Muhammadiyah dan Islam Liberal
Oleh Redaksi
Jika dilihat lebih jauh, berangkat dari doktrin a faith in action, membuat gagasan-gagasan mengenai Islam liberal, demokrasi, pluralisme, dan civil society, dalam Muhammadiyah dianggap penting, namun tidak terlalu banyak diperbincangkan. Bagi Muhammadiyah, lebih baik langsung berperilaku liberal, demokratis, dan pluralis, daripada banyak bicara liberalisme, demokrasi dan pluralisme, tetapi sebaliknya berperilaku antiliberal, antidemokrasi dan antipluralisme.
Komentar
Melihat visi dan misi dari Islam liberal dan Muhamadiyah sebenarnya dapat dikatakan keduanya hampir sama. Namun yang membedakan yaitu pokok induknya. Islam liberal lahir dari induk yang bernama NU sedangkan Muhamadiyah lahir dari Wahabiah.
Saat ini yang menjadi tantangan untuk keduanya adalah bagaimana bisa menyatukan visi dan misi mereka sehingga Islib akan cepat berkembang mengingat Muhamadiyah memiliki massa yang besar dan lebih mudah unyuk diajak berdialog.
Jika ini dilakukan, saya yakin, Islam yang dicita-citakan oleh Islib akan segera terwujud. Saya melihat sebenarnya hal ini mudah untuk dilakukan asal saja keduanya siap untuk berdialog lebih dekat lagi terutama dalam usaha penyatuan visi dan misi.
——-
Komentar Masuk (1)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)