Syafiq Hasyim: "Patriarkhisme Bukan dari Islam"
Selama ini ada anggapan bahwa salah satu penyebab kemunduran umat Islam adalah budaya patriarkhisme, di mana perempuan tidak memiliki kebebasan seperti laki-laki. Mereka tidak memperoleh akses pendidikan yang sama dan akses untuk kerja yang sama. Inilah yang menjadi penyebab utama kemunduran dalam bidang ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Apakah kondisi ini akibat dari doktrin atau bukan? Apakah Islam sebagai kumpulan doktrin punya andil dalam budaya patriarkhi itu. Untuk membahas soal patriarkhisme dalam Islam ini, Vivi Zabkie dan Saidiman Ahmad mewawancarai Syafiq Hasyim, penulis buku Bebas dari Patriarkhisme Islam. Wawancara ini disiarkan langsung pada Rabu, 17 November 2010, dari KBR68H bekerjasama dengan Jaringan Islam Liberal (JIL) dan disiarkan 40 stasiun radio di seluruh Indonesia
Komentar
Langit itu biru. Ah, bukan. Ada putihnya, kok. Eh, di sana ada awan hitamnya. Eh, tau ga, biru itu sebetulnya bukan biru, tapi hasil perbauran cahaya begitu rupa. Teori bilang begitu. Kalau saya cerdas, saya akan melihat sesungguhnya langit bukan biru, kok. Lalu, saya mendongak ke atas, “Lah, langitnya tetap biru, kok.” Ga jelas, saya yang ga cerdas atau langitnya memang biru.
Assalamu’alaikum wrwb
Keterbelakangan umat Islam di abad 21 ini antara lain adalah sebagai berikut;
1.Ajaran2 Islam yg murni sudah terkontaminasi oleh Hadist2 palsu dan Fatwa2 ulama yangmengatas namakan ajaran Islam. King abdullah mencoba meninjau kembali fatwa2 ulama2 Garis keras selama ini sebelum peristiwa 11/9.
2.Karena dipaksakan oleh ulama2 mempercayi kitab2 Hadits Muslim dan Bukhari adalah kitab suci kedua selain al Quran.Artinya semua hadist2 muslim adalah Syahih. ini sangat menyesatkan umat jatuh kpd dosa Syirik
3.KOnflik dan kemiskinan umat Islam disebabkan Ulama2 mengharamkan atau menuduh kitab2 ALLAH sebelumnya adalah Palsu.
Sedangkan ALLAH mewajibkan umat Islam Beriman kepada kitab2 ALLAH sebelumnya. Hal ini di ingkari.
Dalam Bible terdapat wahyu2 ALLAH yangsangat penting sekali dan tidak terdapat dlm al quran.
yaitu perintah;
1, Umat ALLAH wajib bekerja keras sampai mati.
2.umat ALLAH wajib meninggalkan warisan yang banyak untuk anak2 cucu2 dan masarakat.
3.Ulama2 tidak boleh menghakimi/melarang keyakinan agama orang lain.
Oleh karena itulah(# 1,# 2) ekonomi umat yahudi dan nasrani mendominasi ekonomi dunia.
Oleh karena itulah (#3)kehidupan beragama umat yahudi dan Nasrani relatif harmony, tidak ada penindasan kpd minoritas, dan damai dlm bermasarakat plural.
Keterbelakang umat Islam, bukan disebabkan oleh faktor2 luar saja, tapi lebih banyak dari adalam ajaran2 Islam yg sudah terkontaminasi oleh hadist2 palsu dll
EKONOMI AMERIKA BERDASARKAN WAHYU2 ALLAH.
http://latifabdul.multiply.com/journal/item/773
SALAM
“Seandainya boleh bagi seseorang untuk sujud kepada seorang yang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya dikarenakan besarnya hak suaminya terhadapnya. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya pada telapak kaki sampai belahan rambut suaminya ada borok yang mengucurkan nanah bercampur darah, kemudian si istri menghadap suaminya lalu menjilati borok tersebut niscaya ia belum sempurna menunaikan hak suaminya.” HR. Ahmad (3/159), dishahihkan Al-Haitsami (4/9), Al-Mundziri (3/55), dan Abu Nu’aim dalam Ad-Dala’il (137).
Apologis itu kaum yang menyedihkan. Sampai kapan kalian akan berpura-pura tidak melihatnya? Islam itu bias gender, akui saja! Tak usah banyak mengelak, mencari-cari celah pembenaran. Islam yang setara itu hanyalah khayalan kalian sendiri yang hendak mencocok-cocokkan doktrin Islam dengan nilai-nilai modern. Persis seperti pseudo-saintis yang berkhayal mencocok-cocokkan doktrin Islam dengan sains modern. Kalian bengkokkan tafsir sedemikian rupa sehingga terbaca seperti yang kalian mau.
Berhenti membohongi diri sendiri dan orang lain.
Be honest to your selves!
Re: sinta pada 01/12 12:25 AM
Ya ampun, kenapa masih ada yang menuduh Islam bias gender?
Bukankah sudah jelas, karakteristik pria & wanita itu beda? Pembagian tugas buat keduanya pun beda!
Perumpamaan njilat borok itu untuk memberitahukan kaum muslim, bahwa apabila seorang suami punya salah/khilaf, maka istrinya harus bisa membantu suami untuk kembali ke jalan yang benar, dengan memecahkan masalah yang ada secara bersama-sama!
Dan untuk bekerja sama menyelesaikan masalah yang ada, maka pendidikan Islam (yang benar) bagi wanita itu menjadi sesuatu yang penting!
Kalaupun masih ada yang menganiaya wanita, itu bukan Islamnya, tapi orang Islam yang jahat!
Sudah dengar ajaran Islam tentang Ibu?
Sudah berkali-kali dijelasin kalau Islam itu membela dan memuliakan wanita!
Makanya, kalau belajar Islam itu jangan setengah2!
NB:
Umat kafir negara lain yang ada sekarang kelihatan maju, karena mereka memlilih untuk jadi sekuler dan tidak perduli mana yang halal & haram!
Kelak suatu saat, mereka pasti akan terperosok ke dalam lubang yang mereka gali sendiri!
perbedaan itu terjadi karena pada dasarnya pembagian tugas yang deberikan Allah antara perempuan dan laki-laki berbeda.
dimana perempuan berat dalam tugas batinnya. yaitu mulai harus memberikan tarbiyah, memberikan kepuasan pada suami dan lain2 yang menyangkut urusan batiniah.
sedangkan laki-laki berat dalam tugas dhohirnya. yaitu pemenuhan sandang, pangan dan papan untuk keluarganya.
masih juga ada komentator yang belum bisa membedakan antara agama yg dimaksud dengan faham/pendapat tentang agama itu sendiri. karena kalau dilihat dari teks yg ditulis, maka sesungguhnya yg dimaksud adalah pemahaman tentang agama yg dipersepsikan oleh kelompok yg kemudian cenderung patriarki. bukan pendapat penulisnya…..hehehe…..jadi heran. susah kalo “baca” sesuatu dengan emosi. maju terus…......JIL
Menarik sekali, tentang diskusi gender. Kami sepakat dengan adanya kesetaraan antara laki2 dan perempuan. Namun kesetaraan ini tidak berlaku mutlak, ada ruang2 tetentu yang memang dimiliki oleh laki2 dan sebaliknya dimiliki oleh perempuan. Contoh ruang publik, seperti Imam Sholat memang harus diisi laki2, namun tidak menutup kemungkinan ruang domestik (spt memasak, mencuci, dll). laki2 bisa menempatinya, padahal mestinya ditempati oleh kaum perempuan.
Mengacu pada ayat al-Qur’an : “inna akramakum ‘indallahi atqaakum”. Bahwa dimata Allah, antara laki2 dan perempuan adalah setara, yang membedakanya adalah kualitas taqwanya kepada Tuhan. Ini berarti tidak ada pembedaan tehadap keduanya, namun yang perlu dipahamkan adalah kedua jenis hamba ini harus saling mengisi (take and give), berfungsi komplementer. Apabila kita lihat lagi ayat Qur’an yang menyatakan Tuhan menciptakan manusia saling berpasangan. Statemen ini kita maknai, bahwa antara laki2 dan perempuan tidak ada superior dan dominatif, yang ada hanya kualitas/prestasi ibadah kepada Allah.
cuuuuaaaapeee ada orang-orang yang menamakan JIL, apakah organisasi ini sudah terdaftar sesuai dengan Undang-undang??
JIL resmi terdaftar gak sih sebagai oraganisasi resmi berdasarkan UNDANG-UNDANG?
jenis kelamin juga berpengaruh dalam status sosial,.. bukanya mendukung ini dan itu,..akan tetapisudah semestinya jenis kelamin memang mempunyai kadar hak dan kewajiban sendiri,.. tak bisa disamakan,..
salam hangat dan sejahtera…
saya rasa pandangan anda luar biasa, Pak Syafiq Hasyim. Karena saya mempraktekkannya dan tidak ada masalah. Semoga Allah memberkahimu
sy hanya blng satu aja yg namanya sinta neraka sudah menunggumu wahai org terburuk di sisi ALLAH SWT. kamu diberi kehidupan oleh allah tapi di balas dg air tuba.ketemuan deh dg aku di bogor sy pembla islam spa yg mencacinya berhadapan dg sy. maju luh musuh allah.
Komentar Masuk (12)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)