Home » Kajian » Quran (page 4)

Quran

Alquran Tak Turun Di Ruang Hampa

4.5/5 (2) “Peradaban Islam adalah peradaban teks” demikian tesis Nasr Hamid Abu Zayd, pemikir asal Mesir yang sudah dikenal luas di dunia Islam itu (Abu Zayd: 2003). Pernyataan Abu Zayd dibenarkan oleh produk pemikiran Islam dari abad ke abad yang ...

Sejarah Al-Qur’an: Rejoinder

5/5 (1) Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada siapa saja yang telah memberikan komentar dan kritik terhadap artikel saya tentang “Merenungkan Sejarah Al-Qur’an” yang dipublikasikan di website Jaringan Islam Liberal (JIL). Pada mulanya, artikel itu adalah bagian dari refleksi kegiatan ...

Merenungkan Sejarah Alquran

5/5 (4) Bulan Ramadhan adalah bulan Alquran dan sekaligus merupakan bulan puji-pujian terhadap kitab suci ini. Tanggal 17 Ramadhan dianggap sebagai puncak dari ritual pengagung-agungan terhadap Alquran, karena pada tanggal inilah Alquran diyakini diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad. Di ...

Hermeneutika Ayat-ayat Perang

5/5 (1) Seraya mengelus-elus jenggotnya, Amrozi tersenyum manis menunjukkan ekspresi wajah tanpa dosa (cool calm, and over confident), ketika dia disidang dalam tragedi bom Legian-Bali, yang telah menewaskan sekitar 200 orang. Selama ini Amrozi dikenal sebagai the smiling suspect, sehingga ...

Menafsir Teks Secara Kritis

Tolong nilai artikel ini di akhir tulisan.   Dalam tradisi umat beragama, teks selalu menempati posisi sentral. Teks senantiasa menjadi rujukan utama bagi laku beragama mereka. Ia kerap berfungsi sebagai hakim atas problematika yang dihadapi. Ikhwal ini karena teks bukanlah ...

Membongkar Teks Ambigu

4.25/5 (4) Tantangan teologis terbesar dalam kehidupan beragama saat ini ialah bagaimana seorang beragama bisa mendefinisikan dirinya di tengah agama-agama lain. Atau istilah teologi kontemporernya, bagaimana bisa berteologi dalam konteks agama-agama. Ada satu pertanyaan mendasar: kenapa pertemuan antaragama (tepatnya pihak ...

Berinteraksi dengan Teks

4/5 (1) Tulisan ini diusahakan sejalan dengan visi global gagasan Ulil Abshar-Abdalla tentang wahyu progresif (lihat: Wajah Liberal Islam di Indonesia; 74-78). Kalaupun tidak sejalan, katakanlah usaha mengelaborasi lebih lanjut gagasan mendasar Ulil itu. Ulil yakin akan visi progresif wahyu, ...