Home » Politik » Radikalisme » Utopisme dan Irasionalitas Sistem Khilafah
Kampanye Khilafah oleh HTI (Foto: hizbut-tahrir.or.id)
Kampanye Khilafah oleh HTI (Foto: hizbut-tahrir.or.id)

Utopisme dan Irasionalitas Sistem Khilafah

4.75/5 (4)

IslamLib – Proliferasi gerakan Islam berideologi kanan di Indonesia beberapa tahun belakangan, membuka kembali perdebatan tentang khilafah Islam. Ini terjadi karena Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), salah satu eksponen gerakan Islam ideologis di Indonesia, mengusung gagasan perlunya kembali ke sistem khilafah sebagai solusi semua problem yang dihadapi bangsa-bangsa dunia, termasuk Indonesia.

Tulisan ini bermaksud mengkaji utopisme dan irasionalitas adopsi sistem khilafah Islam dalam konteks modernitas. Irasionalitas mengadopsi sistem khilafah dalam konteks masa kini, sebenarnya bisa diidentifikasi melalui pelacakan setting dan struktur sosial suatu masyarakat.

Kajian tentang sejarah pembentukan dan evolusi bentuk-bentuk pemerintahan di negara-negara Arab yang dilakukan Nazih al-Ayubi (1995) dalam Overstating Arab States, bisa dijadikan salah satu contoh. Al-Ayubi menggunakan kerangka teori Marxisme tentang mode of production untuk menganalisis evolusi sistem kenegaraan di dunia Arab.

Tapi yang terjadi ketika menggunakan kerangka teori tersebut? Kegagalan dalam menjelaskan fenomena yang terjadi di Arab sana. Kerangka teori Marxisme mengidentifikasi bahwa suprastuktur negara sangat ditentukan oleh basis masyarakat. Oleh Marx, basis itu tidak lain adalah mode of production dan relasi antar para pemilik sarana-sarana produksi.

Di masyarakat Barat di mana Marx menelurkan gagasannya, sarana produksi lebih bersifat modern. Tapi dalam masyarakat Arab pra-Islam, mode of production seperti yang diandaikan Marx tidaklah ada. Yang berlangsung adalah apa yang disebut dengan Asiatic mode of production atau model produksi Asia, di mana pemilik unsur-unsur produksi adalah tribe (suku). Yang dimiliki tidak lain adalah tanah.

Penguasaan unsur produksi pada akhirnya ditentukan oleh pemilikan atas tanah. Untuk membuktikan bahwa basis menentukan suprastruktur, pendekatan Marxian bisa diterapkan di sini. Karena dominasi pemilikan tanah ada di tangan suku, maka proses penentuan suprastruktur negara sangat ditentukan oleh ikatan-ikatan primordial yang kemudian dikenalkan oleh Ibn Khaldun dengan nama ashabiyah (fanatisme).

Dalam konteks inilah, Ibn Khaldun kemudian mengintrodusir gagasan bahwa satu-satunya jalan untuk mengontrol negara adalah dengan peperangan, sehingga terjadi pergeseran pola produksi dari Asiatic mode of productionkepada tributary, military atau conquest mode of production.

Lahirnya imperium Islam, sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari mode produksi seperti ini. Jika dilihat secara kasar, tributary mode of production ini sebenarnya terjadi dalam satu sistem pemerintahan bernama khilafah.

Dalam konteks ini, simplifikasi khilafah sebagai sistem pemerintahan yang terbaik menjadi sangat ahistoris. Dengan melihat struktur sosial di atas, khilafah sama sekali bukan sistem Islam. Ia adalah produk zaman, di mana sistem kenegaraan didasarkan tribe atau puak sangat mendominasi.

Lahirnya sistem khilafah adalah evolusi dari sistem dan mekanisme yang berkembang dalam tradisi masyarakat Arab pra-Islam. Karena itu, dia mengandung unsur-unsur partikularistik yang tidak bisa diadopsi begitu saja dalam konteks masyarakat yang memiliki sistem sosial yang berbeda.

Karena itu, jika khilafah diklaim sebagai sistem pemerintahan Islam yang universal, sesungguhnya akan mudah saja bagi kita menemukan sistem itu dipraktikkan di seantero Arab yang memiliki hubungan genealogis erat dengan sejarah kelahiran khilafah. Tapi yang terjadi adalah, hampir tidak ada negara-negara Timur Tengah yang mengadopsi sistem khilafah sebagai sistem negara modern.

Tidak sedikit yang justru beralih mengadopsi sistem republik atau republik demokratis. Ini menunjukkan bahwa sistem bernegara adalah sesuatu yang bersifat evolutif dan merupakan human construction atau konstruksi manusia yang tidak terlalu jauh melibatkan Tuhan.

Dengan menjadikan negara-negara Arab sebagai objek pengamatan, Ibn Khaldun juga sampai pada kesimpulan bahwa terdapat lima tahapan perkembangan dan keruntuhan suatu negara: konsolidasi, tirani, eksploitasi hak-hak istimewa, perdamaian serta desolusi, dan pembusukan (Fakhry, 2003: 342).

Pada tahapan yang terakhir ini, kekuasaan akan mengalami pembusukan, karena menurut Ibn Khaldun, telah terjadi penyalahgunaan hak milik publik untuk kesenangan penguasa (monarch).

Apa yang diidentifikasi Khaldun ini tentu terjadi dalam sebuah konteks di mana khilafah menjadi sistem dominan bagi bangsa-bangsa Arab di masa lampau. Karena besarnya potensi penyimpangan yang luar biasa pada sistem khilafah itulah, menjadi maklum kalau negara-negara Arab belakangan ini mulai melirik demokrasi sebagai sistem alternatif (Richard N. Hass, 2003).

Tentu demokrasi tidak sepenuhnya baik. Tapi sampai hari ini, demokrasi selalu dirujuk sebagai sistem pemerintahan terbaik. Di banding sistem pemerintahan lainnya, demokrasi termasuk yang paling reliable atau andal. Dan dalam demokrasi sendiri, terdapat varian-varian yang cukup beragam. Tapi keragaman varian itu sah saja sepanjang nilai-nilai dasar demokrasi tetap diberlakukan.

Tapi sementara kelompok menolak demokrasi atas dasar keyakinan bahwa hukum Tuhan adalah hukum terbaik. Gagasan ini sangat utopis dan terlampau abstrak. Bagaimana hukum Tuhan yang abstrak itu akan diberlakukan untuk menangani persoalan-persoalan kemanusiaan, kalau tidak juga melewati campur tangan manusia.

Sementara pada awal pewahyuan saja hukum-hukum Tuhan itu masih memerlukan penjelasan teoretik dan praksis dari Nabi, apatah lagi di masa kita yang hidup di alam yang jauh dari Nabi. Penafsiran hukum-hukum Tuhan tidak pernah bisa dielakkan.

Dalam konteks itu, demokrasi juga dapat disebut sebagai kreasi manusia untuk mengaktualisasi hukum Tuhan dalam konteks profanitas kehidupan manusia. Demokrasi tidak bermakna hilangnya suara Tuhan.

Bahwa Islam punya banyak sistem dalam mengatur kehidupan, tentu bisa dibenarkan. Tapi klaim bahwa Islam punya sistem bernegara yang lebih baik juga kesimpulan yang terburu-buru. Namun demikian, Islam punya hak dan potensi untuk mengadopsi nilai-nilai demokrasi yang tidak destruktif.

Di luar soal dari mana demokrasi berasal, nilai-nilai demokrasi sebenarnya sangat kompatibel dengan Islam. Karena itu, yang diperlukan bukan semata-mata mengadopsi demokrasi ala Barat itu, melainkan melakukan “ekstraksi” sehingga nilai-nilai demokrasi yang sudah universal pada dasarnya itu bisa bertemu dengan gagasan Islam yang rahmatan lil `alamin.

Para filosof muslim telah memberikan teladan, bagaimana melakukan akselerasi warisan filsafat Yunani dengan nilai-nilai genuine Islam, sehingga lahirlah filsafat Islam yang kaya dan sarat dengan nilai-nilai Islam. Tapi meski begitu, mereka juga tidak menafikan perujukan terhadap filsafat Yunani sebagai inspirasi.

Pilihan untuk meninggalkan sistem khilafah dan menggantinya dengan demokrasi justru menunjukkan kekayaan Islam dan fleksibilitas agama ini dalam melakukan akselerasi dengan perubahan.

 

Silahkan nilai tulisan ini

22 comments

  1. Sweet blog! I found it while browsing on Yahoo News.
    Do you have any suggestions on how to get listed in Yahoo News?
    I’ve been trying for a while but I never seem to get there!
    Appreciate it

  2. Hi there, I discovered your site by way of Google whilst searching for
    a similar matter, your web site came up, it looks good.
    I’ve bookmarked it in my google bookmarks.[X-N-E-W-L-I-N-S-P-I-N-X]Hello there,
    just became aware of your weblog through Google, and
    located that it is truly informative. I’m going to be careful
    for brussels. I’ll be grateful in the event you continue this
    in future. Lots of other people will likely be benefited out of your writing.

    Cheers!

  3. I’ve been exploring for a little for any high-quality articles or blog posts in this sort of space
    . Exploring in Yahoo I eventually stumbled upon this web site.
    Studying this information So i am glad to express that I’ve a very just right uncanny feeling I discovered just what I needed.
    I so much no doubt will make certain to do not overlook this website
    and provides it a look regularly.

  4. Excellent article. Keep posting such kind of information on your blog.
    Im really impressed by it.[X-N-E-W-L-I-N-S-P-I-N-X]Hey there,
    You’ve done a fantastic job. I’ll definitely digg it and personally suggest
    to my friends. I am confident they’ll be benefited from this website.

  5. I all the time emailed this webpage post page to all my associates, because if
    like to read it then my friends will too.

  6. I absolutely love your website.. Great colors &
    theme. Did you develop this site yourself? Please reply back as I’m hoping
    to create my own personal site and would like to learn where you got
    this from or just what the theme is called.
    Cheers!

  7. I am in fact thankful to the holder of this web page who
    has shared this impressive piece of writing at at this time.

  8. Amazing things here. I’m very satisfied to peer your article.

    Thank you so much and I am looking ahead to touch you.
    Will you please drop me a mail?

  9. I would like to use the opportunity of thanking you for the professional assistance I have often enjoyed viewing
    your site. We are looking forward to the commencement of my school research and the whole prep would never have been complete without dropping
    by your website. If I might be of any assistance to others, I might be delighted to help by way of what I have
    gained from here.

  10. Just what I was looking for, thank you for putting up.

  11. I like this web blog very much, Its a rattling nice situation to read and incur info.

  12. Excellent beat ! I would like to apprentice while you
    amend your web site, how can i subscribe for a blog web site?
    The account aided me a acceptable deal. I had been tiny bit acquainted of this your broadcast offered bright clear idea

  13. Hello There. I found your blog the usage of msn. This is
    a very neatly written article. I’ll make sure to bookmark
    it and come back to read more of your useful info.
    Thanks for the post. I will definitely return.

  14. Hello. excellent job. I did not expect this. This
    is a fantastic story. Thanks!

  15. Attractive section of content. I just stumbled upon your site and in accession capital to assert that I acquire in fact
    enjoyed account your blog posts. Anyway I’ll be
    subscribing to your augment and even I achievement you access
    consistently fast.

  16. Hi there are using WordPress for your site platform?
    I’m new to the blog world but I’m trying to get started
    and set up my own. Do you need any coding knowledge
    to make your own blog? Any help would be greatly appreciated!

  17. Great items by you, man. I’ve consider your stuff previous to and you’re simply too
    magnificent. I really like what you’ve obtained here,
    certainly like what you’re stating and just how where you say
    it. You happen to be making it enjoyable and
    you still look after to stay it wise. I can’t wait to learn considerably more of your stuff.
    This is really a wonderful website.

  18. Thanks for ones marvelous posting! I certainly enjoyed
    reading it, you are a great author. I will
    make certain to bookmark your blog and will
    often come back in the foreseeable future. I want to encourage yourself to continue your great work,
    have a nice weekend!

  19. Hi friends, how is the whole thing, and what you would like to say on the topic
    of this piece of writing, in my view its truly amazing in support of me.

  20. My brother recommended I might like this web site. He was entirely right.
    This post truly made my day. You can not imagine just how
    much time I had spent for this info! Thanks!

  21. I think this is among the such a lot significant information for me.
    And i am satisfied reading your article. However wanna statement on some normal issues, The web site
    taste is wonderful, the articles is in point of
    fact nice : D. Good task, cheers

  22. Quality articles is the secret to interest the users to go to see the web site, that’s what this site is providing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.