Buku,
11/12/2007

Satu Istri

Oleh Nong Darol Mahmada

Buku ini jelas-jelas diperuntukkan untuk suami baik yang punya niat berpoligami atau tetap monogami. Bagi yang berniat poligami, setelah membaca buku ini pasti tak akan jadi menambah istrinya. Bagi yang setia dengan satu istri, pasti akan semakin membahagiakan istrinya.

11/12/2007 18:00 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (76)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 3 dari 4 halaman < 1 2 3 4 > 

poligami sebenarnya salah satu bagian dari sikap hidup seseorang yang diambil karena prinsip dan tujuan hidupnya. sebenarnya alquran sangat sederhana memberi gambaran tentang makna hidup, yaitu bahwa manusia hidup didunia dalam rangka mencari pahala untuk bekal hidup diakherat kelak.

demikian halnya dalam sisi kehidupan berumah tangga, kalau kita berpikir sederhana kenapa musti kita beristri lebih dari satu, yang pasti konflik kehidupannya akan lebih konplek. cukuplah kita beristri satu, kalau itu lebih mudah kita mengelola hidup didunia untuk mencari pahala yang cukup untuk bekal kita hidup diakherat sehingga dapat masuk surga.

kalau kita dapat masuk surga, semua kenikmatan akan kita dapatkan termasuk istri yang cantik dan menyenangkan. kesimpulannya kenapa kita musti beristri lebih dari satu( apalagi kalau motivasinya sek/daripada berjinah ), kalau kita masuk surga, pasti istri2 kita bidadari2 cantik seperti yang digambarkan dialquran.

untuk itu cukuplah kita beristri satu yang penting kita masuk surga.

#41. Dikirim oleh tia  pada  07/08   04:56 AM

islam itu sangat berpihak kepada kaum hawa, maka dengan syari’at poligami, islam ingin melindungi kaum hawa tersebut!

#42. Dikirim oleh prengki  pada  31/08   05:13 PM

bagi yang mampu laksanakanlah karena memang di bolehkan, tapi jika merasa nantinya tdk bisa memenuhi kewajiban, satu lebih baik! Tuhan lebih tau apa yang baik dan tdk baik untuk hambanya, *tdk mungkin tdk ada manfaat klo Tuhan sendiri membolehkan*,

#43. Dikirim oleh wanabud  pada  12/09   08:50 AM

islam itu sangat berpihak kepada kaum hawa, maka dengan syari’at poligami, islam ingin melindungi kaum hawa tersebut! Posted by prengki on 08/31 at 10:13 PM
saya sangat setuju dg sodara Prengki,
bukankah pada zaman Nabi beristri banyak itu wajar mungkin sampai puluhan bukan hanya 1 sampai 4,maka turunlah “surat al-Nisa ayat 3"untuk membatasi (melindungi kaum hawa).
dan ingat kita manusia biasa(BUKAN NABI)apakah kita mampu berbuat adil?

#44. Dikirim oleh ibnu  pada  16/10   04:04 PM

Al-qur’an tidak memerintah poligami, cuma menceritakan dan menyindir poligami itu susah, ribet dan banyak menyakitkan sang istri-istri dan juga anak-anak, seperti yang pernah dialami Nabi sendiri ketika berpoligami. Saya setuju yang dikatakan Pak Quraisy Shihab, Islam membatasi poligami yang itu secara historis dilakukan para suami-suami yang ketika itu sarat dengan budaya hegemonis. Saya berani mengatakan demikian karena saya juga poligam,hanya lelaki yang sableng aja yang berani poligam. Karena itu setiap lelaki yang datang ke saya untuk minta adfis poligami, dipastikan pasti mengurungkan niatnya. Poligami baru tentrem jika istri-istri tersebut sudah memiliki tingkat kecintaan dan kesabaran yang tinggi, dan itu mustahil alias mustahal hehe, dalam pengalaman saya cuma satu istri yang mencapai tinggkatan tertinggi tersebut. Tapi yang jelas suami akan mengalami kelelahan spiritual yang luar biasa eleh karena itu jangan sampai punya mimpi poligami susaaah bung.

#45. Dikirim oleh Abdurrahman Chudlori  pada  24/12   01:40 AM

tidak ada cinta yang lebih besar dibandingkan cintaku kepada Allah swt. Cinta yang lainnya itu semata-mata hanya karena mndapatkan keridhaan dari Allah swt.

#46. Dikirim oleh sufi  pada  13/01   03:50 AM

Tdnya wkt umur 20-30th sy benci skali istilah poligami,apalg dilakukan o org2 yg hrs mjd panutan,sth menikah sy sadar..bahwa bahkan poligami itu mjd penting,wkt itu sy mrasa mjd istri sah satu2nya malah diperlakukan tdk adil,akhirnya sy berdoa agar suami sy py istri lg..krn sy bisa melihat ketidakadilan yg dia perbuat sm tdk dg istri barunya..sy menilai nt kalo istrinya sdh ada…ternyata istri yg sy harapkan tdk pernah terjadi…alhasil sy mjd tdk kuat menahan ini sendirian,coba kalo ada istri mudanya malah sy bs share…kasusnya sbnrnya sepele yaitu soal rizki,kenapa dia banyak riski malah tdk berbagi,maksud sy tdk menyantuni istri n anak..krn slalu ketakutan hartanya habis..sy tdk kuat melihat karakter ini,akhirnya sy bercerai..sdh 5th ini,tetap mantan sy tdk py istri…mgkn krn kekikirannya…

Setelah sy cerai,sy bertemu dg berbagai lelaki..bahkan yg sdh beristri…byk ternyata problem RT,utamanya laki2 itu byk yg ingin berzinah…hampir smua berkeinginan…yg bkn dr istrinya…ternyata itu byk skali dimuka bumi ini,pdhal siri diperbolehkan…tp mrk malah siri akan merugikan laki2 krn itu sah…walau scara agama…yg mjd karakter buruknya…mkr byk hanya ingin berzinah saja..tdk kawin siri,nah bagaimana kalo siri itu tdk ada,siri adapun mrk tdk melakukannya…sejak itu sy smakin tau bahwa Islam sdh mempersiapkan disetiap zaman kehidupan…terlepas dr oknum itu diluar kuasa kita…itulah gunanya poligami…lelaki dpt mendptkan keinginannya bgt jg dg wanita..lahir n bathin…sesungguhnya kacamata keadilan bukan dr hal2 yg bs diliat mata…keadilan wanita u dinikahkan jauh lbh baik ketimbang dia tdk menikah…apapun persoalannya nt sth dia menikah…krn tdk adil bkn dr hitung2an hanya satu istri trus dibilang adil,tdk…adil itu dirasakan…bkn yg terlihat amien yra

#47. Dikirim oleh Uzdahkamilah  pada  22/02   09:48 PM

Cahyadi Takariawan itu aktivis Ikhwan yang sekarang jadi PKS ya. Beliau aktivis senior di Jogja. Enak ya kalo udah senior bisa punya pendapat yang lebih bebas.

#48. Dikirim oleh Tony fernandez  pada  20/03   04:47 PM

Saya ingin menjelaskan bahwa poligami lebih didahulukan dari pada monogami. Al-Qur’an menyatakan : “Nikahilah wanita itu, dua, tiga dan empat. Apabila kamu tidak dapat berlaku adil maka nikahilah seorang saja”. Jadi,diayat ini yang didahulukan poligami karena diperintahkan menikahi wanita itu 2 dan dibatasi sampai 4. Ini artinya Allah Maha Tahu, laki-laki itu bisa berlaku adil. Cuman perempuan saja yang merasa diperlakukan tidak atau tidak rela dengan keadilan yang diberikan suami. Wanita zaman sekarang gak tau agama dan tahu bersyukur! Itu aja komentar saya…

#49. Dikirim oleh Iswadi  pada  04/05   02:12 PM

Polygami…. sering disalah artikan dengan dalih ada nas qur’annya ada sunahnya,... memang dalam Qur’an dijelaskan boleh beristri 1,2,3 dan 4. Bagi orang yang sok alim…. sok ustad,itu di jadikan dasar pelampiasan nafsu belaka. Mereka tidak sadar bahwa mereka bukan seoarang nabi. Nabi itu beristri banyak karena memang tujuannya untuk menyelamatkan budak dan janda2 yang teraniaya. Lain dengan ente hay,,, orang2 sok alim, anda kalau mau polygami ya karena nafsumu gak bisa dikontrol dengan praktek ibadahmu. Selain Nabiku saya nggak akan percaya kalau anda2 yang polygami tujuannya hanya ibadah….omong kosong itu.Dalam ayat selanjutnya Allah mengingatkan : Walau kamu akan berniat berbuat adil terhadap istri2 kamu, kamu tidak akan mampu. Camkan itu…Allah saja menjamin anda2 tidak akan mampu bung !!!!!. Masih mau Nekat…..

#50. Dikirim oleh rudi wiryawan benci polygami  pada  04/06   03:59 AM

bung iswadi…ingat juga ayat selanjutnya: yang intinya, kita sudah dijamin sama Allah meskipun kita berusaha berbuat adil,.. kita tidak akan mampu. Jangan Remehkan wanita mas…Situ lahir dari rahim seorang wanita to….

#51. Dikirim oleh rudi wiryawan benci polygami  pada  04/06   04:09 AM

poligami bukan sunah nabi bung….......................................................tetapi diperbolehkan…...........................

#52. Dikirim oleh w11  pada  15/07   12:58 PM

Saya sebagai seorang wanita muslimah sangat mendukung adanya poligami dikanakan poligami mempunyai mamfaat yang sangat banyak,khususnya bagi kaum wanita sendiri.di duakan oleh suami yang begitu kita cintai memang sakit rasanya akan tetapi disitulah kita sebagai wanita sadar bahwa hati dan jiwa kita bukan hanya untuk suami tapi allah.dan saat seperti itulah kita akan belajar hanya mencintai allah semata

#53. Dikirim oleh syarifah  pada  03/08   12:30 PM

aku mencintainya dengan cara yang berbeda denngan aku mencintaiMu, dan kami berdua mencintaiMu dengan cara yang berbeda dengan cara kami saling mengasihi. telah kau ciptakan dia begitu manis, kau balut dia dalam ketakwaan, kau jadikan ia oase cinta bagiku, semoga dengan bersamanya aku bisa mengingat hadirMu, hausku telah terpuaskan hanya dengan satu sumur ini, dimana mata air kasihnya tak akan kering sebab dariMu lah ia berasal, bimbinglah aku untuk mencintai dan menyayanginya dengan cara yang Kau kehendaki. Amin

#54. Dikirim oleh kom1  pada  17/08   11:52 AM

saya setuju dgn polygami, karena hal itu di bolehkan oleh agama, sesuai dengan ayat al quran, soal adil itu kan relatif….kalo memang manusia ga bisa adil mengapa poligami diperbolehkan mengapa poligami ga dilarang aja…

#55. Dikirim oleh taswin noer  pada  19/08   06:01 PM

yang perlu di revisi tu otak” kita sekalian yang ga sesuai denggan al qur’an &sunnah;bukan al quran & sunnah yang harys direvisi sesui kehendak kita.

#56. Dikirim oleh arga  pada  29/09   03:19 AM

Sy sangat mendukung dengan buku tersebut…..sebab, memang tidak ada hadis Nabi yang mensunahkan bahwa suami berpoligami, hanya, teks yang saya temukan bahwa berpoligami di bolehkan. Itupun dengan syarat2 tertentu….ingat, bukan syarat harus lebih cantik lho…..

#57. Dikirim oleh bisri  pada  29/09   07:34 PM

Kalau bagi saya, Jika memang ada kemampuan maka silakan lakukan poligami, banyak kok manfaatnya, tapi bila kemampuan nol besar alias loyo yooo jangan tho,dan bila ndak mampu nikah ya puasa aja…xi xi xi..kacian deh lho..biar setengah mati lho cinta ama seorang perempuan ujung-ujungnya ya onani ampe ngiler atas bawah he..he..he..karena nikah itu ujung-ujungnya ya itu, bikin anak….masalahnya kalau ndak bisa punya anak sih laki2 apaan tuh atau bahkan tuch perempuan kok ndak bisa hamil apa mungkin laki juga kali he..he..he..

#58. Dikirim oleh Nur  pada  21/10   03:15 PM

asskum,,saya sedih dengan permasalahan poligami yang tak pernah kunjung habisnya….
yang jelas saya seorang wanita, walaupun belum menikah, saya bisa merasakan bagaimana perasaan wanita yang diduakan. saudara-saudaraku,,bukankah Allah saja tidak mau diduakan? apalagi seorang istri, yang cuma wanita atau manusia biasa,,yang jadi pertanyaan saya adalah: bagaimana seorang laki-laki begitu angkuh, mendahului keinginan ALLAH dengan menduakan istrinya?(maaf lakau salah bicara)
saya hanya berharap laki-laki lebih bijak dalam hal ini. semoga Allah ta"ala memberi kebahagiaan yang tak terhingga kepada wanita-wanita yang telah berbakti kepada suaminya. jangan hanya memikirkan jumlah wanita banyak laki-laki sedikit. itu bukan poinnya…
secara genetika, yang patut disalahkan apabila dalam sebuah pernikahan tidak memiliki atau sedikit anak laki-laki adalah laki-laki itu sendiri. karena yang mempunyai gen “Y” itu hanyalah laki-laki. jadi kenapa para laki-laki lantas menyalahkan wanita yang jelas-jelas cuma punya gen “x” sehingga jumlah wanita lebih banyak dari laki-laki.semoga saudara-saudaraku (laki-laki)lebih bijak lagi dalam mengambil keputusan untuk berpoligami.wassalam

#59. Dikirim oleh yulianavita  pada  23/10   05:22 PM

pro n kontra slalu ada..itu namanya dunia..tetapi..bagi yg sdh mengaalami hidup atau mendapat hidayah akan slalu mendukung tiap yg ada pd Alquran n hadist..dg seikhlas2nya klo itu mmg ajaran yg paling benar..Subhanallah..kalo sdh mecapai puncatnya

#60. Dikirim oleh uzdahkamilah@gmail.com  pada  25/10   06:51 AM
Halaman 3 dari 4 halaman < 1 2 3 4 > 

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?