Wawancara,
05/08/2001

Azyumardi Azra: “Penerapan Syariat Bisa Kontraproduktif”

Oleh Redaksi

Syariat Islam yang diterapkan secara terburu-buru hanya akan memunculkan paradoks dan konflik di antara kaum muslim dan juga masyarakat Indonesia secara umum. Pemaksaan penerapannya, tanpa mempertimbangkan visibilitas dan viabilitasnya hanya akan menjadikan syariat Islam kontraproduktif bagi masyarakat.

05/08/2001 03:05 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (2)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 1 halaman

Penerapan syariat yang akan membatalkan segala syaiat yang ada hari ini, adalah syariat kiamat, yang apabila tidak diikuti divonis Allah sama dengan mengikuti hawa nafsu, sesuai Al Jaastiyah (45) ayat 16,17,18, yaitu dengan datangnya Hari yang wajib ditunggu-tunggu dan tidak boleh dilupakan ialah Hari Takwil Penggenapan Kebenaran Kitab memenuhi Al Araaf (7) ayat 52,53.

Wasalam, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

#1. Dikirim oleh Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal  pada  11/08   03:01 PM

Kita harus belajar dari Aceh. setelah syariat Islam diterapkan, ternyata masyarakat tidak begitu saja menerima. Contohnya, kenapa harus ada rasia polisi terhadap perempuan yang tidak berjilbab di jalan. Ini bukan masalah sosialisasi, tetapi lebih pada sebagian dari mereka sebenarnya tidak bisa menerima, tetapi tidak berani secara langsung protes. Akhirnya mereka denan caranya sendiri melakukan protes dengan tidak menggunakan jilbab. Ini yang harus menjadi pembelajaran bagi semua orang yang ingin menerapkan syariat Islam di Indonesia.

#2. Dikirim oleh Terto wirahadi  pada  06/05   09:33 AM
Halaman 1 dari 1 halaman

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?