Nestapa Kerukunan Beragama di Mesir
Oleh Hasibullah Satrawi*
“Kini persoalan kerukunan umat beragama di Mesir menjadi masalah yang tak kalah serius dari persoalan pelengseran Mubarak. Setidak-tidaknya karena konflik yang ada terus menimbulkan korban jiwa. Bila kaum pemuda revolusi rela mengorbankan jiwa raga untuk menggulingkan Mubarak, pengorbanan yang sama kini harus dilakukan untuk menjamin masa depan kerukunan umat beragama di sana. Termasuk bila kaum pemuda revolusi harus menjadikan para perusak kerukunan yang ada sebagai “Mubarak-Mubarak” baru yang harus digulingkan dan dibawa ke pengadilan. “
Komentar
mau jadi negara syariah pun, kalau gagal menyejahterakan rakyat, ya pasti rakyat bakal menuntut digantinya sistem syariah dengan sistem lain/alternatif…
Apapun itu..Tolong hentikan mencerca islam dan penganut serta negara mereka….tepai tumpukan (fokus)pada masalah didepan mata anda sendiri. yaitu hakim Syarifuddin, Turis Gayus, Pelabuhan Sape, Kasus Mesuji, Demokrat mendapat dana, DPR makan daging-rakyat makan tulang atau DPR mimpi indah dikursi seharga 90j perbuah, rakyat berenang kesekolah….Itu yang wajar anda bicarakan, jangan seperti kuman diseberang laut kelihatan, malu donk , jika tidak malu dengan Allah, maka malulah dengan cacing.
Komentar Masuk (2)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)