Suara Mahasiswa,
11/01/2012

Syiah dan Kerukunan “Bilateral ” di Desa Prampelan

Oleh Richa Miskiyya*

Tak seperti di desa lain, desa seluas 2022,31 ha dengan jumlah penduduk 3.042 jiwa ini memiliki heterogenitas keyakinan agama dan anutan madzhab. Meski seratus persen penduduknya muslim, namun di sana terdapat berbagai golongan madzhab agama. Selain NU dan Muhammadiyah, aliran Ahlul Bait atau Sy’iah Itsna Asyariyah ada dan eksis di desa itu. Padahal bila dilihat secara idelogis, begitu banyak kayakinan ketiga penganut ideologi agama itu yang berbeda, kendati kebanyakan perbedaan itu hanya bersifat furuiyyah (amalan sekunder agama). 

11/01/2012 01:03 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (1)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 1 halaman

dari banyak artikel yang membuat sAYA mengerutkan kening, baru satu ini yang membuat saya tersenyum.two thumbs up….

#1. Dikirim oleh set14  pada  06/05   08:14 AM
Halaman 1 dari 1 halaman

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?