Home » Kajian » Filsafat » Nalar Kekerasan dalam Metafisika Agama
Religion, Myth, Imagination (Photo: Mark Walz/flickr.com)
Religion, Myth, Imagination (Photo: Mark Walz/flickr.com)

Nalar Kekerasan dalam Metafisika Agama

4.03/5 (35)

IslamLib – Kenapa orang beragama melakukan kekerasan? Pertanyaan ini sudah lama mengusik saya setiap kali terjadi peristiwa kekerasan yang melibatkan umat beragama. Apakah itu konflik antar-aliran dalam satu agama, konflik antar-agama, hingga serangan teror yang dikemas dalam idiom-idiom agama.

Dalam beberapa tahun terakhir, pertanyaan ini kembali mengusik saya ketika kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) berulang kali melakukan dan mempertontonkan kekerasan brutal untuk merealisasikan agenda “perjuangan” mereka.

Memang, dalam kenyataan, kekerasan dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk orang yang tidak beragama. Di sisi lain, banyak orang beragama berperilaku welas asih bukan hanya terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap binatang, tumbuhan, dan entitas-entitas alam lainnya.

Harus diakui bahwa agama mengandung ajaran tentang nilai-nilai, yang sangat mungkin memotivasi seseorang untuk memperlakukan manusia dan alam dengan kelembutan dan kasih sayang.

Dalam kenyataan pula bahwa suatu konflik—termasuk konflik yang melibatkan umat beragama—dapat terjadi dengan melibatkan banyak variabel.

Motivasi politik dan/atau ekonomi, misalnya, layak diduga berkontribusi terhadap berbagai kekerasan yang dilakukan oleh, misalnya, tentara Israel atau gerilyawan Hamas dalam perseteruan antara Israel vs Palestina. Atau kelompok teroris Al-Qaeda dalam serangan terhadap menara World Trade Centre (WTC) di Amerika Serikat. Juga kekejaman ISIS ketika melakukan penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan terhadap aparat militer dan warga sipil di Timur Tengah.

Sungguhpun demikian, yang saya persoalkan bukanlah ada atau tidaknya variabel non-agama yang terlibat dalam peristiwa kekerasan. Sebagaimana perbuatan baik layak diduga dimotivasi oleh ajaran agama, bukan tidak mungkin bahwa agama juga berkontribusi terhadap kekerasan yang dilakukan oleh pemeluknya.

Narasi Kekerasan dalam Kitab Suci. Bukan rahasia lagi bahwa kitab suci agama-agama Abrahamik—Yahudi, Kristen, dan Islam—memuat banyak narasi kekerasan. Sejumlah ayat dalam Alkitab dan Alquran secara eksplisit membenarkan dan bahkan mempromosikan penggunaan kekerasan, mulai dari perampasan harta benda, perbudakan, hingga pembunuhan.

Sejarah juga mencatat bahwa berbagai bentuk kekerasan yang dinarasikan dalam Alkitab dan Alquran secara faktual terjadi dalam kehidupan masyarakat Yahudi, Kristen, dan Islam sejak dulu hingga sekarang.

Para pemeluk agama kerap berkilah bahwa kekerasan bukanlah dimensi esensial agama. Para pemeluk agama berhaluan moderat berargumen bahwa ayat-ayat dalam kitab suci memiliki konteks historis tertentu, sehingga tidak boleh dipahami secara literalistik.

Suatu ayat mungkin terkesan menarasikan kekerasan. Namun, narasi kekerasan ini memiliki konteks politik, ekonomi, dan budaya tertentu. Di balik narasi kekerasan ini terkandung esensi agama, yaitu nilai-nilai yang membawa kebaikan bagi manusia dan alam semesta seperti cinta kasih, perdamaian, penghargaan, toleransi, dan sebagainya.

Tidak seperti narasi kekerasan yang keberlakuannya dibatasi oleh konteks historisnya, relevansi nilai-nilai yang dipandang sebagai dimensi esensial agama tersebut berlaku secara universal dan tanpa batas waktu.

Karena itu, menurut pemeluk agama berhaluan moderat, perilaku keberagamaan harus mengedepankan nilai-nilai kebaikan universal ketimbang narasi kekerasan yang tampak di permukaan.

Gaya berkilah ini rupanya juga dilakukan oleh para pemeluk agama berhaluan radikal. Meskipun gemar melakukan kekerasan, mereka bersikukuh bahwa agama secara esensial merupakan jalan keselamatan yang membawa kebaikan bagi manusia dan alam.

Ketimbang sebagai esensi agama, kekerasan dipahami oleh pemeluk berhaluan radikal sebagai strategi untuk menegakkan kebaikan dan menghancurkan kejahatan.

Dari sudut pandang pemeluk berhaluan radikal, tindak kekerasan dibenarkan secara moral untuk mempertahankan diri dari ancaman kelompok-kelompok yang dianggap sebagai musuh; membangun tata sosial ekonomi, politik, dan budaya berbasis ajaran agama; dan menyebarluaskan agama.

Dengan demikian, baik pemeluk agama berhaluan moderat maupun mereka yang berhaluan radikal, keduanya berbagi pandangan tentang kebaikan sebagai dimensi esensial agama. Adapun kekerasan dipahami sebagai dimensi yang semata-mata bersifat aksidental.

Apakah demikian kenyataannya? Menurut saya, kekerasan dalam narasi kitab suci tidak bersifat aksidental terkait dengan pemahaman keagamaan yang literalistik.

Sebagaimana saya bahas di bawah, baik narasi kekerasan dalam kitab suci maupun kekerasan yang dilakukan oleh seorang atau kelompok pemeluk agama, didorong oleh suatu mekanisme nalar yang menghidupi agama itu sendiri.

Metafisika Agama dan Nalar Kekerasan. Agama-agama Abrahamik mungkin berasal dari pewahyuan berdasarkan keyakinan pemeluknya, namun merupakan sebuah pengetahuan manusiawi dari sudut pandang antropologis. Dengan demikian, Yahudi, Kristen, dan Islam—yang oleh pemeluknya sering disebut sebagai “agama langit”—secara antropologis tidak berbeda dari Hindu, Buddha, dan agama-agama lain.

Sebagai pengetahuan, agama lahir dari proses penalaran dengan watak yang khas. Kekhasan dari proses penalaran agama terletak pada kecenderungannya untuk memetakan entitas-entitas dalam kategori-kategori ontologis yang beroposisi seperti Ada vs Tiada, Pencipta vs Ciptaan, Tuhan vs Hamba, dan sebagainya.

Dalam tradisi filsafat, kecenderungan bernalar seperti ini merupakan watak umum sejenis pengetahuan yang disebut metafisika. Metafisika mengandaikan adanya eksistensi yang menjadi sumber atau asal-usul bagi eksistensi yang lain, sehingga hubungan antara berbagai eksistensi tidak pernah berada dalam posisi yang setara secara ontologis.

Narasi mitologis dalam kitab suci agama-agama Abrahamik mengembangkan suatu metafisika tentang sosok Allah sebagai asal-usul bagi eksistensi alam semesta, yang mana kemudian Allah dipandang sebagai Yang Ada, Pencipta dan Tuhan di hadapan alam semesta sebagai Yang Tiada, Ciptaan, dan Hamba.

Oposisi Allah vs alam mendasari kerangka kerja metafisika Abrahamik yang mencakup relasi antara berbagai entitas seperti Manusia vs Alam, Laki-laki vs Perempuan, dan sebagainya.

Dalam nalar metafisika, entitas-entitas beroposisi secara hierarkis. Salah satu entitas dipandang bersifat primer dan memegang kendali karena diasumsikan lebih merepresentasikan Allah dibandingkan dengan entitas lawannya.

Mitologi dalam Alkitab dan Alquran menarasikan bahwa manusia, misalnya, diciptakan oleh Allah dalam citra-Nya. Akibatnya, meskipun bagian dari alam, manusia diasumsikan menempati posisi superior terhadap entitas-entitas lain.

Oposisi hierarkis juga tampak dalam relasi antara laki-laki dan perempuan. Dinarasikan dalam kitab suci bahwa perempuan adalah manusia yang diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Karena itu, meskipun perempuan adalah manusia sebagaimana laki-laki, metafisika Abrahamik memosisikan perempuan sebagai subordinat bagi laki-laki. Bayang-bayang dari bayang-bayang Allah.

Ketaksetaraan relasi oposisi antara entitas-entitas berlanjut dari wilayah ontologi (eksistensi) ke epistemologi (pengetahuan) dan aksiologi (nilai-nilai).

Metafisika Abrahamik tidak hanya memahami Allah sebagai sumber eksistensi (Yang Ada), tetapi juga sumber pengetahuan (Yang Benar), dan sumber nilai-nilai (Yang Baik). Dari sini, pewahyuan diklaim sebagai satu-satunya cara bagi manusia untuk dapat mengetahui kenyataan, kebenaran, dan kebaikan.

Keistimewaan manusia sebagai representasi Allah menjadikannya mampu mengetahui kebenaran dan kebaikan Ilahiah. Dengan berbekal pengetahuan tersebut manusia dipandang memiliki kapasitas untuk mewakili Allah dalam menjalankan kuasa-Nya atas alam.

Laki-laki, sebagai jenis manusia pertama yang diciptakan Allah, dianugerahkan berperan sebagai pemimpin bagi perempuan. Dari sini dapat dipahami kenapa dalam tradisi agama-agama Abrahamik tidak mengenal seorang pun rasul atau nabi yang berasal dari jenis perempuan.

Manusia, sebagai satu-satunya entitas yang diciptakan Allah berdasarkan citra-Nya, berada dalam perangkap sepanjang hidupnya. Kemampuan manusia bernalar menempatkannya dalam posisi dilematis ketika dihadapkan pada hubungan utang-piutang dengan Allah sebagai pemilik kehidupan.

Alkitab dan Alquran menarasikan secara terang benderang bagaimana Abraham (Ibrahim, dalam versi Islam) harus mengorbankan kemampuan bernalarnya ketika Allah meminta dia untuk membunuh putra kesayangannya, Isaac (Ismail, dalam versi Islam), demi melunasi janjinya kepada Allah.

Memang, Allah tampak berbuat kebaikan ketika, pada akhirnya, menggagalkan pembunuhan tersebut dengan mengganti Isaac (Ismail) dengan seekor binatang ternak. Namun, andaipun substitusi Isaac (Ismail) dengan binatang ternak itu adalah sebuah kebaikan, maka kebaikan tersebut harus dipahami dalam konteks kekerasan yang melatarbelakanginya.

Lebih jauh, substitusi Isaac (Ismail) dengan binatang ternak mengawali ritual pengorbanan yang dilakukan secara berkelanjutan (setidaknya dalam lingkungan masyarakat Muslim), yang semakin menegaskan hubungan utang-piutang antara manusia dan Allah yang tak akan pernah lunas terbayar.

Dalam metafisika Abrahamik, hierarki ontologis antara Allah dan manusia menjadikan manusia sebagai obyek kekerasan. Namun, pada saat yang sama, keistimewaan manusia sebagai citra dan wakil Allah menempatkan manusia pada relasi yang bersifat antroposentristik dengan alam yang dipandang memiliki status ontologis lebih rendah dari manusia.

Sebagai citra Allah, manusia memahami alam sebagai entitas yang ada bagi manusia. Sebagai wakil Allah, manusia memiliki kewenangan untuk memanipulasi dan mengeksploitasi alam untuk kepentingan eksistensinya. Apa yang dilakukan manusia dalam berelasi dengan alam tak lain mereplikasikan kekerasan yang dilakukan Allah terhadap manusia.

Nalar kekerasan dalam metafisika Abrahamik juga tampil dalam relasi antara sesama manusia. Selain ketimpangan relasi antara laki-laki dan perempuan, yang menjelaskan hak-hak eksklusif laki-laki yang tidak dimiliki oleh perempuan, kekerasan dalam relasi antara sesama manusia tampak dalam perebutan klaim tentang siapa di antara mereka yang sungguh-sungguh merepresentasikan Allah.

Dari sinilah berkembang berbagai oposisi baru seperti Pemimpin vs Pengikut, Iman vs Kafir, dan sebagainya, yang menjadi pembenaran bagi ketaksetaraan relasi di antara sesama manusia.

Bangsa Yahudi, misalnya, mengklaim sebagai umat yang terpilih oleh Allah (YHWH) untuk menjadi pemimpin umat manusia. Klaim sejenis juga dilakukan oleh banyak kelompok lain atas dasar supremasi etnis dan/atau keyakinan religius. Masing-masing menganggap diri sebagai umat pilihan yang mengemban tugas Ilahiah untuk “menyelamatkan dunia”.

Semangat untuk menjadi “juru selamat” ini dilegitimasi oleh mekanisme nalar yang mempersamakan hal-hal yang berbeda. Dari sini, perampasan, penculikan, atau pembunuhan yang dilakukan oleh sebagian pemeluk agama sesungguhnya adalah operasionalisasi pada tingkat praktis dari kekerasan pada tingkat teoretis.

Dengan demikian, kekerasan bukanlah dimensi yang bersifat aksidental dalam agama-agama Abrahamik.

Kekerasan yang kerap dilakukan oleh sebagian pemeluk agama-agama Abrahamik bersumber dari mitologi dalam Alkitab dan Alquran yang mengisahkan asal-usul penciptaan dan pola relasi antara Allah dan manusia, antara manusia dan alam, dan antara sesama manusia yang berhadapan secara timpang.

Dengan watak penalaran khas metafisika, kekerasan bersifat esensial dan dapat diibaratkan sebagai jantung yang memompa kehidupan agama-agama Abrahamik.[]

Silahkan nilai tulisan ini

41 comments

  1. Howdy, i read your blog occasionally and i own a similar one and i was just curious if you get a lot of spam feedback? If so how do you reduce it, any plugin or anything you can advise? I get so much lately it’s driving me crazy so any assistance is very much appreciated.

  2. I used to be more than happy to search out this net-site.I needed to thanks to your time for this wonderful learn!! I undoubtedly enjoying every little little bit of it and I’ve you bookmarked to take a look at new stuff you blog post.

  3. Have you ever thought about creating an e-book or guest authoring on other blogs? I have a blog based on the same subjects you discuss and would love to have you share some stories/information. I know my readers would enjoy your work. If you are even remotely interested, feel free to shoot me an email.

  4. I was reading some of your content on this site and I believe this site is rattling informative! Keep on putting up.

  5. Write more, thats all I have to say. Literally, it seems as though you relied on the video to make your point. You definitely know what youre talking about, why waste your intelligence on just posting videos to your site when you could be giving us something informative to read?

  6. I have been absent for some time, but now I remember why I used to love this site. Thank you, I will try and check back more frequently. How frequently you update your website?

  7. Woah! I’m really enjoying the template/theme of this website. It’s simple, yet effective. A lot of times it’s very difficult to get that “perfect balance” between superb usability and appearance. I must say you’ve done a superb job with this. Also, the blog loads extremely quick for me on Opera. Superb Blog!

  8. I gotta favorite this site it seems very helpful very useful

  9. I’m not sure exactly why but this website is loading incredibly slow for me. Is anyone else having this problem or is it a issue on my end? I’ll check back later and see if the problem still exists.

  10. What’s Taking place i am new to this, I stumbled upon this I have discovered It positively helpful and it has helped me out loads. I hope to contribute & aid different users like its helped me. Good job.

  11. Hi there, I found your blog via Google while searching for a related topic, your site came up, it looks good. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.

  12. Excellent post. I was checking constantly this blog and I am impressed! Extremely helpful information specifically the last part 🙂 I care for such information a lot. I was looking for this certain information for a very long time. Thank you and best of luck.

  13. As I website possessor I think the written content here is very wonderful, thankyou for your efforts.

  14. I have been absent for a while, but now I remember why I used to love this web site. Thank you, I will try and check back more often. How frequently you update your site?

  15. Thank you for every other fantastic article. Where else may anyone get that type of info in such a perfect manner of writing? I’ve a presentation subsequent week, and I’m on the search for such information.

  16. Thanks a lot for providing individuals with such a nice opportunity to read critical reviews from here. It is usually very enjoyable and also full of amusement for me and my office co-workers to search the blog the equivalent of thrice in one week to read through the new issues you have got. And indeed, I’m just at all times impressed concerning the perfect creative concepts you give. Certain 2 areas in this post are in reality the most beneficial we have all had.

  17. I think this website has got some really great info for everyone :D. “America is not merely a nation but a nation of nations.” by Lyndon B. Johnson.

  18. Hi! I basically wish to offer a big thumbs up for that excellent information you have in this article on this article. I will be returning near your own website for new soon.

  19. Perfect work you have done, this web site is really cool with great info .

  20. Thanks a ton for bothering to line all this out for people. This particular posting ended up being extremely useful if you ask me.

  21. You have mentioned very interesting details ! ps decent site.

  22. I really like what you guys are usually up too. Such clever work and coverage! Keep up the terrific works guys I’ve included you guys to my blogroll.

  23. Very interesting subject , regards for putting up.

  24. Great – I should certainly pronounce, impressed with your site. I had no trouble navigating through all the tabs and related information ended up being truly simple to do to access. I recently found what I hoped for before you know it in the least. Reasonably unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or anything, web site theme . a tones way for your client to communicate. Excellent task.

  25. Hi, just required you to know I he added your site to my Google bookmarks due to your layout. But seriously, I believe your internet site has 1 in the freshest theme I??ve came across. It extremely helps make reading your blog significantly easier.

  26. Nuestro SERVICIO TÉCNICO Siemens se preocupa de su bienestar, por ello analizará las causas de su avería y le aconsejará cómo prevenirla, también realizará un análisis personalizado para localizar posteriores problemas. Desde nuestro Servicio Técnico Siemens le garantizamos el óptimo tratamiento de su electrodoméstico Siemens, así como el uso de recambios. Descúbranos, si no nos conoce todavía, somos el SERVICIO TÉCNICO Siemens que más garantías ofrece, nuestros tiempos de reparación son los más bajos de los que pueda encontrar, al igual que nuestras tarifas, que no tienen competencia. Disfruta de la libertad de hablar en manos libres con una brillante calidad de sonido en cada conversación.

  27. Youre so cool! I dont suppose Ive read anything like this before. So good to seek out any person with some unique thoughts on this subject. realy thanks for starting this up. this web site is one thing that’s wanted on the internet, somebody with just a little originality. helpful job for bringing something new to the web!

  28. We are a gaggle of volunteers and opening a brand new scheme in our community. Your website provided us with helpful information to work on. You’ve performed an impressive job and our whole community will probably be grateful to you.

  29. What i don’t realize is actually how you’re now not really a lot more well-liked than you may be right now. You are very intelligent. You already know thus significantly on the subject of this topic, made me for my part imagine it from a lot of numerous angles. Its like women and men aren’t interested unless it is something to do with Girl gaga! Your own stuffs nice. Always take care of it up!

  30. Very informative and great anatomical structure of content, now that’s user genial (:.

  31. Someone essentially help to make seriously articles I would state. This is the very first time I frequented your website page and thus far? I amazed with the research you made to make this particular publish amazing. Magnificent job!

  32. MEILLEUR CREDIT reste le meilleur choix si vous recherchez un crédit, un prêt, un financement rapide et surtout SANS AUCUN FRAIS à l’avance, visitez leur site web : http://www.meilleur-credit.net

  33. Regards for helping out, good info .

  34. Howdy would you mind letting me know which web host you’re using? I’ve loaded your blog in 3 different browsers and I must say this blog loads a lot faster then most. Can you recommend a good web hosting provider at a fair price? Thanks a lot, I appreciate it!

  35. Lovely blog! I am loving it!! Will come back again. I am bookmarking your feeds also

  36. This really is truly fascinating, You’re a extremely professional blogger. I’ve joined your rss feed and sit up for looking for far more of your fantastic post. Also, I have shared your internet site in my social networks!

  37. I really like reading and I believe this website got some really utilitarian stuff on it! .

  38. I like this website very much so much excellent information.

  39. hi!,I really like your writing very much! share we keep in touch more approximately your post on AOL? I require an expert in this space to unravel my problem. Maybe that is you! Having a look forward to look you.

  40. Make money working online! Click the link.

  41. Make money working online! Click the link.

Leave a Reply

Your email address will not be published.