Tentang Iman dan Anti-Theodise
Oleh Evi Rahmawati*
Bagi Moqsith, sikap yang ditampilkan GM melalui patahan-patahan kata yang terkadang muram itu, justru tampak sebagai sebuah upaya untuk mengatasi arogansi manusia dalam membahasakan Tuhan.
Menurut Moqsith, jika seseorang mengerti bahasa Arab, maka ia akan tahu bahwa arti dari Allahu Akbar bukanlah “Allah maha besar” sebagaimana sering diterjemahkan kebanyakan orang. Allahu Akbar, menurut Moqsith, memiliki arti “Allah lebih besar.” Lantas dengan cergas Moqsith menafsirkan Allahu Akbar sebagai Allah yang lebih besar, termasuk lebih besar dari segala konsep yang dirumuskan manusia tentang-Nya.
Komentar
Assalamu’alaikum wrwb.
sesungguhnya demikian,kalau mereka sudah membaca basmalah, dgn arti kasih sayang,tidak mungkin mereka akan berbuat kekerasan,membunuh orang2 civil dan menindas ahmadiyah dll
Tapi mereka juga mempunyai rujukan untuk menindas dan membunuh orang2 civil dengan ayat dibawah ini;
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka,QS 48:29.
Orang2 yang tidak sepaham dgn mereka adalah orang2 kafir harus berlaku KERAS.Bisa menindas,bisa membunh lawan2nya.
Mereka ini bersikap bermusuhan baik dengan klompok Islam minoritas maupun dengan orang2 Yahudi dan nasrani (kafir).
Karena merekabersikap bermusuhan artinya mereka menanam kebencian dlm hatinya. seseorang yang menanam kebencian kepada seseorang atau bangsa, ALLAH menjelaskan sbb.
A man who hides his hatred is liar, Any one soread gossip(slander) is a fool.
seseorang yang menyimpan kebencian adalah pembohong, dan seseorang yang menyebarkan fitnah adalah bodoh.
Who ever hates others, he is in darkness, he is walking in darkness,
he dose not know where to go, then he will fall in misery.
Dalam Al quran dijelaskan bahwa orang2 yang menanam kebencian kpd suatu bangsa,agama atau suku, dia tidak bisa berlaku ADIL lagi.QS 5:8.
Pengalaman pribadi saya tinggal di USA.
http://muslimbertaqwa.blogspot.com/p/make-money.html
salam
http://muslimbertaqwa.blogspot.com/p/make-money.html
Assalamu’alaikum wrwb
Setiap muslim dianjurkan membaca “Basmalah” untuk memulai setiap aktivitas di dunia ini.
Dengan kata lain dimulai dgn kata kasih sayang.
Dan menyebutkan atas nama ALLAH.dimana kita selalu ingat akan ALLAH yang maha Melihat kita.
Sayangnya klompok Islam fundamnetalis masih tetap berlaku kasar,berbicara kasar dan berbuat kekerasan bahkan membunuh lawan2nya seperti kita lihat di Pakistan,Iraq,Afganistan dll
KUNCInya mereka bersikap kasar,keras dan zolim kepada orang2 yahudi,nasrani dan muslim2 yang berbeda dgn mereka karena berdalil kpd sebuah ayat ALLAH pula sbb.
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir( memerangi Rasul ), tetapi berkasih sayang sesama mereka, QS 48:29
Ayat inilah pegangan mereka untuk berlaku kasar
kepada orang2 kafir dl
Sangat menyedihkan sekali.
Sesungguhnya ayat itu ditujukan kepada orang2 KAFIR yang sedang memerangi Rasul.
sedangkan kepada orang2 kafir yang baik2,tetap berkasih sayang,santun berlaku adil.
Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu (kesemua golongan2 )karena agama dan tidak [pula] mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. QS.60:8
BENAR BUKAN?
Silakan baca pengalamat tingaldi Japan
yang masarakatnya sangat Islami.
http://muslimbertaqwa.blogspot.com/
wassalam
Laa ilâha illa Allah, tiada ilah (tuhan) kecuali Allah (Tuhan)..
Waktu SD saya menghafal 20 sifat wajib, 20 sifat mustahil, dan sifat ja’iz Allah fi’lu kulli mumkinin aw tarkuhu. Juga menyalin 99 asma’ al husna. Tapi baru setelah mahasiswa saya menyadari arti pentingnya..
Jadi, pemahaman yang pas tentang Tuhan, barangkali seperti dalam agama Budha, Tuhannya tidak didefinisikan. Semakin banyak definisi, Tuhan itu seperti ini, seperti itu….., akan semakin salah….., seperti kata orang Jawa, Tuhan itu ‘tan kena kinaya ngapa’, atau seperti kata Al-Qur’an, laysa kamitslihi syai’un…... Salaam.
Pak Mosdik emang bisa aje…
Tulisannya bagus pak…
saya satuju di bagian..“Jika melakukan kekerasan dengan nama Allah.. berarti Tuhan dia bukan tuhan yang Ar rahman dan Ar Rahim..”
Tapi saya juga tidak memungkiri, bahwa kadang kala seorang anak musti dijewer agar dia bisa lebih “mendengarkan”...
Kita, manusia yang berpengetahuan tahu bahwa kita menjadi penghuni bumi laksana debu, pengetahuan manusia tenang bumipun masih sangat sedikit, yang diatas permukaan bumipun masih banyak ang belum diketahui. Bumi adalah bagian dari tata surya, dan milaran tata surya membetuk galaksi bima sakti. Bumi laksana debu yang tidak terlihatdalam sistem galaksi bima sakti. Galaksi bima SAKTI salah sat dari milyaran galaksi. Alam semesta masih terus bergerak dan berkembang. ALLAH kita yakini sebagai maha pencipta dan maha pemelihara dari alam semesta ini.
Tuhan tidak bisa didefinisikan, laisa kamistlihi syaiun. Dia Maha Mutlak, selainNya adalah relatif. Kata dan tulisan hanya sarana untuk mengungkap dan mendeskripsikan realitas yg bisa ditangkap oleh rasio,indra dan intuisi manusia yg relatif. Masih banyak realitas yg belum bisa diungkap oleh kata-kata dan Tulisan.
Komentar Masuk (7)
(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)