Agenda,
16/11/2011

Ceramah dan Diskusi Publik “What Is Fundamentalism?”

Oleh Redaksi

Ceramah dan Diskusi Publik “What Is Fundamentalism?”
bersama Prof. Dr. Thomas Meyer (Universitas Dortmund, Jerman)

Narasumber pembanding dan pengantar:  Ulil Abshar-Abdalla

Hotel Sofyan Betawi, Jl. Cut Meutia, No. 9, Jakarta Pusat
Senin, 21 November 2011, Pukul 18.00 – 21.00 WIB

16/11/2011 15:43 #

« Kembali ke Artikel

Komentar

Komentar Masuk (3)

(Tampil semua komentar, ascending. 20 komentar per halaman)

Halaman 1 dari 1 halaman

mantap, terus berdialog.!!! karena dialog adalah bagian dari jalan untuk mencari kebenaran..

#1. Dikirim oleh asep saepudin  pada  19/11   09:10 AM

pundamentalism….!!!??? Siapa yg membuat bhs itu? Siapa yg memaknai klmt itu sehingga kalimat tsb bagai sebuah bencana yg maha dahsyat? Siapa yg mengklaim seseorang dgn pundamentalism? Apa tujuan anda2 mendialogkan pundamentalism? Haruskah dialog itu dilakukan di indonesia? Siapakah dan apa latar belakang si prof lulusan jerman itu? Haruskah anda2 berdialog dgn dia?  Mengertikah ia hakikat sari’ah? Sudah tdk lakukah lg kalimat terorisme yg penuh dgn fitnah itu sehingga hrs prlu diciptakan sesuatu yg baru dgn nama pundamentalism? Rakyat sudh semakin CERDAS bosss…. Siapakah yg menciptakan kata Terorism? Apakah tujuan penciptaan kata itu? Mengapa kata itu hrs dikampanyekan secara global?Kemudian siapakah yg diklaim sebagai terorism? Padahal bosss…. Coba anda jwb sendiri…!!!  Siapakah itu TERORISM yg sesungguhnya,..??????????  Dan Apakah Fitnah terorism akn terulang lg dgn isu2 pundamentalism yg di tujukan pd mereka yg rindu dgn SARI’AT ALLAH? Buka mata hati anda utk memjawab smua pertanyaan2 diatas. Trm ksh. WALLOHU A’LAM BISSHOWAB.

#2. Dikirim oleh ashief al-barqiya  pada  23/11   01:01 AM

Assalamu’alaikum wrwb

33 Perbedaan Pemahaman Islam Fundamentalism dan Progresive.

https://docs.google.com/document/d/1gJpDr9KxOM5wtBE-239LCbML4lx8q6qBYFVc3XFxdGY/edit

Fundamentalism agama(Islam dan Kristen) bertujuan mendirikan negara Agama, Peraturan2 Agama dipaksakan kepada Rakyat dgn undang2 pemerintah.Dengan sistem pemerintahan Diktator.

Tidak ada kemerdekaan berkeyakinan agama dan tidak ada opposisi dlm masarakat,Hram hukumnya.

Sedangkan Islam dan Kristen Progressive melindungi setiap keyakinan agama dan memberikan kemerdekaan menjalankan keyakinan agama masing2,dalam bentuk sistem Demokrasi.

Lanjuti di WEBSITE

Salam

#3. Dikirim oleh alatif  pada  23/11   07:36 PM
Halaman 1 dari 1 halaman

Tulis Komentar

Nama:

Surat-e:

Lokasi:

Situs:

Ingat data pribadi saya

Ingin dikirim setiap umpan balik komentar yang masuk?