Editorial,
19/12/2011

Mengucapkan Selamat Natal

Oleh Abdul Moqsith Ghazali

“Dengan demikian, bagi umat Islam sendiri, merayakan natal sesungguhnya merayakan hari kelahiran seorang utusan Tuhan yang harus diimani, Isa al-Masih,  yang diduga jatuh pada tanggal 25 Desember. Sebagai implikasi dari keberimanan itu, semestinya umat Islam juga dibolehkan merayakan hari kelahiran Isa dan hari kelahiran para nabi lain sebelum Muhammad SAW. Sebab, Isa bukan hanya milik umat Kristiani secara komunal melainkan juga semua orang yang mengimaninya. Tokoh-tokoh besar seperti Nabi Ibrahim, Musa, Isa al-Masih dan Muhammad SAW bukan kepunyaan kelompok tertentu saja. Para tokoh itu bisa menjadi teladan dan inspirasi bagi siapa pun.”

19/12/2011 15:41 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (92)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 5 halaman 1 2 3 >  Last ›

tak ada salahnya mengucapkan selamat natal ke kawan2 atawa keluarga yang merayakannya. kalau ada fatwa yang melarang ya itu urusan masing2 saja

#1. Dikirim oleh zaindo  pada  19/12   06:29 PM

Selamat hari Natal bagi yang merayakan

#2. Dikirim oleh Dedi Wahyudi  pada  20/12   07:43 AM

Natal itu sebenarnya untuk memperingatai kelahiran Yesus, yakni Nabi Isa as yang diyakini lahir pada tanggal 25 Desember. Namun, ajaran tersebut tidak dapt dibuktikan dengan literatur Injil dan Bibel.

Bahkan dalam Injil Lucas disebutkan bahwa Nabi isa as lahir pada bulan Agustus, yakni pada musim gugur pohon kurma. Manum, oleh Paulus Liberus bahwa kelahiran Yesus dirubah pada masa Kaisar Konstantinopel pada tahun 354 yang meresmikan Natal pada 25 Desember.

Oleh karena itu, perayaan Natal tanggal 25 Desember merupakan ajaran Paulus yang menghendaki seluruh umat Nasrani bersatu dalam Natal di Roma.

Jadi dengan begitu Moqsith Ghazali menganjurkan umat Islam untuk mengucapakan selamat kepada ajaran Paulus.

Toleransi bukan berarti ikut merayakan hari raya agama umat lain, tetapi dengan mempersilahkan saja sudah bertoleransi, tidak perlu hiperbola lah, santai2 aja.

#3. Dikirim oleh acim  pada  20/12   09:07 AM

memang sangat rasional!!
trus mengapa gag sekalian aja nabi-nabi lain juga dicari tanggal lahirnya? terus diperingati juga hari kelahirannya!!
trus pas umat kristen merayakan kebangkitan isa al masih, kita semua gag pernah ribut-ribut

#4. Dikirim oleh sarohmad  pada  20/12   09:31 AM

Tulisan yang mencerahkan. Terima kasih.

#5. Dikirim oleh Mahesa Agni  pada  20/12   10:46 AM

Pak Mosdiq,

saya pribadi tidak keberatan untuk mengucapkan selamat natal dalam konteks toleransi, namun alasan pak Mosdiq untuk pengucapan itu terlalu dipaksakan jika dikarenakan kita harus “mengimani” kelahiran yesus yang masih dalam kategori “diduga”. sedangkan sudah banyak literatur yang cukup terpercaya yang menulis bahwa kelahiran Nabi Isa itu bukan tgl 25 Desember. dan orang sekaliber pak Mosdiq seharusnya menyadari itu dan tidak memaksakannya hanya karena ingin menulis soal natal.

untuk alasan pak Mosdiq bahwa kita harus mengimani, saya tidak setuju.

Ucapan saya hanya dalam rangka, bahwa saya menyadari bahwa kita harus menghormati pilihan orang lain, selama pilihan itu tidak mengganggu kepentingan umum, tidak menggangu pilihan orang lain dan selama pilihan itu menuju ke kebaikan. bukan apda perpecahan dan kerancuan atas keyakinan masing-masing.

Saya

#6. Dikirim oleh Ocehanburung  pada  20/12   03:23 PM

Kayaknya umat islam ribet amat cara berpikirnya.
Wong kafir udah mikirin bagaimana cara hidup di bulan, kita masih aja meributkan hal2 beginian.
Mau dong sebagai muslim.

#7. Dikirim oleh Jojo  pada  20/12   04:51 PM

Saya pikir tidak ada yang salah dengan mengucapkan selamat Natal, tiada bedanya dengan kita ngucapin selamat ulang tahun. Muamalah murni. Soal kelahiran Nabi Isa yang berbeda versi, tidak ada urusannya dengan pengucapan selamat Natal. Kita aja kalo Idul Fitri juga beda-beda versi. Kalo dibilang mengganggu akidah juga tidak rasional dan terlalu dipaksakan argumennya.

#8. Dikirim oleh Tohpati Ahmad  pada  20/12   05:04 PM

klo sekedar menghormati masi wajar lah pak! ucapan selamat natal dan tahun baru, it’s okay. tapi klo udah mengimani, berlebihan menurut saya.

kristen dan agama lain pun kek gitu bukan?! ngucapin hari raya idul fitri tapi ga ikutan mengimani idul fitri.

#9. Dikirim oleh admin  pada  20/12   06:00 PM

Assalamu’alaikum wrwb.

Tidak ada ruginya sama sekali mengucapkan Selamat hari natal atau hari Christmas kepada teman2 kita di kantor.

Apakah aqidah kita akan rusak? tidak
Apakah ALLAH akan marah? tidak,malah senang.
Apakah orang sekeliling kita marah? Biarkan saja.


Seharusnyalah MUI mempelopori umat Islam untuk mengucapkan nya.

Assalamu\‘alaikum wrwb
Bismilahirahmanirrahiim.

Hari Natal adalah hari Kelahiran nabi Jesus.bukankah demikian Bukankah kita umat Islam diperntahkan untuk beriman kepada kitab2 dan nabi2 sebelumnya sebagai aqidah Islam?
Dan berlaku adil serta berkasih sayang dgn mereka sebagai saudara2 seiman kepada ALLAH swt.

\“Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah( Taurat,Injil, Al quran )
dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu (yahudi,nasrani, mukmin
). QS 42:15.


Sebuah riwayat menyokong ayat diatas itu,dimana Nabi Muhammad saw menyilakan
seorang tamunya Kristen untuk sembahayang di mesdjid,rumah ALLAH.


Ini buktinya bahwa Rasul mengajarkan kepada kita untuk; menghormati agama
temannya, kedua menghormati nabi Jesus sebagai nabi ALLAH.


Ulama2 Islam fundamentalis Saudi tidak lagi mengikuti tradisi Rasulullah sawndan
perintah ALLAH.Malah ulama2 Islam Indonesia lebih suka mengikuti Ulama2 ultra
Fundamentalis Saudi yang tetap membenci kaum Kristen.


Jadi beriman kepada kitab2 dan Nabi2 sebelumnya,bukanlah hanya dgn mulut
saja,tidak ada artinya, tapi hendaklah melaksanakan dgn perbuatan.

Banyak sekali ajaran2 Jesus yang wajib kita amalkan dlm kehidupan
sehari2 yang tidak ada tertulis dlm al Quran.

Al Quran tanpa Bible ajaran Islam tidak lah sempurna,oleh karena
itu ALLAH dan Rasul memerintahkan kpd umat Islam untuk beriman
dan mengamalkan ajara2nya serta menghormati Nabi Jesus tesebut
dgn merayakan hari lahirnya,seperti kita merayakan hari lahir
Nabi muhammad saw.paling sedikit ikut mengucapkan selamat hari Natal kepada
teman2.


Tujuan da niatnya adalah berbuat baik dimana mereka berbahagia dan bergembira.

Saya tetap mempertahankan bahwa umat Islam sebaiknya menyampaikan ucapan selamat hari Natal kpd teman2 Kristen.,,karena hari kelahiran Nabi Isa as,

Wassalam

#10. Dikirim oleh alatif  pada  20/12   08:49 PM

Semoga damai Natal Membumi di Persada Indonesesia, Selamat Natal…

#11. Dikirim oleh Taifur Ridwan ( Epong)  pada  20/12   09:28 PM

nabi isa ga lahir tgl 25 dec pak… kalo saya ngucapin selamat natal sih sah2 aja.. selamat waisak, selamat tripitaka darmogandul ...selamat galungan kuningan ambasador.. bahkan kalo ada pemuja sex merayakan hari raya penis sepertidi jepang sah2 aja? dalam konteks teloransi… kok sampe srkaramg orang msh suka ribut ya masalah natal.. dan argumenyya sama aja.. mo utjapin monggo,, gak mau ya monggo…

#12. Dikirim oleh lone ranger  pada  21/12   03:30 AM

sudah jelas, x-mas, cross-mas. bhs simbol sebuah kesalahan.

#13. Dikirim oleh bin andreas  pada  21/12   05:52 AM

Gimana sih cara posting komen dimari ?
Susah amat.

Redaksi:

Dengan cara yang anda lakukan ini.

#14. Dikirim oleh Jojo  pada  21/12   07:47 AM

selamat natal bagi yg merayakan.Biarpun kita tau nabi isa tdk lahir pd tgl 25 des tapi tdk ada slhnya kita skdr mengucapkan selamat pd saudara2 kita yg beragama nasrani,untk sekedar toleransi dlm hidup bermasyarakat

#15. Dikirim oleh sabdo palon  pada  21/12   10:37 AM

dalam hal natal, tanggal berapa sebetulnya nabi isa lahir bukanlah masalah prinsip. kita sebagai sahabat menghormati apa yang mereka yakini. demikian juga dengan tanggal kelahiran nabi kita muhamad saw. kitapun meyakini tanggal 12 rabiul awal tahun gajah. padahal kalender hijrah belum ada saat beliau lahir. yang jauh lebih penting adalah misi yang dibawa oleh mereka. lebih penting lagi apakah kita bisa menangkap misi tersebut sekaligus mengamalkannya.
untuk saudaraku yang merayakannya, selamat natal dan tahun baru 2012m, semoga kedepan hidup kita akan lebih bermakna.

#16. Dikirim oleh muhnan rais  pada  21/12   11:48 AM

mas stau saya..
Yesus gak lahir tgl 25 Desember ..
Yg 25 Desember kan Dewa atahari yg diambil duluna dr perayaan Mithras..
Bahkan gereja pun gk tau persis apakah 25 desember atau bukan.
Gereja saja sepet indahin natal ke 6 Jauarikarena bertpatan dgn Dewa Matahari. Namn karena 6 Januari bertepatan dgn lahir Odin aka d geser k Desember lagi.
Nah lo klo itu bukan ngarayain lahir O Yesus, bereti kalian rayain natalnya siapa?
slaat natalnya siapa juga?

bisa eror in persona tuh..
hehe]

#17. Dikirim oleh Erik Antasena  pada  21/12   12:55 PM

Selamat natal/hari kelahiran/ulang tahun biasanya suatu ucapan selamat yang ditujukan kepada pihak yang berulang tahun, lalu dilanjutkan dengan nyanyi selamat ulang tahun dan potong kue.

Yesus yang berulang tahun, mengapa ucapan selamat harus ditujukan kepada umat Kristen..??

Ini yang saya tidak mengerti..

#18. Dikirim oleh ruslan  pada  21/12   02:09 PM

...jumpa aku sama kau ya… ku toyorrrrrrrrrrrrr muka kau

#19. Dikirim oleh johan  pada  21/12   05:19 PM

Nabi Isa bukanlah milik umat Kristen saja,tapi milik umat Islam juga.

Dalam rangka merayakan kelahiran Nabi Isa as
saya sampaikan berseri Hal2 yang penting tentang wahyu2 yg di
terimanya dari ALLAH swt.untuk kita amalkan.

Sudah seharusnya MUI mengeluarkan Fatwa,bahwa umat Islam
wajib ===bekerja keras dan meninggalkan warisan uang dan harta
kpd anak2 dan cucu2…agar generasi berikutnya lebih baik dan
terjamin kesejahteraan mereka.

Kalau ingin melihat umat Islam hidup sejahtera dan tidak
tergantung kpd negara2 lain2nya.Umat Islam tidak produktif
karena umat Islam tidak tahu akan wahyu2 ALLAH ini.


Prof Dr HM Quraish Shihab,ahli tafsir terkenal di Indonesia berkata;

Alquran tidak kering. Betapa pun orang membahasnya, setiap saat dia
memberikanhal yang baru,

Begitu juga ketika ia mempelajari Alquran. Dia bisa menemukan makna baru,rahasia
baru yang belum ditemukan oleh orang sebelumnya karena dia bersumber dari Tuhan.

Inilah penemuan2 terbaru saya tentang Islam.

A good man leave inheritance to his children’s children.
Prov.15:5.

( Seorang muslim yang baik itu adalah orang tua yg dapat meninggalkan warisan
kekayaan kpd anak2 dan cucu2nya )


BAGAIMANA UNTUK MENDAPATKAN WARISAN ITU?

ALLAH menjelaskan dlm wahyu2Nya yaitu harus bekerja keras dan berilmu sampai
kamu dikembalikan kebumi kembali.

DALILNYA.

God said; “You will have to work hard and sweat to make the soil produce
anything, until you go back to the soil from which you were formed. You were
made from the soil, and you will become soil again” (Genesis 3.18-19.)

( Seorang Muslim wajib Bekerja keras sampai kembali ke Bumi.(Genesis 3.18-19.)

Wahyu2 Ini tidak tertulis dalam Al Quran secara EXPLICIT.
maka sewajarnyalah MUI mengeluarkan FATWA.

Wassalam

#20. Dikirim oleh alatif  pada  21/12   07:51 PM
Halaman 1 dari 5 halaman 1 2 3 >  Last ›

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?