Syiah dan Kerukunan “Bilateral ” di Desa Prampelan
Oleh Richa Miskiyya*
Tak seperti di desa lain, desa seluas 2022,31 ha dengan jumlah penduduk 3.042 jiwa ini memiliki heterogenitas keyakinan agama dan anutan madzhab. Meski seratus persen penduduknya muslim, namun di sana terdapat berbagai golongan madzhab agama. Selain NU dan Muhammadiyah, aliran Ahlul Bait atau Sy’iah Itsna Asyariyah ada dan eksis di desa itu. Padahal bila dilihat secara idelogis, begitu banyak kayakinan ketiga penganut ideologi agama itu yang berbeda, kendati kebanyakan perbedaan itu hanya bersifat furuiyyah (amalan sekunder agama).
Komentar
dari banyak artikel yang membuat sAYA mengerutkan kening, baru satu ini yang membuat saya tersenyum.two thumbs up….
Komentar Masuk (1)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)