Petuah Roy Untuk Obama
Oleh Novriantoni Kahar
Tidak jarang kelompok kedua menjadikan isu konflik Palestina-Israel dan penderitaan umat Islam di tempat manapun sebagai raison d’etre mereka. Nah, bila Obama misalnya mulai beranjak mendengarkan keinginan-keinginan Hamas, apalagi mampu mewujudkan perdamaian, maka Amerika akan mencapai setidaknya 3 tujuan sekaligus. Pertama, citranya akan terangkat. Kedua, berbagai organisasi teror Timur Tengah akan kehilangan alasan absah keberadaan mereka. Ketiga, Iran tidak lagi punya alasan yang cukup untuk ikut campur dalam urusan Hamas dan Hizbullah.
Komentar
saya pikir, jika suatu saat reputasi Obama harus jatuh secara dramatis bukanlah sebuah perang yang akan diciptakannya seperti yang dilakukan Bush,tapi oleh sebuah perang yang ia biarkan….sementara ia cukup mampu bertindak, meski di bawah tekanan. kita tunggu..apa yang akan ia berikan pada dunia Timur….
Rasanya Obama tidak jauh beda dengan para pendahulunya. Kita lihat saja nanti
Bukankah Allah SWT sudah menentukan bahwa manusia itu akan bermusuh-musuhan? Surat Al Baqarah ayat
36. Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.”
Perbuatan Amerika Serikat itu dasarnya tentu berhubungan dengan ekonomi. Siapakah produsen senjata terbesar di dunia? Amerika Serikat. Nah, kalau orang jualan senjata, trus gak ada yang mau perang, apa dagangannya laku? jadi biar laku ya harus ada yang dibujuk, dipaksa, dipersuasi agar mau perang.
Makanya, orang Islam gak usah bertengkar sendiri hanya gara-gara pemahaman teks yang berbeda. Kenapa sih selalu harus mencari tafsiran siapakah dan yang manakah yang paling benar? Sedangkan dalam Matematika saja selalu lebih dari satu cara untuk menyelesaikan soal, tergantung asumsi, model yang dipakai, dan variabel yang dilibatkan, lebih-lebih dalam hal pemahaman teks puitis tingkat tinggi semacam al qur’an. Sudah diberikan satu kitab saja, masih bertengkar.
Benarlah Allah SWT dengan peringatannya:
Surat 42. Asy Syuura ayat 14.
“Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu.”
Apa kita mau menjadi seperti yang disebut ayat ini? Memang itu kisah tentang ahli kitab sebelum kedatangan Rasulullah SAW, tapi melihat kondisi seperti sekarang ini, ayat ini menjadi relevan untuk direnungkan oleh umat Islam.
obama sepertinya juga tidak bergitu berbeda menurut saya.
Komentar Masuk (24)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)