JIL Edisi Indonesia

Menegaskan Humanisme Islam

DALAM beberapa tahun terakhir, mata kepala kita amat sering menyaksikan macam-macam tindak kekerasan manusia atas manusia lain. Berbagai tindak kekerasan itu dengan sempurna mampu menegakkan supremasi horor di atas nilai-nilai perdamaian dalam kehidupan dan peradaban kemanusiaan secara umum.

18/11/2003 | Klipping, | Komentar (2) #

Merenungkan Sejarah Alquran

Oleh Luthfi Assyaukanie

Pengkajian sejarah Alquran bukan hanya dimaksudkan untuk mengungkap dimensi-dimensi tersembunyi yang selama ini tak terpikirkan oleh umat Islam, tapi juga merupakan modal intelektual untuk memahami kitab suci yang hingga hari ini terus menjadi sumber inspirasi hukum dan moral kaum Muslim. Saya ingin berangkat dari sebuah pijakan bahwa kajian ilmiah tidaklah merusak akidah. Kajian ilmiah juga tidak bertentangan dengan semangat dasar Islam yang mendukung kebenaran dan menjunjung tinggi kebebasan.

17/11/2003 | Kolom, | Komentar (36) #

Trisno S. Sutanto: Dalam Kristen, Fantasi Kiamat Luar Biasa

Kontroversi tentang 300-an orang jemaah Sekte Pondok Nabi pinpinan Pendeta Mangapin Sibuae yang mengikrarkan kiamat pada 10 November lalu belum berakhir. Meski kiamat gagal terjadi—Pendeta Sibuae menyebutnya “digagalkan” Pendeta Simon Timorason, ketua Crisis Center Forum Komunikasi Kristen Indonesia—tapi sebagian jemaah Sekte Pondok Nabi masih percaya dengan petuah Pendeta Sibuae yang mengaku sebagai Rasul Paulus II itu.

17/11/2003 | Wawancara, | Komentar (18) #

Islam dan Debat Gender di Iran Catatan dari Hadiah Nobel Perdamaian untuk Shirin Ebadi

Oleh Ida Rosyidah

Kasus penyambutan Ebadi ini mencerminkan kenyataan yang juga terjadi dalam wacana tentang Islam dan relasi gender di Iran kontemporer.  Dua arus ini berjalan sendiri-sendiri, tanpa dialog.  Saya kira, ada cukup alasan yang kuat untuk berharap bahwa hadiah Nobel Ebadi dapat menjembatani kedua kubu ini.

10/11/2003 | Kolom, | Komentar (0) #

Ahmad Baso: RUU KUB Bersemangat Orde Baru…

Baru-baru ini Departemen Agama akan mengusulkan Rancangan Undang-Undang Kerukunan Umat Beragama (RUU KUB) untuk dibahas di DPR. Rancangan banyak mendapat respon dari berbagai ormas keagamaan dan kalangan yang peduli akan soal kebebasan beragama. Pasalnya, dalam RUU tersebut sarat dengan campur tangan negara terhadap keberagamaan warganya dari mulai lahir sampai mati.

10/11/2003 | Wawancara, | Komentar (3) #

KH. Drs. Imam Ghazali Said, MA: Makin banyak Godaan, makin tinggi Puasanya

Idealnya, moment puasa di bulan Ramadan bisa menurunkan tingkat konsumerisme umat Islam. Tapi kenyataannya, pengeluaran keluarga untuk kebutuhan sehari-hari di bulan suci ini yang bersifat konsumtif jauh melebihi bulan lainnya. Inilah salah satu bentuk ironi puasa. Padahal, substansi puasa adalah menahan diri dari nafsu konsumerisme yang meruah.

27/10/2003 | Wawancara, | Komentar (9) #

Perselingkuhan Agama dan Terorisme

Oleh Rumadi

Penjelasan telah diberikan, bahwa Islam bukan agama teroris. Namun penjelasan itu seolah tidak mampu menghilangkan kesan bahwa Islam sarang teroris. Argumentasi etis-normatif sekilas ada benarnya, meskipun di belakangnya menyembunyikan sekian banyak fakta, bukan saja yang terkait dengan perilaku umat beragama, melainkan juga yang terkait dengan doktrin agama itu sendiri. Harus diakui ada sejumlah doktrin agama yang bisa dijadikan legitimasi dan pembenar untuk melakukan terorisme, terlepas apakah legitimasi itu dapat dibenarkan atau tidak.

20/10/2003 | Kolom, | Komentar (6) #

Prof. Dr. Kautsar Azhari Noer: Kita Butuh Fikih Baru

Sebagai negara yang pluralis, baik dari sudut etnis, bahasa, budaya, dan agama, Indonesia jelas membutuhkan rumusan fikih yang mempunyai visi dan wawasan yang pluralis. Untuk menanggapi kenyataan ini, baru-baru ini, Yayasan Paramadina sebuah lembaga yang dimotori Dr, Nurcholish Madjid dan berkecimpung dalam kajian keagamaan dan sosial, sedang mengembangkan dan merumuskan gagasan tentang fikih lintas agama yang dirampungkan dalam bentuk buku yang berjudul “Fiqih Lintas Agama”. Inilah buku pertama yang secara spesifik membahas soal fikih hubungan antar umat beragama di Indonesia.

20/10/2003 | Wawancara, | Komentar (8) #

Menggagas Fikih yang Manusiawi

Oleh H. Ahmad Budiyanto

bukuzuhair1.jpgMenariknya, dari perdebatan seputar problem hermeneutika teks, buku kecil ini berangkat menuju dataran empiris-sosiologis-antropologis untuk melihat betapa terbatasnya lingkup fikih abad pertengahan untuk menyorot realitas kekinian. Beberapa kasus dan uji coba pemberlakuan fikih sebagai hukum positif justru membuktikan bahwa fikih klasik tidak mampu bekerja efektif pada tataran masyarakat, kecuali sebagai alat politik untuk pengendalian dan penyeragaman aspirasi, sehingga memudahkan kelompok-kelompok pro status quo untuk mengambil keuntungan darinya.

13/10/2003 | Buku, | Komentar (3) #

Bangkitnya Kembali Gerakan Pemikiran NU Catatan dari Muktamar Pemikiran Islam NU

Oleh Hasan Basri

Begitulah kesan yang muncul setelah mengikuti Muktamar Pemikiran Islam NU, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo pada tanggal 3-5 Oktober lalu. Acara ini diperkarsai “maskot-maskot” kaum muda NU, seperti Masdar F Mas’udi, Ulil Abshar-Abdalla dan Zuhairi Misrawi. Muktamar ini pun diselenggarakan di tengah badai kontroversi, kesalahpahaman dan ketakutan yang berlebihan terhadap pemikiran bebas.

13/10/2003 | Kolom, | Komentar (7) #
Halaman: 105 dari 140 ‹ First  < 103 104 105 106 107 >  Last ›