayi yang berumur dibawah dua tahun. Bunda Maria melarikan Jesus ke Mesir untuk mendapatkan perlindungan dari masyarakat Arab di Mesir. Jesus dilahirkan dari keluarga Yahudi. Agama orang Yahudi bernama Judaica. Orang Yahudi percaya bahwa mereka adalah bangsa pilihan Tuhan atau anak2 Tuhan karena Israel adalah anak Tuhan (Alkitab Perjanjian lama Keluaran 4:22). Ajaran Jesus bertentangan dengan agama Judaica sehingga terjadi permusuhan antara agama Judaica dan agama Kristen. Ketika seorang yang kemasukan Setan dibawa kepada Jesus; orang tersebut dapat disembuhkan oleh Jesus; akibatnya orang2 Yahudi mengangap Jesus menyebarkan ajaran Setan atau Jesus adalah anak Setan (Alkitab Perjanjian Baru Matius 12:22-25). Orang Yahudi berusaha keras menghilangkan agama kristen dari muka bumi. Jesus dihukum mati ditiang salib dan murid2 Jesus atau pengikut2 Jesus dijadikan makanan singa yang lapar di Collesium. Sebagian pengikut Jesus dibuang ke Eropa dan dijadikan budak di Eropa. Agama Kristen tidak dapat berkembang di Palestina dan agama Kristen merupakan agama terkecil di Palestina atau di tempat kelahiran Jesus karena agama Kristen mendapat hambatan keras dari orang2 Yahudi yang bekerja sama dengan tentara Romawi. Banyak orang Arab yang meninggalkan berhala dan menjadi pemeluk agama Kristen.
Pembunuhan orang2 Kristen di Palestina menyebabkan orang2 Arab yang beragama Kristen memohon bantuan dari orang2 Arab di Selatan. Nabi Muhammad mengirimkan tentara Islam untuk menyelamatkan ummat Kristiani yang sedang dimusnahakan dari muka bumi oleh ummat Yahudi yang bekerja sama dengan pemerintah Romawi. Setalah Nabi Muhammad meninggal dunia pada tahun 632; penyelamatan ummat Kristiani dilanjutkan oleh Umar Bin Khatab. Tentara Islam berhasil mengalahkan tentara Romawi dan menyelamatkan ummat Kristen. Umar Bin Khatab juga mendamaikan permusuhan antara ummat Yahudi melawan ummat Kristen. Sebagai tanda terima kasih kepada ummat Islam; pendeta2 Arab menyuruh Ummar melaksanakan sembahyang didalam Gereja. Pendeta2 Arab juga menjual tanah tempat pembungan sampah yang dimiliki oleh Gereja kepada ummat Islam. Masjid Al Aqsa dibangun diatas tanah tempat pembuangan sampah yang dibeli oleh ummat Islam. Pendeta2 Arab tersebut menghendaki ummat Islam membangun Masjid disebelah Gereja supaya ummat Islam dapat selalu melindungi ummat Kristen dari serangan tentara Romawi atau kemarahan ummat Yahudi. Jerusalam dirubah nama kota tersebut oleh Umar Bin Khatab menjadi AL QUDUS yaitu kota suci tiga agama yaitu agama Judaica, agama Kristen dan agama Islam. Ummat Islam adalah juru selamat ummat Kristen.
Budak2 Kristen yang dibuang ke Eropa oleh ummat Yahudi yang bekerja sama dengan tentara Romawi berkembang dan menyebarkan agama Kristen. Agama Kristen dapat berkembang denga cepat dan dapat mengalahkan agama asli di Eropa yaitu agama Pagan (penyembah berhala dan patung). Banyak orang Kristen yang membalas dendam kepada ummat Yahudi di Eropa. Hitler membunuh 6 juta orang2 Yahudi pada Concentration Cam (Holocaust). Pemimpin Gereja Catholik yang tertinggi (Paus Paulus) mengajukan permohonan maaf atas semua kesalahan ummat Kristiani kepada ummat Yahudi sebelum tahun 2000 berahir. Permohonan maaf tersebut disampaikan keseluruh dunia melalu CNN, ABC, NBC, Voice of America dan media massa lainnya. Banyak orang Yahudi di Eropa mengungsi dari Eropa dan melarikan diri ke Palestina. Perserikatan Bangsa Bangsa membagi dua wilayah Palestina untuk orang Arab dan untuk orang Yahudi. Penduduk Palestina adalah Arab Palestina dan Yahudi Palestina. Ummat Yahudi menamakan wilayah Palestina yang diberikan oleh PBB kepada ummat Yahudi; ISRAEL. Sekarang Palestina merupakan negara tetangga Israel. Pemerintah Israel harus merebut wilaya Palestina yang dimiliki oleh orang Arab. Tentara Israel membunuh penduduk asli Palestina dan mengusir penduduk asli Palestina keluar Palestina atau keluar negri. Pemerintah Israel memerlukan tanah Palestina untuk membangun perumahan Yahudi atau permukiman Yahudi yang terus datang dari seluruh dunia. Orang Arab Palestina beragama Islam, Kristen dan Atheis.
Ein karim adalah salah satu kota bersejarah agama Kristen; disana Bunda Maria memberikan air minum kepada Jesus. Penduduk kota Ein Karim 100% adalah orang Arab yang beragama Kristen. Kota Dar Yassi adalah kota bersejarah agama Kristen; disana Bunda Maria beristirahat dan memperbanyak perbekalan ketiak Bunda Maria melarikan Jesus ke Mesir untuk mendapat perlindungan orang2 Arab di Mesir. Penduduk kota Dar Yassin adalah 100% orang Arab yang beragama Kristen. Sekarang kedua kota bersejarah tersebut telah ditinggalkan oleh orang2 Arab Kristen karena mereka diusir dan dibunuh oleh tentara Israel. Jika ummat Islam tidak melawan tentara Israel; maka semua kota bersejarah agama Kriten telah hilang dari atlas. Ummat Islam adalah juru selamat ummat Kristen dan juru selamat kota2 bersejarah agama Kristen. Ummat Islam harus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur politik, jalur ekonomi dan jalur diplomasi; karena pemerintah Israel akan terus memperluas wilayahnya sampai Maccah dan Madinah jatuh ke tanngan Israel.
KEPADA ISLAM LIB YANG SAYA HORMATI; SAYA MEMOHON TULISAN SAYA INI DICETAK SEGERA; SUPAYA UMMAT ISLAM DI TANAH AIR DAPAT SEDIKIT MENGERTI KONFLIK ANTARA PALESTINA DAN ISRAEL. ATAS KEBAIKAN HATI ISLAM LIB SAYA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH. SEMOGA ALLAH MENAMBAH ILMU PENGETAHUN SEJARAH UMMAT ISLAM DI TANAH AIR.
Begitu banyak gereja di timur tengah yang masih aktif dari dulu sampai sekarang. Sementara semenjak jatuhnya andalusia ke tangan orang kristen, tidak ada mesjid yang mampu bertahan hidup di sana.
Menyedihkan sekali penulis masih sempat memojokkan kaum muslimin dengan mengatakan bahwa telah terjadi pemaksaan terhadap orang kristen untuk masuk Islam. Dengan melupakan fakta bahwa di jantung peradaban Islam, gereja terpelihara. Sementara di jantung Andalusia, setelah jatuh ke tangan kristen, tidak ada mesjid yang berdiri. Ke mana perginya ribuan kaum muslimin di Andalusia? ribuan mesjid di sana?
Benar...dengan iman kita tidakperlu takut islamisasi maupun kristenisasi,… karena Tuhan akan meneguhkan orang yang beriman…
Ketika media menggembar-gemborkan kristenisasi, janganlah sepenuhnya percaya, saya orang kristen di ipb....tetapi saya tidak pernah mngintimidasi orang-orang islam agar mau memeluk kristen seperti yang dituduhkan SAbili (silahkan diberi sensor) ...namun akibatnya saya selalu dipandang berbeda....oleh teman-teman saya..
orang-orang tanpa toleransi, saya rasa adalah kaki tangan iblis.... ketika ia membunuh orang yang tidak berdosa hanya karena dendamnya...sama saja dengan orang munafik yang selalu berlindung atas nama jihad dan agama....
jangan samakan kita dengan mereka kaum-kaum gelap....
Dalam Islam tidak pernah ada perintah untuk memaksa seseorang masuk dalam Islam, apalagi memakai kekerasan.
Agama lain akan aman dan tenteram apabila Islam menjadi mayoritas seperti jaman Nabi dahulu, hidup berdampingan dalam kedamaian, tetapi apabila Islam menjadi minoritas selalu saja teraniaya, contoh konkrit, Ambon, Bosnia dan masih banyak lagi.
Kami orang Islam tidak pernah memandang sebelah mata terhadap orang-orang kristen, apalagi berniat mengislamkan mereka dengan paksa. Orang-orang yang mengaku ISLAM lah yang membuat kerusakan di muka bumi dalam rangka menghancurkan ISLAM.
Kita memang harus bertoleransi, tetapi kalo akidah kita sudah diacak-acak, Agama kita sudah dirusak APAKAH KITA MASIH HARUS BERDIAM DIRI?. Dalam batas mana toleransi itu harus kita gunakan.
Orang ISLAM tidak pernah berniat untuk mengotak atik AGAMA LAIN dengan memalsukan ajaran-ajaran AGAMA tersebut, tetapi kenapa ada AGAMA LAIN yang ingin memalsukan ajaran AGAMA ISLAM untuk mengacaukan akidah orang-orang ISLAM.
Sekali lagi jangan menyamaratakan TOLERANSI dengan MENGUBAH prinsip-prinsip AGAMA yang kita anut dan mengorbankan aqidah yang kita miliki.
Sayangnya banyak orang yang justru dari PESANTREN aqidahnya rusak dengan mengatasnamakan TOLERANSI, seperti mengubah-ubah isi ALQURAN dan membuat aturan-aturan agamanya sendiri.
Saya bukan luluan pesantren, bukan pula orang yang agamais, Islam saya hanyalah ISLAM keturunan yang saya dapat semenjak saya lahir, tetapi prinsip-prinsip AGAMA saya pegang, ALQURAN saya jadikan pegangan, saya juga menghormati orang-orang Kristen bahkan sahabat-sahabat saya kebanyakan adalah orang Kristen.Tetapi itu tidak mengubah AQIDAH yang saya miliki, tidak menjadikan yang HARAM itu HALAL dan yang HALAL itu HARAM, tidak membuat saya membuat penapsiran penapsiran sendiri mengenai AGAMA SAYA untuk menyesuaikannya dengan KEPANTASAN UMUM.
AGAMA BUKAN UNTUK MAIN-MAIN, BUKAN SEPERTI MAIN SINETRON YANG TIAP SAAT BISA BERGANTI-GANTI PERAN SESUAI DENGAN SKENARIO YANG DIINGINKAN. AGAMA ADALAH BEKAL KITA UNTUK MENGHADAP SANG PENCIPTA KELAK APABILA KITA MENGHADAPNYA, DIMANA KITA AKAN MEMEPERTANGGUNGJAWABKAN SEMUA PERBUATAN KITA. ISLAM ADALAH ROHMATAN LILALAMIN, ANDA SUKA SILAHKAN MEMELUKNYA, ANDA TIDAK SUKA TIDAK DIPAKSA, TETAPI JANGAN MENGADA-NGADA.
Saya sangat mengharapkan penjelasan karena ada sebagian umat Muslim beranggapan bahwa tidak layak seorang Muslim berada dilokasi yang menjadi kegiatan umat Kristen misalnya Gedung Gereja bahkan saya pernah mendengar bahwa tempat2 umat Kristen itu najis dan haram untuk disentuh.
Pemahaman saya bahwa dimana saja tempat kita dapat gunakan untuk melakukan kegiatan keagamaan asalkan jangan ditempat yang sudah jelas tidak layak seperti dikandang hewan ataupun di WC. Bahkan ditempat yang dikatakan daerah prostitusipun kita dapat lakukan kegiatan keagamaan asalkan kita berada dilokasi tersebut bukan untuk kegiatan yang negativ. maksud saya seumpama saat kita lakukan penyuluhan mengenai bahaya AIDS dan mengajak kembali kejalan yang dikehendaki Allah dilokasi prostitusi dan saat itu kita harus melakukan sholat, sedangkan Masjid atau langgar jauh dari lokasi tersebut tentu tidak ada salahnya dilakukan asalkan dengan hati dan niat yang baik.
Mohon penjelasan, terima kasih.
Saya sangat mengharapkan penjelasan karena ada sebagian umat Muslim beranggapan bahwa tidak layak seorang Muslim berada dilokasi yang menjadi kegiatan umat Kristen misalnya Gedung Gereja bahkan saya pernah mendengar bahwa tempat2 umat Kristen itu najis dan haram untuk disentuh.
Pemahaman saya bahwa dimana saja tempat kita dapat gunakan untuk melakukan kegiatan keagamaan asalkan jangan ditempat yang sudah jelas tidak layak seperti dikandang hewan ataupun di WC. Bahkan ditempat yang dikatakan daerah prostitusipun kita dapat lakukan kegiatan keagamaan asalkan kita berada dilokasi tersebut bukan untuk kegiatan yang negativ. maksud saya seumpama saat kita lakukan penyuluhan mengenai bahaya AIDS dan mengajak kembali kejalan yang dikehendaki Allah dilokasi prostitusi dan saat itu kita harus melakukan sholat, sedangkan Masjid atau langgar jauh dari lokasi tersebut tentu tidak ada salahnya dilakukan asalkan dengan hati dan niat yang baik.
Mohon penjelasan, terima kasih.
mungkin bila dini ialah benar seorang remaja seperti saya.....saya sangat setuju akan pernyataannya....
walau saya bukan seorang yang agamawi ataupun seorang yang aktif dalam bidang keagamaan...tetapi saya sangat menghormati perbedaan yang ada dalam lingkungan kita...karena 12 tahun saya hidup di dua lingkungan ‘asli’ yang amat berbeda, saya sekolah di sekolah katolik, tetapi tinggal di lingkungan islam yang kurang menghargai perbedaan,… bagaimanapun kerasnya cobaan batin yang kita hadapi kita harus berusaha untuk mencari penyelesaian sendiri untuk masalah kita, kita harus menjadi penengah dalam dua hal yang jika dibiarkan dari hal yang paling kecil seperti ini saja bisa menjadi hal yang besar dan akan menghancurkan kita sendiri terutama kita sebagai umat muslim....
Alhamdulillah hingga sekarang pekerjaan saya itu tidak sia-sia.....semua teman-teman lingkungan rumah saya sudah berpikir lebih maju dan rasional menghadapi situasi perkembangan kehidupan keagamaan saat ini
tetapi semoga hal itu bukan menjadi pelemah persatuan kita melainkan memperkuat persatuan kita sebagai bangsa yang majemuk dan islam yang rohmatan lil alamin....
assalammualaikum wr.wb. semoga rahmat dan hidayah Allah senantiasa bersama kita semua.. amin sebelumnya saya sempat terpesona dengan artikel tersebut, namun seteleh saya baca ada keheranan dalam diri saya apakah motif penulisan artikel ini?? apakah motif melindungi kristen?? perlindungan yg dilakukan oleh Rasullullah tentu ada alasannya sebagaimana yang dilakukan oleh Umar Ra. Saya harap penulis yang bersangkutan bisa melihat apa dan bagaimana seharusnya perlindungan tersebut dilakukan agar di kemudian hari orang lain yang membaca artikel anda tidak terjerumus, karena tulisan ini tampak terlalu gegabah dalam memahami bentuk perlindungan yang dilakukan oleh para pendahulu kita. Dan.. Sebagai tanggapan terakhir saya hendaknya sebelum bisa melindungi pihak lain kita sebaiknya mawas diri sebgai umat Islam, bahwasanya kita sendiri terkadang belum bisa memberi perlindungan kepada Saudara2 kita sesama umat Muslim yang ada di Palestina. ITULAH YANG SEHARUSNYA LEBIH KITA PIKIRKAN!! Terimakasih atas kolom tanggapan ini yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk keluarnya ide dan tanggapan saya serta situs Islam Liberal yang memberikan kepada saya banyak wacana dan pengetahuan baru.
Wassalammualaikum wr.wb.
TTD WijiYudhi
Sya sangat senang sekali dengan komunitas ini,adakah perwakilan nya di bandung?Luar biasa sekali..menemukan pemikiran2 yg bisa menyejukkan hati para kaum minoritas,hal2 ini dpt mengubah pandangan kita yang dulunya seringkali terjebak dalam jurang2 kepicikan yang sempit dan pemaksaan pandangan maupun tindakan2 yang hanya sebatas ritual2 belaka.
sepertinya sdr menggaris bawahi bahwa sdr kita yang di palestina yang harus di pikirkan.
memang sdr kita di palestina juga perlu kita pikirkan . tapi kalau saya lebih condong sdr kita yang dekat dulu spt sesama umat beragama di Indonesia yang harus kita jaga . kalau nanti kita udah bisa aman dan damai baru kita juga ikut partisipasi ke negeri seberang.
karena kalau misal kita punya kerepotan kita pasti minta tolong sama saudara yang paling dekat yaitu sesama orang Indonesia apapun itu Agamanya. Makasih
terima kasih sdrku , kalau sdr minta pendapatku ,tapi dg catatan sdr jangan marah dan tersinggung .
kalau menurut saya si sebenarnya mengenai tempat itu sama saja ,misal sdr berdoa di dekat gereja itupun saya angap ngga najis ,karena toh kita tujuannya sama sebenarnya yaitu untuk memuliakan da menyembah Tuhan YME satu satunya .
jadi menurut saya dan kebetulan saya beragama katolik : marilah kita hidup rukun dan saling berdampingan baik itu rumah tangga maupun tempat ibadahnya .
karena kalau kita selalu punya rasa curiga ataupun prasangka yang tidak baik atau apalah terhadap pemeluk agama lain, maka hidup kita sendiri tidak akan tentram.
semoga kita semua dapat hidup bersama di negri Indonesia tercinta ini Amin
Bagaimana mungkin bisa berpendapat bahwa agama Kristen terlahir dari tanah Arab, tepatnya Palestina. Kita ketahui bahwa Nabi Isa memang terlahir dari Bani Israil yang kini menebar hampir segala suku di jazirah Arab.
Tetapi perlu diketahui bahwa nabi Isa tidak pernah membawa doktrin Trinitas, dan lebih memprihatinkan bahwa kaumnya Bani Israil tidak pernah mengakui beliau sebagai nabi Allah.
Sedangkan doktrin Trinitas berkembang beberapa abad setelah masa kenabian Isa, yang dikembangi dengan beberapa konsili, salah satunya konsili Nichea.
Kesimpulannya adalah.... Perkembangan doktrin Trinitas adalah di Eropa tepatnya Yunani, hingga tanpa kita sadari nama Isabnu Maryam berevolusi menjadi Yesus, Allah yang Esa berevolusi menjadi Allah yang ber-anak dll dsb.
Sebagai buku referensi tentang keberadaan gereja di Timur-Tengah, buku ini cukup baik.
Bangunan peribadatan dalam berbagai nama, yaitu Bait Allah, Gereja, Masjid bahkan kuil sudah ada sesuai dengan perkembangan agama saat itu. Bahkan kita ingat bahwa Ka’bah, sebutan untuk Rumah Tuhan dibangun pada jaman Nabi Ibrahim A.S. Nabi besar yang menurunkan Nabi Ismail A.S. dan Nabi Ishak A.S.
Secara logis, agama Kristen memang menyebar di Timur Tengah serta jasirah Arab. Tetapi pada saat kelahiran Nabi Muhammad SAW, agama Kristen sudah banyak berubah dan tidak lagi sesuai dengan ajaran Nabi Isa A.S., dan karenanya tidak lagi menarik bagi orang-orang Arab. Mereka lebih memilih paganisme dan penyembahan berhala. Hanya sebagian kecil yang masih melakukan ibadah agama Kristen sesuai dengan ajaran Nabi Isa A.S. Dari catatan, Siti Khadijah adalah Kristen yang saleh dan termasuk orang Kristen pertama yang memeluk agama Islam, setelah suaminya Nabi Muhammad mendapatkan wahyu dari Allah SWT untuk menyebarkan agama Islam.
Tapi sebagai pembaca kita perlu secara cermat menyikapi hal-hal ataupun informasi-informasi kecil yang kurang akurat dalam buku ini. Misalnya disebutkan bahwa di daerah Yaman akan dibangun sebuah gereja. Dari catatan sejarah, dapat dilihat bahwa yang akan dibangun adalah Ka’bah tandingan, bukan bangunan gereja.
Ada baiknya, bila kita membaca pula sejarah agama-agama di Timur Tengah dah jasirah Arab, serta sejarah diturunkannya ayat-ayat Al Quran sebagai pembanding.
Selamat membaca dengan cerdik.
Buat Sdr. Schneid (Maaf kalau saya tidak menyebut nama asli anda) Is it your pseudo name?
Apakah agama Kristen terlahir di jazirah Arab? Sekarang kita lihat saja realitas agama itu sendiri, Isa Al-Masih tidak datang untuk menciptakan suatu agama atau kelompok eksklusif, tapi ia datang untuk menebus dosa. Dalam sejarah memang umat Kristen (dalam artian pengikut Kristus) memang banyak yang bermula di jazirah Arab karena pada awlanya gereja tersebar di Asia Kecil (yaitu sekarang Timur Tengah). Jadi menurut saya, sangatlah berlasan jika dikatakan “agama” ini terlahir di jazirah Arab pula.
Al-Masih memang dilahirkan secara badani dari bani Israel, dan bani Israel memang hidup di Jazirah Arabia.. namun saya tidak mengerti logika anda menghubungkan hal ini dengan pernyataan anda bahwa agama Kristen tidak mungkin terlahir dari tanah Arab.
Nabi Isa tidak membawa doktrin Trinitas? Saya kira anda pelu belajar tentang kekristenan yang benar, janganlah tergoda untuk mengutip pernyataan orang-orang tertentu yang mengaku tahu,namun sebenarnya tidak tahu. Mereka itu laksana orang buta yang mau menuntun orang buta. Saya kira doktrin ini cukup nyata di Injil.
Konsili Nicea hanyalah untuk mengkonfirmasikan pertentangan-pertentangan yang ada (jadi seperti suatu konferensi/muktamar para kyainya) dan tujuan utamanya adalah untuk membungkam ajaran-ajaran sesat.
Kesimpulannya adalah: Anda perlu belajar lebih dalam lagi. Isa Al-Masih (dalam bahasa Arab) memang adalah Yesus (dalam bahasa Yunani), juga adalah Yeshua (dalam bahasa Ibrani) Allah tidak pernah berevolusi dan tidak akan berevolusi, agama Kristen pun tidak mengenal Allah yang beranak. Kristen sesungguhnya percaya bahwa Allah dalam Triunity.
Bukankah dalam Al-Quran sendiri tersirat dalam kisah penciptaan bahwa Allah menyebut diriNya sebagai “Kami” dalam bahasa Indonesia (Dalam bahasa Arab pun artinya juga jamak)
Saran saya, janganlah mencoba memecah belah dan membingungkan orang lain dengan ajaran-ajaran yang “bingung”. Berdoalah supaya terang Illahi itu mencerahkan hati dan pikiran anda..
Wassalam, -Abdullah Masih
Assalam Walaikum,
Utk diketahui di Palestina sampai sekarang orang Kristen khususnya Ortodoks dan Katolik hidup berdampingan dengan damai dengan saudara mereka yg beragama Islam, apalagi mengingat fakta bahwa mereka adalah orang Arab Palestina yg bersama-sama berjuang demi kedaulatan Republik Islam Palestina (Islamic Republic of Palestine) yang merdeka dari negara Israel yang ZIONIS.
Ingatlah pada tahun 2003 (bila saya tidak salah) ada beberapa anggota gerakan militan pro-kemerdekaan Palestina Brigade Militer Al-Aqsa (yang sudah pasti Muslim) bersembunyi dalam Gereja di mana diyakini bahwa di tempat itu Yesus Kristus/Isa Al-Masikh dilahirkan oleh Bunda Perawan Maria untuk menghindari serangan Israel, dan di dalamnya mereka disokong penuh oleh penghuni Gereja tsb hingga akhirnya mereka melarikan diri dengan selamat dari tempat itu.
Presiden Palestina sekarang Yasser Arafat yang seorang Muslim fundamentalis juga tiap tahunnya pergi ke Gereja yang sama untuk merayakan Natal dan Paskah bersama warga Kristen Palestina, selain pergi ke masjid Al-Aqsa untuk merayakan hari-hari keagamaan Islam. Ia bahkan menyerukan agar warga Kristen diberi hak sama seperti warga Muslim.
Dalam faktanya mereka hidup secara harmonis nyaris tanpa konflik, orang Islam datang ke rumah sahabatnya yang Kristen untuk merayakan Natal dan sebaliknya orang Kristen datang ke rumah sahabatnya yang Muslim untuk merayakan Idul Fitri. Gerakan-gerakan perlawanan seperti Fatah, Hamas, dan Al-Aqsa bahkan tidak pernah menyerukan anggotanya untuk membunuh warga Kristen Palestina, kecuali untuk yang menjadi mata-mata Zionis, tetapi hal ini juga berlaku untuk mereka yang Muslim.
Pimpinan gerakan Hamas seperti alm. Abdul Aziz Ar-Rantissi dan Khaled Meshaal ketika ditanya tentang eksistensi warga Kristen di Palestina bahkan pernah berucap, “Di mata saya orang Islam dan Kristen di Palestina adalah sama. Agama mereka memang Kristen, tetapi kebudayaan dan peradaban mereka adalah Islam. Oleh sebab itu kami melindungi warga Kristen Palestina sama seperti kami melindungi warga Palestina yang Muslim.” Untuk diketahui ada beberapa orang Kristen yang merupakan pendiri gerakan perlawanan HAMAS, dan di antara mereka yang paling menonjol adalah George Habbas.
BAYANGKAN! Sedangkan Muslim dan Kristen di Tanah Air saja selalu berembug tanpa ada jalan keluar. Sedangkan di Palestina yang warganya 98% Muslim (bandingkan dengan Indonesia yang sekitar 89% nya Muslim) mereka dapat masih hidup bersatu! Sebaiknya jadikanlah ini sebagai pelajaran yang berharga demi terbentuknya toleransi di Indonesia.
NB: Kristen bukan KAFIR! Kami juga berserah diri kepada ALLAH Yang Esa.
Wassalam
Assalam Walaikum,
Utk diketahui di Palestina sampai sekarang orang Kristen khususnya Ortodoks dan Katolik hidup berdampingan dengan damai dengan saudara mereka yg beragama Islam, apalagi mengingat fakta bahwa mereka adalah orang Arab Palestina yg bersama-sama berjuang demi kedaulatan Republik Islam Palestina (Islamic Republic of Palestine) yang merdeka dari negara Israel yang ZIONIS.
Ingatlah pada tahun 2003 (bila saya tidak salah) ada beberapa anggota gerakan militan pro-kemerdekaan Palestina Brigade Militer Al-Aqsa (yang sudah pasti Muslim) bersembunyi dalam Gereja di mana diyakini bahwa di tempat itu Yesus Kristus/Isa Al-Masikh dilahirkan oleh Bunda Perawan Maria untuk menghindari serangan Israel, dan di dalamnya mereka disokong penuh oleh penghuni Gereja tsb hingga akhirnya mereka melarikan diri dengan selamat dari tempat itu.
Presiden Palestina sekarang Yasser Arafat yang seorang Muslim fundamentalis juga tiap tahunnya pergi ke Gereja yang sama untuk merayakan Natal dan Paskah bersama warga Kristen Palestina, selain pergi ke masjid Al-Aqsa untuk merayakan hari-hari keagamaan Islam. Ia bahkan menyerukan agar warga Kristen diberi hak sama seperti warga Muslim.
Dalam faktanya mereka hidup secara harmonis nyaris tanpa konflik, orang Islam datang ke rumah sahabatnya yang Kristen untuk merayakan Natal dan sebaliknya orang Kristen datang ke rumah sahabatnya yang Muslim untuk merayakan Idul Fitri. Gerakan-gerakan perlawanan seperti Fatah, Hamas, dan Al-Aqsa bahkan tidak pernah menyerukan anggotanya untuk membunuh warga Kristen Palestina, kecuali untuk yang menjadi mata-mata Zionis, tetapi hal ini juga berlaku untuk mereka yang Muslim.
Pimpinan gerakan Hamas seperti alm. Abdul Aziz Ar-Rantissi dan Khaled Meshaal ketika ditanya tentang eksistensi warga Kristen di Palestina bahkan pernah berucap, “Di mata saya orang Islam dan Kristen di Palestina adalah sama. Agama mereka memang Kristen, tetapi kebudayaan dan peradaban mereka adalah Islam. Oleh sebab itu kami melindungi warga Kristen Palestina sama seperti kami melindungi warga Palestina yang Muslim.” Untuk diketahui ada beberapa orang Kristen yang merupakan pendiri gerakan perlawanan HAMAS, dan di antara mereka yang paling menonjol adalah George Habbas.
BAYANGKAN! Sedangkan Muslim dan Kristen di Tanah Air saja selalu berembug tanpa ada jalan keluar. Sedangkan di Palestina yang warganya 98% Muslim (bandingkan dengan Indonesia yang sekitar 89% nya Muslim) mereka dapat masih hidup bersatu! Sebaiknya jadikanlah ini sebagai pelajaran yang berharga demi terbentuknya toleransi di Indonesia.
NB: Kristen bukan KAFIR! Kami juga berserah diri kepada ALLAH Yang Esa.
Wassalam
Saya pernah mendapat pelajaran agama dari seorang pastor Jerman dari ordo Jesuit (saya beragama Katholik). Dikatakan bahwa yang termasuk anak Allah (istilah Kristen untuk menyatakan umat Allah) adalah semua pemeluk agama Kristen (Katholik, Protestan dll), seluruh umat Islam dan seluruh pemeluk agama lain yang takwa dan sama-sama menyembah Allah. Panggilan Allah kepada manusia tidak selalu harus seragam. Ada yang memperoleh panggilan sebagai orang Kristen, orang Islam dst. Semua agama asal dijalankan sesuai hati nurani, tidak ada yang menganjurkan pertikaian. Dikatakan oleh pastor guru saya tersebut, bahwa kalau tidak ada gereja, saya dianjurkan berdoa di tempat ibadat agama lain, termasuk ke masjid. Ikuti saja seluruh peraturan dan tata-cara berdoa di tempat ibadat tersebut. Karena hakekat berdoa adalah berbicara atau memohon kepada Allah, dengan cara apapun benar adanya. Tempat ibadat adalah rumah Allah dan tempat yang suci, sangat cocok untuk tempat kita berdoa. Kalau bisa memilih dianjurkan agar kita berdoa bersama-sama, karena dengan berjamaah (doa bersama), Allah akan lebih mendengarkan doa kita. Terbukti hanya politik dan kepentingan duniawi yang kotor yang mencari-cari perbedaan antar agama untuk menimbulkan pertikaian. Karena dalam suasana bertikai, permainan politik atau bisnis yang kotor, lebih mudah untuk dijalankan.
Komentar Masuk (42)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)