Home » Keluarga » Perempuan

Perempuan

Politik Seks di Indonesia

3.84/5 (31) Ketika negara menyatakan bahwa perkosaan  anak merupakan kejahatan yang harus diselesaikan dengan hukuman kebiri ( Mensos Khofifah), “ tembak saja” (KPPPA Yohana) ; sementara cara melihat akar masalahnya “(anak) perempuan jangan jalan sendirian” ( Bupati Rejang Lebong) dan ...

Tanah dan Tubuh Perempuan

4.2/5 (10) IslamLib – “Gue enggak percaya kalau kita berasal dari tanah, gue kan berasal dari sperma. Mungkin iya, gue mati jadi tanah.” Perkataan ini keluar dari mulut teman saya ketika kami sedang berbincang-bincang tentang kekuasaan Ilahi. Sebagai bangsa Indonesia yang ...

Siapa Membunuh Ruyati?

3/5 (1) IslamLib – Ruyati dipancung di Arab Saudi. Semua kita mengutuk pemancungan itu. Perempuan miskin itu didakwa bersalah karena membunuh majikannya. Ia tak punya pilihan lain. Sang majikan hendak memperkosanya. Tanpa mempertimbangkan latar belakang pembunuhan, pemerintah Arab Saudi tetap ...

Sumiati dan Khadijah

3.67/5 (3) IslamLib – Nama Sumiati menghiasi berbagai media massa di Indonesia bukan karena sebuah prestasi, tapi karena keprihatinan yang sangat mendalam akan dirinya. Ia menjadi korban kebiadaban majikan di Arab Saudi, salah satu negara yang dijadikan tujuan mencari nafkah ...

Perempuan dan Kue Donat

4.1/5 (10) IslamLib – Di sebuah televisi swasta ketika sedang sahur, saya mendengar Ustadz Jefri al-Buchori, da’i yang sekarang naik daun, sedang memberi petuah-petuah keagamaan. Di antara percikan petuahnya itu, ia menganjurkan perempuan-perempuan muslimah memakai jilbab. Dengan penuh percaya diri, ...

Nia Dinata: “Pendidikan Kritis Sangat Penting Bagi Perempuan”

5/5 (1) IslamLib – Ada anggapan bahwa dekadensi moral bangsa terkait dengan urusan perempuan. Karena itu, demi menjaga moral bangsa yang disempitkan maknanya dalam persoalan susila, diperlukan pengaturan lebih ketat, terutama untuk perempuan. Bagaimana Nia Dinata, sineas muda Indonesia yang ...

Perempuan dan Liberalisme di Muhammadiyah

1/5 (1) Sidang Pleno II Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dibawah kepemimpinan Dien Syamsuddin pada 17 Juli 2005 akhirnya memutuskan bahwa tidak ada satu perempuan pun dalam susunan kepengurusan periode 2005-2010. Keputusan ini sama sekali tidak mengejutkan dan hanya menjadi potret ...