Klipping,
12/01/2012

Pesantren dan Kekerasan

Oleh Mohamad Guntur Romli

Pesantren didirikan agar tidak semua orang pergi berperang. Maka hal yang aneh kalau sekarang ada pesantren yang didirikan untuk berjihad dalam arti peperangan dan kekerasan.

Melalui pendidikan dan penguasaan terhadap pengetahuan agama, misi pesantren hakikatnya misi jihad nirkekerasan.

12/01/2012 10:24 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (2)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 1 halaman

Sekolah atau tempat pendidikan namanya adalah baik,sekirnya dalam ajaran2 yang diajarkan tidak mengajarkan kebencian kepada suatu agama.

Umumnya para ulama2,usztad2 bahkan orangTua kita mengajarkan kepada anak2 bahwa agama Kristen,Hindu itu adalah orang2 Kafir…

Artinya kepada anak2 tidak diajarkan sikap menghormati agama dan klompok lain,tapi mengajarkan
sikap curiga dan kemudian kebencian.

Jadi kalau Madrasah2 tidak mengajarkan sikap negatif atau bermusuhan, sudah tentau anak2 yang bergama Islam dgn bergama lain2nya dapat hidup harmonis saling hormat menghormati…saling kunjung mengunjungi dansaling mengucapkan selamat kepada teman2 pada hari Raya agama masing2.

Apakah kita bisa menyebarkan pendidikan2 seperti itu di RI yang kita cintai ini?

Inilah pengalaman saya tinggal di Amerika yang majoritas agama Kristen Jadi saya dan anak2 adalah klompok minoritas,Bagaimana Amerika memperlakukan klompok minoritas.

Apakah ada perbuatan diskriminasi?

http://muslimbertaqwa.blogspot.com/


salam

#1. Dikirim oleh alatif  pada  13/01   06:54 PM

Para ustad perlu dibekali pengalaman dan pengetahuan bukan sebatas"kitab” saja tetapi juga realitas sosial pentingnya toleransi. Perbedaan antar pondok,aliran. mazhab kadang bisa menimbulan persaingan antar mereka dan tanpa sadar menjelekkan golongan lain. Jika terus berlanjut tanpa disadari mereka sejak dini memiliki potensi permusuhan, dan akan akan membesar besar di masa yang akan datang. Jiwa jiwa kekerasan juga bisa muncul karena dendam masa lalu, pendidikan fisik yang keras atau perasaan keterasingan yang terorganisir.

#2. Dikirim oleh abu jasmine  pada  27/01   07:37 AM
Halaman 1 dari 1 halaman

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?