Home » Politik » Dunia Islam » Gerakan Magrib Mengaji, Apa Perlu?
[Foto: kemenag.or.id]
[Foto: kemenag.or.id]

Gerakan Magrib Mengaji, Apa Perlu?

3.57/5 (37)

Baru-baru ini Walikota Bandung Ridwan Kamil meluncurkan program ‘Magrib Mengaji’ di Kota Bandung, Jawa Barat. Katanya, program itu dimaksudkan agar Bandung tidak hanya maju dalam infrastruktur fisik, tetapi baik pula akhlak masyarakatnya.

Pasca-reformasi kita memang menyaksikan gencarnya pemerintah, khususnya kepala daerah, mengeluarkan kebijakan politik atau peraturan daerah bernuansa syariah. Banyak politisi dan kepala daerah meyakini simbol dan identitas agama bisa menjadi sumber pendulang suara dalam pemilu mengingat tingginya tingkat religiusitas masyarakat.

Padahal, kebijakan yang bersifat favoritisme atas satu agama tersebut bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 yang berdiri di atas semua agama dan golongan tanpa diskriminasi. Selain itu, bersumber pada ajaran agama, kebijakan bernuansa syariah itu lebih menyentuh aspek moral dan simbolik ketimbang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umum yang menjadi tugas pokok pemerintah.

Terlepas dari persoalan mendasar tersebut, benarkah program atau gerakan magrib mengaji itu bisa memperbaiki akhlak sesuai yang diharapkan?

Tanpa ada gerakan mengaji sekalipun, religiusitas masyarakat Indonesia sebenarnya sudah tak diragukan lagi. Menurut survei Gallup di 114 negara pada 2009, Indonesia berada pada urutan keempat dari 10 negara dengan tingkat religiusitas tertinggi. Sebanyak 99 persen penduduk Indonesia mengatakan bahwa agama penting dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Fenomena itu memang terlihat jelas. Pendidikan Islam tumbuh subur, di antaranya tampak dari pertumbuhan jumlah lembaga pendidikan Islam seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam. Jumlah rumah ibadah juga terus bertambah tiap tahunnya.

Selain itu, belakangan banyak berdiri lembaga filantropi Islam yang modern dan profesional untuk menyalurkan dana-dana sosial umat—zakat, infak, sedekah—kepada masyarakat miskin dan membutuhkan. Di ranah kultural, tumbuh pesat industri busana Muslim, buku Islam, bahkan tayangan televisi bernuansa Islami.

Lantas, apakah tingginya religiusitas itu berkorelasi dengan makin baiknya perilaku bernegara dan sosial? Di sinilah kita menemukan fakta yang justru berkebalikan. Surplus religiusitas di kalangan umat Islam itu tak lantas mengejawantah ke terwujudnya perilaku yang penuh kebaikan bagi semesta (rahmatan lil’alamin).

Di media sosial, misalnya, banyak orang memanfaatkan jaringan pertemanan itu untuk menyebar tautan pesan-pesan instan agama yang berisi pengkafiran terhadap kelompok yang dianggap berbeda. Sejumlah media online berbendera Islam isinya justru fitnah, ideologi radikal, dan penyebaran kebencian terhadap kelompok lain daripada berisi pesan-pesan damai yang menjadi akar kata “Islam” itu sendiri. Sejumlah organisasi massa Islam kerjanya justru main hakim sendiri dan menebar teror terhadap kelompok-kelompok minoritas seperti Syiah dan Ahmadiyah.

Studi bertajuk ”How Islamic are Islamic Countries?” oleh Scheherazade S Rehman dan Hossein Askari dari George Washington University pada tahun 2010 menemukan bahwa justru Selandia Baru berada di urutan pertama negara dengan indeks Islami tertinggi di antara 208 negara yang dikaji. Sementara Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim menempati urutan ke-140.

Mengacu pada prinsip-prinsip dasar ajaran Islam dalam Alquran dan hadis, studi itu membangun empat indikator indeks keislaman: prinsip ekonomi Islam, nilai hukum dan pemerintahan dalam Islam, hak asasi manusia dan politik, serta hubungan internasional dan masyarakat global.

Skor tertinggi negara-negara Muslim hanya berada di urutan menengah dalam keseluruhan indeks, yaitu Malaysia (38), Kuwait (48), dan Uni Emirat Arab (66). Urutan atas dari indeks itu terdiri dari negara-negara Barat, seperti Kanada (7), Inggris (8), Australia (9), dan Amerika Serikat (25).

Ini memang studi pendahuluan yang masih harus disempurnakan baik metodologi maupun datanya. Selain itu, ia lebih menampilkan potret deskriptif dan tidak berpretensi untuk menyimpulkan sebuah hubungan sebab-akibat. Namun, studi itu memberikan gambaran pada kita tentang potret Indonesia dan dunia Islam saat ini.

Indeks Persepsi Korupsi 2015 yang dikeluarkan oleh Transparansi Internasional juga memperlihatkan wajah buruknya tingkat korupsi negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Dari 168 negara yang dikaji, Indonesia berada pada urutan 88.

Peringkat atas (dipersepsikan sangat bersih) didominasi negara-negara Barat, seperti Denmark (1), Finlandia (2), Swedia (3), Kanada (9), Inggris (10), Australia (13), dan Amerika Serikat (16). Sementara 6 negara dari 10 peringkat terendah (dipersepsikan sangat korup) adalah negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, seperti Sudan, Afghanistan, dan Somalia.

Studi oleh M. Steven Fish (2011) juga menemukan tingginya ketidaksetaraan gender di negara-negara Muslim dilihat dari indikator rasio pendapatan antara laki-laki dan perempuan, proporsi gender di parlemen, dan jumlah perempuan di kabinet.

Fish juga menemukan bahwa beberapa dekade ini dunia Islam mengalami problem terorisme. Berdasarkan data periode 1994-2008, kelompok Islamis radikal bertanggung jawab atas lebih dari 60 persen aksi pemboman dengan jumlah korban yang besar, yang menyebabkan 70 persen dari korban meninggal dunia.

Hasil-hasil studi tersebut menegaskan bahwa keislaman dan tingginya religiusitas tidak berbanding lurus dengan meningkatnya akhlak masyarakat. Karena itu, pemerintah mestinya tidak terjebak pada kebijakan yang berorientasi pada formalitas ritual agama semata, yang hanya memicu “overdosis” agama. Yaitu, kebijakan yang hanya meningkatkan rutinitas ritual keagamaan di kalangan umat, tapi absen dalam capaian yang jelas dan terukur.

Di Amerika Serikat, misalnya, perumusan kebijakan umumnya didahului oleh pengkajian atas problem sosial yang jadi ide dasar kebijakan itu beserta solusinya oleh lembaga-lembaga think tank, pusat-pusat penelitian, dan para peneliti dari universitas.

Temuan mereka, yang disebarkan lewat media, artikel jurnal, dan buku menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengkomunikasikan ide awal kebijakannya ke publik lewat berbagai presentasi dan media massa. Setelah memperoleh respons dan masukan dari masyarakat luas, barulah kebijakan itu dirumuskan.

Temuan-temuan riset empiris mestilah jadi dasar untuk menghasilkan kebijakan pemerintah yang jelas kegiatannya maupun hasil yang hendak dicapai. Di sinilah perlunya kerjasama pemerintah dengan kalangan akademis. Lembaga-lembaga riset di perguruan tinggi kita telah berkembang pesat, kemampuan para penelitinya pun bisa diandalkan. Melibatkan mereka dalam pembuatan kebijakan adalah kebutuhan yang niscaya dalam merumuskan kebijakan yang tepat sebagai solusi atas problem yang dihadapi masyarakat.

Silahkan nilai tulisan ini

25 comments

  1. This is my first time visit at here and i am in fact pleassant to read everthing at
    single place.

  2. Hello just wanted to give you a quick heads up.
    The text in your article seem to be running off the screen in Opera.
    I’m not sure if this is a format issue or something to do
    with browser compatibility but I figured I’d post
    to let you know. The design look great though! Hope you get
    the problem resolved soon. Cheers

  3. I do trust all of the ideas you’ve presented to your post.
    They are really convincing and can certainly work. Still, the posts
    are too quick for starters. May you please lengthen them a little from subsequent time?

    Thank you for the post.

  4. Undeniably imagine that which you said. Your favourite reason appeared to
    be on the internet the easiest factor to consider of.
    I say to you, I certainly get annoyed even as people think about issues that they just don’t recognise about.
    You controlled to hit the nail upon the highest as neatly as outlined
    out the whole thing without having side-effects , other folks can take a signal.
    Will likely be again to get more. Thank you

  5. My programmer is trying to persuade me to move to .net from PHP.
    I have always disliked the idea because of the costs. But he’s tryiong none the less.
    I’ve been using Movable-type on a variety of websites for
    about a year and am worried about switching to
    another platform. I have heard good things about
    blogengine.net. Is there a way I can import all my
    wordpress posts into it? Any help would be greatly appreciated!

  6. Hi there just wanted to give you a quick heads up.

    The words in your content seem to be running off
    the screen in Ie. I’m not sure if this is a format issue or something to do with internet browser compatibility
    but I thought I’d post to let you know. The design look great though!
    Hope you get the problem fixed soon. Thanks

  7. What’s up everyone, it’s my first pay a quick visit at this site, and
    post is actually fruitful for me, keep up posting such posts.

  8. Hello There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article.
    I will make sure to bookmark it and come back to read more of your useful information. Thanks
    for the post. I’ll certainly return.

  9. Pretty! This has been an extremely wonderful article. Thank you for supplying this
    info.

  10. After I originally commented I seem to have clicked
    the -Notify me when new comments are added- checkbox and from
    now on every time a comment is added I get four emails with the same comment.
    Perhaps there is a way you can remove me from that service?
    Many thanks!

  11. It’s actually a great and useful piece of information. I’m happy that you simply shared
    this useful information with us. Please stay us up to date like this.

    Thanks for sharing.

  12. I believe that is among the such a lot vital info for me.
    And i’m happy studying your article. But should commentary
    on some common issues, The web site taste is wonderful, the articles is in reality nice
    : D. Just right process, cheers

  13. Ahaa, its fastidious dialogue concerning this piece of
    writing at this place at this blog, I have read
    all that, so now me also commenting here.

  14. Today, I went to the beachfront with my kids. I found a sea shell and gave it to my
    4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her ear and screamed.

    There was a hermit crab inside and it pinched her ear. She never wants to go back!
    LoL I know this is completely off topic but I had to
    tell someone!

  15. Normally I do not read post on blogs, however I would like to say that
    this write-up very compelled me to try and do so!
    Your writing style has been surprised me. Thank you, very great article.

  16. Hello! I’ve been reading your weblog for some time
    now and finally got the bravery to go ahead and give you a shout out
    from Austin Tx! Just wanted to tell you keep up the excellent job!

  17. Hello to every one, since I am in fact keen of reading this blog’s
    post to be updated regularly. It consists of good information.

  18. Hi there, You have done an excellent job.
    I will definitely digg it and personally recommend to my friends.
    I’m confident they’ll be benefited from this website.

  19. you are in point of fact a excellent webmaster.
    The web site loading speed is amazing. It seems that
    you’re doing any unique trick. Moreover, The
    contents are masterwork. you have performed a fantastic activity in this
    topic!

  20. I used to be able to find good advice from your blog
    articles.

  21. It’s hard to find educated people about this topic, but you sound like you know
    what you’re talking about! Thanks

  22. I’m not sure where you are getting your information, but good topic.
    I needs to spend some time learning more or
    understanding more. Thanks for excellent information I was looking for this info for my mission.

  23. Hmm it seems like your website ate my first comment
    (it was super long) so I guess I’ll just sum it up what I submitted and say, I’m thoroughly enjoying your blog.
    I as well am an aspiring blog writer but I’m still new to everything.
    Do you have any helpful hints for rookie blog writers?
    I’d really appreciate it.

  24. Greetings I am so grateful I found your weblog, I really found you by accident, while I was looking on Yahoo
    for something else, Anyhow I am here now and would just like to say kudos for a remarkable post and a all round thrilling blog (I also love the theme/design), I don’t have
    time to look over it all at the moment but I have book-marked it and also
    added in your RSS feeds, so when I have time I will be back
    to read more, Please do keep up the superb job.

  25. Your style is so unique in comparison to other people
    I have read stuff from. Thanks for posting when you’ve got the opportunity,
    Guess I’ll just book mark this site.

Leave a Reply

Your email address will not be published.