Home » Kajian » Hikam » Jangan Biarkan Pekerjaanmu seperti Badan tanpa Roh

Jangan Biarkan Pekerjaanmu seperti Badan tanpa Roh Ngaji Hikam ke-10

4.38/5 (8)

Kesimpulan Ngaji Hikam ke-10

1. Ikhlas adalah kata yang mudah kita ungkapkan, tetapi bukan hal yang mudah kita kerjakan. Dia adanya dalam hati kita, tersembunyi dari siapapun, dan hanya diketahui oleh kita dan Tuhan. Ikhlas lah yang menjadi roh dan jiwa dari tindakan kita. Pekerjaan yang tak ada roh keikhlasan di sana, biasanya tampak “hambar”. Orang juga tak merasakan akibat apapun dari tindakan itu. Seperti makanan yang tak ada garamnya.

2. Ikhlas bisa dimaknai dalam pengertian umum dan khusus. Dalam pengertian umum, ikhlas adalah dedikasi seseorang pada suatu pekerjaan, kecintaannya pada profesi, komitmennya pada suatu tugas yang ia pikul, tanpa melihat “reward” atau upah material yang akan diperolehnya.

Kita akan bisa melihat sendiri bagaimana perbedaan antara pekerjaan yang dilakukan dengan ikhlas dalam pengertian penuh dedikasi, dan mana yang tidak. Yang dikerjakan dengan penuh kecintaan dan dedikasi biasanya memiliki kualitas yang lebih tinggi dan baik. Pekerjaan seperti ini juga terasa akibat psikologisnya pada orang lain yang terdampak oleh tindakan itu.

Dalam pengertian khusus, ikhlas adalah kemampuan kita untuk beribadah hanya semata-mata untuk Tuhan, bukan untuk pamrih-pamrih yang lain. Di era yang dikuasai oleh media sekarang, tantangan bagi seorang beriman adalah bagaimana beribadah tanpa mengharap ada liputan media, atau perhatian publik.

Di tengah-tengah tekanan sosial saat ini, di mana orang harus tampak relijius di muka umum, tantangan yang kita hadapi adalah bagaimana menjalankan tindakan beragama tanpa pamrih untuk “menyenangkan” masyarakat.

3. Ikhlas adalah kondisi rohani, situasi batin. Kita hanya bisa meraihnya melalui latihan terus-menerus, menahan dan meredam setiap godaan untuk “pamer” di hadapan khalayak ramai.

Dalam bagian ke-11 nanti, akan dijelaskan lebih terang lagi bagaimana cara meraih ikhlas ini.

Sekian Ngaji Hikam ke-10 malam ini. Sampai ketemu di Ngaji Hikam ke-11, Senin depan. Mari kita tutup dengan bacaan hamdalah.

Silahkan nilai tulisan ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.