Reportase,
26/12/2011

Optimisme Pembaruan Pemikiran Islam Indonesia

Oleh Siswo Mulyartono dan Evi Rahmawati

“Ulil tampak bersemangat menguraikan perubahan politik Islam yang merayakan euforia demokrasi di negara-negara Muslim, “Saya mulai dari Erdogan (Perdana Menteri Turki) yang partainya juga berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin. Saat Erdogan berkunjung ke Mesir di bulan September, ia mengatakan kepada bangsa Mesir, “Wahai bangsa Mesir, kalian harus mengadopsi sekularisme di dalam tubuh Mesir”.” Ulil pun meyakinkan kepada hadirin bahwa perubahan-perubahan tersebut adalah fenomena yang menarik. Betapa tidak, partai yang bisa dibilang PKS-nya Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), memberi anjuran kepada bangsa Mesir untuk mengadopsi sekularisme. Kemudian Ulil juga mengutip pernyataan Rashid Ghannoushi ketika ia memenangkan pemilu di Tunisia. Pemimpin Partai An-Nahdhah tersebut mengatakan, “Wahai bangsa Tunisia, jangan takut kepada partai Islam, karena setelah menangnya Partai An-Nahdhah ini, kami tidak akan melarang perempuan-perempuan yang berbikini di pantai. Pantai-pantai yang di dalamnya banyak perempuan berbikini, tidak akan kami tutup. Dan orang-orang atheis, orang-orang yang tidak beragama, tidak akan diusir dari Tunisia.”  Ulil juga memperlihatkan contoh lain, “Ketika PKS Mesir (Partai Kebebasan dan Keadilan) menang Pemilu, mereka juga menyatakan bahwa partainya menjunjung nilai-nilai kebebasan, demokrasi, masyarakat sipil dan sebagainya.”

26/12/2011 18:10 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (4)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 1 halaman

Asalamu’alaikum wrwb

Suatu kemajaun yang besar di Tunisia dan Mesir
dimana pemuda2 Islam yg intelektual yang terpelajar
sudah mah menerima sistem Demokrasi dan HAM

Mudah2an masarakat Islam yg plural ini dapat
hidup damai dan kemudian mencurahkan waktu dan energi untuk membangun ekonomi.

Wassalam

#1. Dikirim oleh alatif  pada  04/01   02:49 AM

memang mantap gagasan anda tentang sekularisme hebat dan membawa kepada kehancuran agama islam dan mempercepat terjadinya kiamat.  bagaimana tidak gagasan yang anda kemukakan hanya untuk menyenangkan dan memebahagiakan jiwa anda semata.. dan mungkin anda tidak tahu bahwa kita sebagai umat islam masih di batasi oleh hukum al quran yg seharusnya di patuhi oleh umat nya. seperti pelarangan wanita memakai bikini di pantai.. memang itu jelas di larang oleh agama islam karna secara tidak langgsung memamerkan aurat kepada orang lain dan bisa memancing nafsu birahi…... sudah jelas batasan aurat untuk wanita di dalam al quran. itu hanya alasan bagi orang-orang yg gk mau mematuhi hukum al quran aja.. dan ingat al quran tidak bisa di tafsirkan secara konstektual.. apakah anda merasakan ketenagan ketika anda shalat??/..........

#2. Dikirim oleh rendi sejahtera  pada  04/01   03:10 PM

kebanyakan cocot, ngelantur, kalo ngetik jangan lagi ngantuk ya, ntar tulisan mu seperti kentut

#3. Dikirim oleh beKEMIh  pada  07/01   10:00 PM

jil benar2 menaruh perhatian yg sangat besar akan kebebasan berbikini…..bravo.hidup bikini…??????????????............
omong2 gimana kalau kita diskusi ttg agama di pantai kuta(pakai bikini tentunya).pasti asyik bro.kita bisa diskusi sambil menikmati keindahan ciptaan tuhan.jgn lupa ajak anak dan istrimu,biar ramai.

#4. Dikirim oleh alexrao1980  pada  07/01   11:33 PM
Halaman 1 dari 1 halaman

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?