Ali Munhanif: NATO Serbu Libya Bukan Karena Anti-Islam
Demokratisasi yang melanda Timur Tengah dan Afrika Utara memasuki babak baru yang paling brutal. Setelah dunia internasional terheran-heran menyaksikan bagaimana diktator Libya, Moammar Qaddafi, memerintahkan pembantaian terhadap seluruh demonstran anti-pemerintah, kini dunia terbelah dalam menyikapi pilihan intervensi Amerika Serikat melalui kekuatan bersenjata.
Di Indonesia, kita melihat respon yang sangat beragam. Memang banyak pihak yang menyesalkan bahkan mengutuk tindakan semena-mena Qaddafi terhadap rakyatnya sendiri, tapi mereka juga memberi respon kritis terhadap penggunaan kekuatan militer oleh Sekutu. Pertanyaannya, adakah pilihan lain?
Reportase talkshow Agama dan Toleransi hasil kerjasama antara KBR68, Jaringan Islam Liberal dan TempoTV. Acara ini disiarkan secara langsung oleh 42 radio jaringan di seluruh Indonesia. Acara ini dipandu oleh Vivi Zabkie dan Saidiman Ahmad.
Sumber: http://www.kbr68h.com/perbincangan/agama-a-toleransi/4389-krisis-libya-dan-peran-komunitas-islam
Komentar
melihat kesederhanaan khaddafi, kevokalannya kepada amerika, tidak gila pangkat - tetap saja kolonel - banyak menimbulkan simpati orang termasuk saya. namun menjelang episode terakhir kehidupan seorang khaddafi kembali membuktikan bahwa kekuasaan membuat orang buta. seorang khaddafi yang sederhana masih belum kenyang dengan kekuasaannya lebih dari 40 tahun. rela melihat rakyat bersimbah darah demi mempertahankan kharismanya. nampak sekali, dia berambisi menegakkan “trahnya” dengan mengkader keturunannya. tahta, harta dan wanita adalah “trio macan” yang siap menerkam kesadaran manusia. waspadalah !
setiap perbuatan yang menyebabkan orang orang yang tidak tahu apa apa menjadi korbannya, maka itu adalah penganiyayaan dan itu ditentang oleh islam oleh siapapun dengan dalih apapun.JIL kan terkenal kritis, cobalah JIL bersikap demikian termasuk pada kebijakan negara negara maju terhadap mayoritas negeri muslim yang masih “terbelakang”, yang kadang kadang melukai perasaan kaum muslim. “Bersikaplah adil karena keadilan itu lebih dekat kepada taqwa”
setiap perbuatan yang menyebabkan orang orang yang tidak tahu apa apa menjadi korbannya, maka itu adalah penganiyayaan dan itu ditentang oleh islam, oleh siapapun dengan dalih apapun.JIL kan terkenal kritis, cobalah JIL bersikap demikian termasuk pada kebijakan negara negara maju terhadap mayoritas negeri muslim yang masih “terbelakang”, yang kadang kadang melukai perasaan kaum muslim. “Bersikaplah adil karena keadilan itu lebih dekat kepada taqwa”
Kenapa sesuatu yang jelas malah dikaburkan? Para Pemimpin Barat jelas2 telah memusuhi Islam,para pemikir barat sengaja mengajarkan istilah2 buat para pemuda Islam yang belajar di negara mereka,seperti istilah:budaya Islam,peradaban Islam,kerajaan(khalifah) Islam,bahkan “Islam Liberal” tapi “TIDAK” untuk agama mereka sendiri !! Islam adalah agama, bukan paham/kelompok tertentu, bukan pula ideologi ! ALLAH hanya meridhoi(mengakui) Islam sebagai pengejawantahan DiriNYA dimuka bumi,setelah agama yang lebih dulu ada gagal,Tiada Tuhan Selain ALLAH & Muhammad Sebagai Utusan(rasul & nabi)NYA yang terakhir. ALLAH memang Tuhan bagi seluruh mahluk dimuka bumi,tapi haruskah DIA mengakui mahluk yang justru tidak mengakuiNYA? Umat Islam memang terkotak2/terpecah belah (menjadi Islam suni,syiah,ahlussunah wal jamaah,dll),hingga diantara mereka banyak yang saling bermusuhan,tapi DIA selalu menjaga Islam hingga akhir jaman,melalui para hambaNYA yang soleh & kafah menuju CintaNYA yang abadi. Umat Islam(kami) tidak pernah memusuhi barat(Eropa/AS)! Kami hanya memerangi siapapun yang memerangi kami! Zionisme(biarawan sion),Freemasonry(knight templar),Illuminati berusaha menghancurkan Islam dengan segala cara,tapi lupakah mereka siapa yang memiliki Islam? Islam/rahmat ALLAH ada dalam jiwa,takkan tersentuh walau jazad hancur dimakan ulat belatung. Peperangan dahyat akan segera dimulai! Trio Demons akan muncul,kamipun akan segera muncul,Islam rahmatan lil alamin,jauh dari kekerasan,pertumpahan & kemunafikan…....BISMISLAHI RAHMANIR RAHIM
tapi di balik semua itu menguasai dunia islam.
Nato berperang di Libya bukan melawan islam, tetapi karena Khadafie membantai sesama islam dan Nato harus capur tangan untuk menyelamat islam dalam penindasan regiem Khadafie.
Regiem Khadafie dalam menghitung waktu sedang dalam kehancuran, Tripoly telah mulai dikuasai oleh pasukan anti Khadafie, Dunia saat ini sedang melihat kehancuran di Timur Tengah sesama islam saling membatai atas nama Allah SWT.
Teriakan Allahu’akbbbar dan mereka saling membunuh sesama muslim, dunia islam di Timur tengah dalam perjalanan kehancuran, Puluhan juta muslim saling membantai inilah orang yang beriman dalam agama Allah SWT sedang disoroti oleh Europa.
Fenomena Timur Tengah dan Afrika Utar saat ini sangat sulit utk menyatakan bhw AS bertindak dengan dasar memusuhi Islam.Dr 5 negara yg sdg bergolak, kelimanya mempunyai latar belakang yg berbeda-beda terutama hubungannya dengan AS. Tunisia tidak pro dan tidak kontra US, Mesir era Mubarak sangat pro AS, Lybia anti AS, Suriah anti AS dan Yaman adalah pro AS….kelima negara ini sdg mengalami people power yg sama dan AS bertindak adil terhadap kelimanya dimana penguasa incumbent ditumbangkan bersama-sama dgn AS. Jd intinya AS hanya ingin menegakkan demokrasi di Timteng dan Afrika Utara dengan terlibat lgsg dengan people powernya. jd ngga benar AS memusuhi ISlam…bohong itu.
Pak Ali, biarkan saja orang beropini bermacam-macam, wong dijelaskan jugapasti tidak diterima….salah satu kesalahan kita di indonesia ini tidak pernah menjelaskan kepada rakyat yg kurang pengetahuan ini mengenai apa yg sedang terjadi di wilayah timteng ini. Ada satu permintaan para demonstran libya utk dibantu oleh Israel…ini coba diumumkan keseluruh indonesia supaya orang tau bhw apa yg terjadi disanan bukan melulu seperti apa yg dipikirkan oleh 65% rakyat indonesia ini, dimana kalo AS turun tangan katanya MELAWAN ISLAM….padahal ngga ada itu. Kalo utk menyelamatkan kepentingan AS, itu jauh lebih masuk akal.
ini memang sebuah dilema yang besar, ini membuat saya terkejut, karena satahu saya, nato adalah perkumpulan angkatan militer yang berada dibawah kekuasaan amerika serikat, pada waktu amerika dipimpin oleh bush, secara terang-terangan mereka mengobrak-abrik irak dengan alasan mencari seseorang yang bernama saddam husein, yang diduga teroris, ini saya melihat bahwa itu hanya alasan saja. agar irak tidak mampu lagi menjadi negara islam, itu juga seprtinya yang terjadi pada negara-negara timur tengah…..jelas ini sebuah hal yang perlu mendapat tinjauan ulang….
Komentar Masuk (9)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)